Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Suasana Makan


__ADS_3

Hampir semua orang yang bekerja di gedung itu tau siapa itu Daniel Wijaya dan apa statusnya di kantor ini.Semua orang juga tau jika dia adalah seorang duda anak satu,tapi hanya segelintir orang yang tau kisah tentang kematian istri tercintanya.


Di kantor Daniel adalah sosok seperti gunung es yang sangat beku dan tak tersentuh.Tidak ada yang pernah mendengar jika dia menjalin hubungan asmara dengan seseorang.Karena berita sekecil apa pun jika itu tentang Daniel si duda keren semuanya kepo,dan bahkan diantara para kariawan wanita sering kali bersaing siapa yang bisa mendapatkan sang duda tersebut.


Daniel tidak pernah mengekspos putranya keluar,ini adalah kali pertama putranya datang ke kantornya.Itu sebabnya tidak ada yang mengenal Darren di sini,kalau pun ada hanya beberapa saja.Semua orang ingin melihat seperti apa wajah putranya itu,dan semua orang terkagum-kagum dengan ketampanan Darren saat melihat nya secara langsung .Ketampanan yang di wariskan Daniel kepada putra semata wayangnya membuat wajah mereka begitu sangat mirip seperti pinang di belah dua.


"Like father like son" ucap seseorang.


"Begitu sangat tampan persis Dady nya"ucap seseorang lagi.


"Ada hubungan apa duda kita ini dengan wanita di sampingnya,sepertinya dia juga karyawan di sini" bisik yang satu lagi.


"Tapi mengapa mereka terlihat sangat cocok? tanya satu orang.


Begitulah bisik-bisik tetangga saat mereka melewati beberapa karyawan di gedung bawah.


"Kamu mau makan apa? tanya Daniel pada Ana di sela langkah mereka.


"Terserah bapak saja saya ikut saja"jawabnya.


"Tidak jauh dari kantor ini ada kafe yang lumayan besar ,makanannya juga enak kita kesana saja putusnya.

__ADS_1


Selang beberapa menit mereka sampai di kafe yang disebutkan Daniel tadi.Mereka keluar dari mobil dan langsung masuk,mencari meja yang kosong untuk tiga orang setelah mendapatkan mejanya ketiganya langsung duduk.Memanggil pelayan dan Memesan makanan karena jam istirahat kantor hanya setengah jam saja.


Wajaupun mereka duduk bersama ana tidak banyak bicara,dia lebih banyak terdiam.Bahkan dia tidak bertanya pada Daniel bagaimna bisa putranya datang ke kantor bahkan mencarinya di saat jam kerja.


"Ana hanya menanggapi Darren,setia Darren bertanya ini itu padanya dia selalu menjawabnya.Ana tetap menyayangi Darren tidak ada yang berubah,cinta dan kasih sayangnya untuk bocah tampan itu masih sama, tapi untuk Daniel sikapnya sudah berubah karena perasaannya juga sudah berubah dan tidak sama lagi.


"Tadi bagaimana bisa dia bertemu denganmu? tanya Daniel memulai obrolan.


"Dia datang mencariku aku tidak tau" jawab Ana.


"Bahkan dia Kabur saat bersamaku keluhnya.Abang lain kali jangan diulangi lagi,tidak boleh seperti itu kalau ada yang menculik Abang gimana? tegurnya mengingatkan sikap putranya hari ini.


"Iya Daddy maaf" ucap Darren menunduk takut mendengar suara Daddynya yang keras.


Ana hanya cuek saja dan menjawab iya.


Pesanan mereka datang dan ketiganya langsung makan.Bahkan Darren sangat takut meminta pada Ana untuk di suapi otomatis dia makan sendiri dan sesekali di bantu oleh Daddynya.


"Darren menatap Ana dengan sedih,dia senang karena hari ini bisa bertemu dengan Ana,dia begitu merindukan momy nya itu yang sudah 2 hari ini tidak pulang.Dia sengaja datang kekantor mencari Ana karena dia tau Ana pasti di sini,dan dia bangga karena bisa menemukan momynya.Dia tersenyum dan memasang wajah memelas "Mom boleh tidak Abang di suap sama Momy? pintanya.


"Baiklah Tante akan menyuapimu ucap Ana dan mulai memegang sendok Darren di tangannya.

__ADS_1


Ana memang menyuapinya,tapi entah kenapa air mata Darren tiba-tiba terjatuh di kedua pipinya saat dia mengunyah makanannya.


.


.


.


.


.


God morning para pembacaku


author up jam 6 pagi Lo,kejutan kan.


semoga hari kalian semua berjalan dengan lancar hari ini.


Aminnnnnnn.


.

__ADS_1


#Jangan lupa ritualnya ya,tinggalkan jejak yang banyak poin minta Vote nya dong boleh tidak.


"Bersambung....


__ADS_2