Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Bahan Gosip


__ADS_3

Setelah mengantarkan Darren ke sekolahnya ,keduanya kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalan menuju kantor.


Suasana pagi ini di jalan sangat macet melebihi macet dari biasanya,entah apa yang terjadi sehingga deretan mobil-mobil itu lamban sekali pergerakannya.Begitu pun Daniel dan Aliana keduanya ikut terjebak macet,dan harus lebih sabar menghadapi para pengendara lainnya yang sedari tadi tiada henti membunyikan klakson mobil mereka yang saling sahut menyahuti membuat jalanan semakin bising.


"Dasar,apa mereka tidak punya mata untuk melihat antrian panjang di depan sana?Seolah-olah mereka orang penting yang harus di beri jalan karena terburu-buru omel Daniel ,bukan berbicara pada Ana lebih tepat nya mendumel pada diri sendiri.


Hampir 15 menit mereka terkurung di kemacetan bersama pengendara lainya ,selama itu pula tidak ada yang memulai obrolan antara keduanya hanya kesunyian dan kecanggungan yang terjadi.


Ana terus menatap ke kaca sebelah kirinya untuk mengusir sunyi antara keduanya ,Ana lebih memilih melihat antrian mobil yang saling berdesakan setidaknya untuk menghindar dari tatapan Daniel.


Sesampainya di parkiran kantor ke duanya turun bersama-sama dari mobil dan berjalan bersama menuju kantor walau ada jarak beberapa senti antara mereka.


Saat di parkiran banyak karyawan yang baru sampai dan berpapasan dengan mereka berdua,banyak tanda tanya di benak karyawan tersebut saat melihat kebersamaan keduanya tapi mereka hanya bisa diam tanpa berkomentar.


"Itu pak Daniel yang manager bukan ya? tanya karyawan A ke temannya saat masih diparkiran dengan suara pelan.

__ADS_1


"Iya betul dia manager di pemasaran barang, dia di juluki banyak orang dengan sifatnya yang se beku es jawab temanya.


"Kok bisa ya pak Daniel jalan bersama anak baru itu sinisnya.


"Kamu kenal cewek itu?


"Ya kenal lah ,orang kami sama-sama bagian keuangan .Aku hanya heran saja tapi ya sudah lah biarkan saja itu bukan urusanku ,ayo masuk nanti kita terlambat lagi ucap tanya sambil menarik teman di sebelahnya.


"Iya ayo.


"Mas duluan saja didepan jalan nanti aku ngikut di belakang agak jauh usul ana .


"Saya tidak mau bapak di gosipkan nantinya dan saya juga tidak suka jadi bahan guncingan karyawan dini jawabnya.


Setelah mendengar petuah Ana Daniel langsung pergi begitu saja tanpa kata,dia melangkahkan kakinya dengan santai seolah tiada beban.

__ADS_1


untunglah di dalam Life sepi hanya ada mereka berdua.


Akhirnya sampai juga di meja ku tanpa hambatan dan semoga sepanjang hari ini semua pekerjaanku berjalan lancar ya Tuhan Amin doa Ana.


Untung aja tadi di parkiran tidak ada yang melihat kebersamaan kami keluar dari mobil batin ana yang sebenarnya tidak tau apa-apa.


Semuanya masih berjalan lancar dan normal saja hingga jam makan siang tiba,Ana memilih makan siang di kantin kantor hari ini bersama dua cewek rekan kerjanya.


Setelah memilih dan mengambil makanan masing-masing ke tiganya duduk di meja yang masih kosong.Makan dengan tenang dan lahap itulah keinginan ke tiganya saat ini karena sangat kelaparan .Tiba-tiba saja di tengah- tengah ke asyikan mereka yang sedang makan terjadi sedikit kehebohan di kantin karena ulah seorang wanita.


Awalnya Ana dan dua rekanya memilih cuek saja dan tetap makan tanpa peduli dengan ocehan cewek tersebut hingga.....


terdengar nama Ana di sebut ketiganya langsung berhenti makan apalagi ana yang hampir tersedak daging ayam yang masih ada di mulutnya .


******

__ADS_1


Selamat malam semuanya


di tunggu ya next nya ....


__ADS_2