
lanjut lagi ya semoga terhibur.,...
"Tidak mau!
Tante Nana boleh tidak Abang duduk di samping Tante aja?
"Darren...tegur sang nenek.
"plis sambil mengatubkan kedua tangannya di depan dada.
"Baiklah boy sesuai dengan keinginanmu ucap Ana.
Dan Ana pun mengangkatnya kembali untuk duduk di sampingnya.
Darren duduk makan di dampingi sang kakak asuh yang menyuapinya makan.Tapi bocah itu bukannya makan malah asik melihat Ana yang sedari tadi mengunyah makanannya tanpa menoleh padanya dan hal itu membuatnya sedih.Dan sekarang matanya berkaca-kaca sambil memperhatikan Ana.
Ana menoleh karena merasa Darren sedang memperhatikannya dan ternyata bukan cuma perasaanya saja tetapi memang Darren sedang melihatnya sedari tadi.
"Abang kok lihatin Tante kayak gitu dari tadi?kenapa hm?memangnya Abang udah siap makan? tanya Ana lagi.
"Apa mommy tidak mau menyuapiku makan? tanyanya dengan suara serak.
"Kenapa nangis?
bukannya Abang ada kakak yang nyuapin tanya Ana sambil menunjuk sang kakak,kok minta di suap sama Tante ? tidak merasa terganggu dengan panggilan Mommy yang Darren sematkan untuknya.
__ADS_1
"Kalau Abang pengen di suapnya sama mommy apa mommy akan menyuapiku? tanyanya kembali.
dan kali ini semua orang berhasil menahan nafas mereka mendengar permintaan kecil bocah tersebut.
"memangnya Abang mau disuapin sama Tante?
"Mau jawabnya dengan menganggukkan kepala penuh semangat.
"Baiklah,kemarikan piring makannya mbak biar saya saja yang suap dia ucap Ana dan sekarang piring itu sudah bergeser di hadapannya.
"Darren makan dengan lahap malam ini dan bahkan porsinya nambah sangking senangnya Ana yang menyuapinya makan.Dia selalu cepat mengunyah dan menelan makanannya tidak di **** seperti biasanya.Sang nenek dan kakek sangat senang melihat hal itu karena baru kali ini cucu mereka makan segitu banyak apalagi di suap oleh orang asing.Rasanya sangat menyenangkan melihat momen ini membuat mereka terharu dan tak terasa air bening itu pun menumpuk di pelupuk mata mereka.
Mereka berdua saling bergenggaman tangan di bawah meja untuk mengungkapkan isi hati mereka masing-masing tanpa perlu di katakan secara langsung.
"Ana ayo di ambil lagi lauknya yang banyak ,semua ini ibu yang masak Lo ucap sang ibu dengan senyuman yang manis di wajahnya.
"Iya buk makasih ini masih banyak di piring,dan makasih juga udah di ijinkan makan bersama ibu dan bapak di sini jawab Ana dengan sungkan.
"Jangan sungkan ayo makan lagi,ibu udah biasa seperti ini dengan anak-anak kos ibu bukan cuma nak Ana mereka yang sudah pergi pun sering ibu ajak ngumpul makan biar rame kan selera makan jadi nambah tutur sang Ibu.
"Tante mau Darren suap juga tawar sang bocah sok bijak,ternyata sedari tadi dia jadi pengamat di meja makan.
"Memang Abang bisa tanya Ana sambil mengulum senyumnya.
"Bisa dong jawab Darren dengan bangga.
__ADS_1
"Coba Tante lihat bisa apa tidak ya tantangnya sambil memberikan sendok ke tangan Darren.
"Akkk.. ucap sang bocah dengan mimik lucu dengan tangan yang menyodorkan sendok di depan mulut Ana.Dan pastinya nasi yang ada di sendok bisa di hitung berapa banyak yang bisa di angkut oleh tangan mungilnya.
"ham yummy ,nyam...nyam...
ternyata Abang jago ya puji ana padanya.
"Iya dong, Abang hebatkan udah bisa suapin mommy?Abang Darren kan anaknya Mommy jawabnya dengan bangga.
Dan akhirnya semua orang yang ada di meja makan riuh dengan tawa melihat aksi sang bocah .
.
.
.
.
Udah ya,malam ini langsung 2 bab mumpung ada ide dan hp lagi di tangan cepat-cepat Thor tulis takutnya kelupaan karena otaknya blag lagi hehehehe
Besok lagi ya good night....
jangan lupa jejaknya ya like,komen dan Vote biar tetap semangat atuh.
__ADS_1