Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Apa ini?


__ADS_3

Aku menulis karena hobbi baca novel,cuma minta like yang banyak aja kok dari kalian bukan minta macam-macam.


Tetap dukung author ya kasih saran yang banyak


karena author masih pemula sangat membutuhkan masukan.


Selamat menikmati 😀


"Dad jangan memarahi mommy ku terus ucap Darren menatap marah sang Daddy.


"Udah ya bang Tante gak papa kok ucap Ana menenangkan Darren yang terlihat berkaca-kaca matanya .


"Tidak Mom kalau Daddy terus marah Abang yang akan siram Daddy ucapnya tegas.


"Oh jadi kamu mau siram Daddy hm?


memangnya salah Daddy di mananya tantang daniel,memang dianya aja yang dasar tidak bisa jaga anak omelnya.


Kemarilah ikut dad biar Daddy mandikan, lihatlah tubuhmu sudah gemeteran titahnya.


"Tidak dad Abang masih mau di sini tolak bocah itu,Abang mau bantu Tante Nana dulu.


"Tidak! sekarang juga Abang harus ikut Daddy tidak ada kata tapi atau penolakan.


Darren tidak bermaksud ingin melawan Daddy nya dirinya hanya takut kalau nanti Tante Nana nya akan sedih dan kecewa padanya lalu menjauhinya lagi seperti waktu itu,dia sangat takut tapi Daddynya tidak akan mengerti soal itu.


"Pergilah bang,lagi pula Abang sangat ke dinginan lihat lah Abang gemetar kan tunjuk Ana pada dirinya agar Darren mau pergi.Abang mandi dulu ya nanti kalau sudah siap Abang boleh datang ke sini lagi bujuknya.


Setelah kepergian keduanya Ana kembali melanjutkan cuciannya,dan disana tidak ada lagi yang menemaninya dan kesunyian pun terjadi jika tidak ada suara air mengalir.


*****

__ADS_1


Siang itu tepatnya pukul 16.00 sore Ana baru terbangun dari tidur siangnya ,dia bersantai di atas tempat tidur dengan selimut tipis yang menutupi kakinya.Bersandar di kepala tempat tidur sambil menonton Drakor adalah posisi yang paling nyaman dan paling disukai olehnya.


Tok tok tok....


Ada seseorang yang mengetuk pintu?


"Masuk jawab Ana dari dalam tanpa rasa ingin tau siapa yang sedang bertamu ke kamarnya.


"Tante Nana sudah bangun tanya Darren sambil melongokkan kepalanya masuk.


"Masuk aja bang perintah Ana tanpa melihat kearah pintu.


"Tante ayo kita bermain ,sudah lama Tante tidak menemani Abang main bujuknya mendekati Ana.


" Ana menoleh sekilas pada tamunya,nanti ya bang bentar lagi Tante lagi nonton ucapnya.


"Baiklah ucap Darren menghela nafas kecewa.


10 menit kemudian


"Tante Abang lapar Tante ada makanan tidak? mencoba mencari perhatian Ana.


"Ada roti di atas meja itu Abang nampak tidak yang kresek putih?.


Dengan patuh Darren pergi ke meja itu untuk mengambil roti yang Ana maksud.


"Ini? tanyanya.


"iya jawab Ana.


"Bisa tolong bukakan Tante Abang gak bisa pinta nya pada Ana menyodorkan satu bungkus kue.

__ADS_1


"Sini biar Tante buka ,mengambil dari tangan Darren.Kenapa Abang tidak minta tolong Daddy aja tadi buka kuenya? selidik ana.


"Mau Tante Nana aja jawabnya.


"Ini ,"pergilah duduk di sana makan rotinya sambil main perintahnya”.


Darren pun menurut tanpa membantah perintahnya dan langsung kembali ke tempat permainan ya tadi,sekali-kali dia melirik ke arah Ana yang sedang mengabaikannya.Tak terasa air mata kristal itu jatuh di pipinya,dengan cepat di hapus olehnya takut Ana atau Daddynya melihat.Tanpa dia sadari sedari tadi pandangan mata Daddynya terus mengawasinya dan tau jika putranya itu sedang menangis karena sedih hanya karena wanita di dekatnya ini.


"Apakah film mu itu sangat penting sehingga tidak bisa meluangkan waktumu sedikit saja bermain dengannya? sedari tadi dia menunggumu bahkan mencoba menarik perhatianmu agar kau melihat ke arahnya bentak Daniel pada Ana dengan nada naik satu oktaf tapi kau terus saja mengabaikannya.


"Aku?...


Siapa kau berani membentak ku? kenapa tidak kau saja yang menemaninya ucap ana tak kalah sengit.


Dia langsung bangkit dari atas tempat tidurnya.


"Dasar wanita tidak punya hati....


Ocehanya terhenti seketika saat melihat apa yang dilihatnya baru saja.


.


.


.


.


Like like like like like like


Komentar tulis di bawah ya

__ADS_1


__ADS_2