
Maaf up-nya pendek
Happy reading.....
Seperti biasa Ana terbangun jam enam pagi saat mendengar nada alarm di hp nya.
Setelah berhasil menggapai hp nya segera Ana mematikan alarm tersebut,berniat melanjutkan kembali tidurnya karena hari ini hari Minggu.Hari Minggu berarti waktunya molor dan bersantai-santai,diantara ketidak sadarannya Ana merasa sedikit aneh dengan tubuhnya saat dia bergerak.
Tubuhnya terasa sakit semua dan bahkan sekarang dia juga merasa sedikit kedinginan.Dan ada pelukan yang begitu erat pada tubuhnya,Ana melihat kedalam selimut dan matanya membulat saat melihat tubuhnya tanpa sehelai benang pun.Saat dia melihat ke arah suaminya ternyata Daniel pun sama bahkan kaki mereka saling menindih di bawah selimut sana.
Perlahan-lahan Ana membuka matanya lebar-lebar dan mengumpulkan semua kepingan-kepingan ingatannya,dan dia pun ingat jika tadi malam dia dan suaminya sudah melakukannya .Suaminya sudah menyentuhnya dan dia sudah mendapatkan haknya yang sangat di nantikan nya selama ini.
Ana tersenyum bahagia tatkala mengingat pergulatan panjang mereka tadi malam.Ana mengangkat tangannya dan semakin memiringkan tubuhnya menghadap Daniel,dia mengelus wajah pria yang ada di hadapannya saat ini.
"Terimakasih" ucapnya dalam hati.Ana menelusuri setiap jengkal wajah suaminya,dari mata,hidung pipi,dan turun ke bibirnya.Dengan lancangnya Ana mengecup bibir tipis itu yang terlihat menggoda nya pagi ini.
Yang di cium berpura-pura tidur padahal sudah terbangun saat Ana bergerak-gerak tadi.Dia semakin mengeratkan pelukannya di perut ana dan semakin menghimpit kan kakinya menindih kaki sang istri.Dan kepalanya di usel-uselnya di dada sang istri.
"Ayo kita tidur lagi"ajaknya pada Ana dengan suara serak dan manja.
"Mas sudah bangun? sejak kapan?tanya Ana malu sendiri apa kah dia ketahuan mencium suaminya ini tadi.
"Kenapa hm? mengangkat wajahnya sedikit.
"Pipi Ana bersemu merah seperti kepiting rebus.
Mas pelukannya bisa di longgarkan dikit ,aku gak bisa nafas ucapnya mengalihkan pertanyaan Daniel yang enggan di jawabnya.
Daniel melonggarkan sedikit pelukannya seperti permintaan Ana."Tidurlah ini masih pagi" ucapnya sekali lagi.
"Aku gak bisa tidur lagi mas"Jawab Ana mulai bergerak gelisah di dekapan Daniel.
"Sayang diamlah ,kamu bisa membangunkan sesuatu yang masih tertidur di bawah sana ucapnya .
__ADS_1
"Apa? siapa? tanya Ana.
kan cuma kita berdua di kamar ini jawabnya dan kembali bergerak ingin melepaskan diri.
"Mau kemana,ini masih pagi Lo yang.
"Aku mau kekamar mandi dulu ,mau pipis"jawab Ana.
"Nanti aja,dan ya lihatlah ulahmu ini dia sudah bangun ,dari tadi di bilang diam gak mau .
"Apa sih mas? tanya Ana yang belum engeh padahal dibawah sana sudah ada yang mengganjal pahanya.
"Masih gak paham juga? tanya Daniel tetap menggoda istrinya.
"Mas apa itu dibawah kok kyak ada yang gerak-gerak ya di paha aku?.Oiya mas lepasin dulu bentar aku kebelet ini mohonnya.
"Dia udah bangun yang,kamu sih gerak terus dari tadi gak mau diam.Sekarang kamu harus tanggung jawab .
"Katanya tadi lepasin kok sekarang malah nempel dan sembunyi gini?
"Aku malu mas ,tunggu dulu"jawabnya dari balik tangannya.
"Malu kenapa?toh tadi malam kita sudah melakukannya bahkan beberapa ronde.
"Is mas jangan dibahas lagi ih"ucap Ana mendongakkan kepalanya ke atas menahan rasa malunya.
"Emang iya kan? ucap nya tanpa dosa.
"Mas Daniel lama-lama resek,aku mau ke kamar mandi dulu.Langsung duduk dan bangkit berdiri
tiba-tiba
aawwww erangnya.
__ADS_1
"Kenapa yang? tanya Daniel khawatir mendengar erangan kesakitan Ana.
"Sakit,keluhnya dan berusaha berjalan kembali dan saat langkahnya baru melangkah dua langkah tiba-tiba dirinya sudah berada di gendongan sang suami.
"Kalau sakit jangan di paksakan,minta tolong kan ada aku"Ketusnya.
"Sakit ya? maaf ya yang mungkin tadi malam aku terlalu ganas sampai gak mikirin efeknya sama kamu sesalnya.
"Iya gak papa Mas,aku ngerti kok .Mas tolong keluar dulu aku mau kencing ucap Ana saat keduanya sudah di dalam kamar mandi.
"Ngapain harus keluar toh tadi malam aku udah lihat semuanya,udah merasakan juga"balas Daniel kembali menggoda Ana dengan senyum mesumnya itu.
.
.
.
.
Maaf ya gak bisa up tiap hari kayak novel2 tetangga,terkadang ide nya gak ada mungkin outhornya kurang asupan hehehe
.
.
Makasih banyak bagi yang udah mampir baca karya othor.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1