
Hai...hai....hai ....
Author hadir bawa updet nih semoga semuanya terhibur ya,jangan lupa kasih like ,komentar dan harus Favorit biar tau kalau Thor yang baik hati ini sudah up.
hehehe canda ya guyss....
lanjut baca yok
"Udah siap ya? kok aku gak ada dengar suara kalian di panggil tanya Daniel,emang sih dari tadi dia fokus ke layar hpnya tapi masak aku gak denger pikirnya.
"Udah Mas siabang udah capek katanya paling waktunya juga tersisa beberapa menit aja soalnya kita di dalam udah lama juga jawab Ana.
"Oh ya sudah.
Kita mau kemana ini tanya Daniel.
"Nanti sebelum pulang kita singgah ke supermarket mall ini dulu ya mas aku mau beli kebutuhan bulanan ku".Tapi kalau sekarang terserah aja mau kemana jalan-jalannya.
"Bang mau beli mainan gak? usul sang Daddy.
"Mau dad kereta besar jawabnya cepat dengan wajah berbinar karena gembira membayangkan dia akan memiliki mainan kereta besar seperti temannya.
"Let'go ayo kita cari sesuai keinginanmu ajaknya kembali menggendong Darren agar cepat sampai di tujuan.
Sampai lah mereka ke toko mainan Anak-anak yang menjual segala jenis mainan baik mainan perempuan maupun laki-laki.
"Abang mau yang mana ini tanya sang Daddy menunjukkan deretan mainan kereta di rak itu yang berjejer rapi dan tentu dengan jumlah yang banyak.
"Darren berpikir sejenak yang mana akan dipilihnya sambil mengeruk-ngetukkan jari telunjuknya di kening seperti berpikir keras,yang itu saja dad jawabnya pada akhirnya menunjuk salah satu Honda berwarna merah bercampur kebiruan agar sang Daddy mengambilnya.
__ADS_1
"Baiklah jawab Daniel mengambil mainan yang ditunjuk tadi dan memberikannya pada Darren.
"Abang senang ya dapat mainan baru?tanya ana mensejajarkan tubuhnya dengan Darren.
"Senang mom ,akhirnya Darren punya mainan kayak teman-teman Darren di sekolah curhatnya.
"Emang teman Abang di sekolah punya mainan seperti ini? tanya ana dengan selidik.
"Punya,mereka sering bawa ke sekolah dan menunjukkan pada Abang katanya Abang gak sanggup beli kasihan deh Lo gitu teman Darren bilang mom ucap nya menunduk.
"Ana merasa ikut sedih mendengar cerita bocah yang sudah dianggapnya anak sendiri itu,Ana seperti ikut merasakan kesedihan Darren pada saat kejadian itu berlangsung.Apa teman-teman Abang sering mengejek Abang di sekolah?.
"Nggak mom hanya sekali-kali aja jawabnya berbohong,dia tidak ingin Momy nya hawatir padanya.
"Ana menatap mata Darren penuh selidik dia tau anak itu sedang berbohong menutupi sesuatu darinya tapi ana lebih memilih diam baginya tidak ada pemaksaan untuk Darren biarlah dia sendiri yang akan menceritakan tentang sekolahnya pada dirinya saat bocah itu sudah siap.
Mereka membeli 3 mainan sekali Gus satu pilihan Ana satu pilihan Daniel dan satu pilihan Darren .Setelah membayarnya mereka keluar dari toko dan kembali mengelilingi mall besar itu,di sela langkah mereka Daniel pergi membeli cemilan seperti gorengan bercampur keju sesuai yang diminta Ana karena waktu lewat Daniel menawarkan apakah dia mau dan tentu saja di jawab iya oleh Ana karena dirinya memang ingin ngemil.Daniel menunggu pesanan sedangkan Ana dan darren duduk di kursi tunggu menunggu sang Daddy,Daniel hanya membeli satu karena ukurannya memang lumayan besar.ketiganya makan dari satu kap dengan lahap sambil berjalan ,mereka singgah di toko baju anak Daniel meminta Ana memilihkan baju untuk Darren putranya karena jujur dia tidak terlalu mahir masalah belanja apalagi ini baju Anak.Dengan senang hati ana memilihkan beberapa potong baju dan celana untuk Darren setelah dirasa pas dan cocok Daniel ke kasir membayarnya dan mereka langsung keluar.
Ana menggandeng Darren sementara Daniel kebagian membawa barang yang mereka beli tadi,dengan santai Daniel berjalan di sebelah Ana tanpa ada rasa risih sedikit pun dengan barang-barang yang ada di tangannya.
Sesuai permintaan ana untuk singgah di supermart disini lah mereka sekarang ,Daniel dan putranya mengikuti Ana kemana pun melangkah keduanya selalu memperhatikan apa saja yang di pegang oleh Ana dan apa saja yang di masukkanya ke dalam trolinya.
Ana sesekali menoleh kebelakang melihat apakah keduanya masih mengikuti nya atau tidak,Abang mau cemilan yang mana biar Tante ambilkan tanya ana waktu Ana memilih -milih Snack dan roti.
"Abang mau kerupuk Cheetos rasa jagung mom mau youpy juga mau coklat satu kalau boleh mau itu juga jawabnya panjang lebar dan dengan gesit Ana memasukkanya ke troli dorongnya.
"Mas mau yang mana biar ana ambil sekalian?.
"Pilih Snack kripik-kripik aja Na dan belik roti beberapa bungkus untuk orang kerja di rumah siapa tau mereka suka sarapan roti nanti biar aku aja yang bayar semuanya.
__ADS_1
Ana yang asik memilih-milih tidak mendengar apa yang Daniel ucapkan jadi dia lanjut berjalan ke sana kemari ,Ana pergi ke tempat skin care dan lotion wanita karena stok losion dan sampo-samponya sudah menipis.Setelah memilih semua yang dia butuhkan di situ Ana lanjut ke tempat rak pembalut wanita,Daniel merasa panas dingin wajahnya saat tau ana membawa mereka ke mana apalagi banyak wanita juga di sana memperhatikan dirinya saat sedang memilih-milih softek seperti Ana.
Daniel hanya bisa menunduk malu tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur,
"Dad ini makanan apa ? apa rasanya enak Abang mau juga pinta bocah itu dengan polosnya.
"What batin Daniel berteriak dan belum sempat dia menjawab putranya sudah membuat kegaduhan di tempat itu.
"Mom apa ini rasanya enak? Abang juga mau teriak Darren sambil memberikan pembalut yang bermerek carm yang biasa dipakai wanita saat malam hari.
"Ana hampir tertawa mendengar ucapan Darren begitupun dengan orang -orang yang ada di sana yang langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan anak itu .
karena saat mengatakannya tadi Darren sambil berlari-lari dan berteriak menyusul sang Momy yang berbeda jarak dengannya sambil membawa pembalut di tangannya.
Begitu pun Daniel ikut berlari mengejar putranya karena takut terjatuh
"Ini bukan makanan sayang ucap ana.
.
.
.
.
.
Kalau kalian masih ingin ceritanya lanjut tetap dukung outhor ya
__ADS_1
❤️❤️Lopiyuuu❤️