
Maaf ya jika autornya suka apsen up lagi ngumpulin kepingan-kepingan ide yang tercecer seperti ranting pohon yang berjatuhan.
Puji Tuhan malam ini authornya bisa up biarpun agak malam ,tetap semangat ya bacanya.
Lanjut.....
Jangan terlalu membenci sesuatu jika itu barang karena kelak kau akan sangat menyukainya,begitu pun dengan manusia jangan terlalu dalam menanamkan kebencian pada seseorang karena benci itu bisa berubah jadi cinta kapan saja.
"Apa kau tidak punya baju lagi selain ini? tunjuk Daniel pada tubuh Ana.
"Apa?Tanya Ana menantang merasa tidak suka dengan ucapan yang Daniel lontarkan.
"Pergilah ganti bajumu dengan yang lebih panjang".
"Ana bangkit sambil menggerutu,iya aku tau pakaianku sangat pendek seharusnya kau juga menjaga pandangan matamu itu supaya tidak melihat ke arahku.Mana ku tau kau akan nongol ke kamar ku,ini kan kamar ku privasi ku terserah aku dong mau berpakaian seperti apa? masih tetap mengomel.
Ana memilih baju kaos yang lebih tebal agar bisa menutupi buah d*** nya yang terlihat menonjol tanpa bra dan celana yang lebih panjang dari yang di pakainya tadi.
"Puas serunya pada Daniel dengan jengkel.
Seharusnya kau keluar saja dari tadi dari kamar ku begitu melihat ku di depan pintu!.
"Apa salahku? aku hanya menemani putraku bermain di sini jawabnya dengan santai.
"Aku sudah selesai,sekarang keluar lah dari kamarku!.
"Tidak.
__ADS_1
"Why?
Saat mereka sedang berdebat sepertinya keduanya sedang melupakan Darren yang sedari tadi hanya bengong dan geleng-geleng kepala saja saat melihat Dad dan momy nya bertengkar.
"Selalu saja seperti ini isi batin Darren.
"Aku masih bermain dengan Darren jawab daniel.
"Biar aku saja,pergilah usirnya.
"Bang Momy mu mengusir Daddy dari sini adunya pada putranya.
"Jangan! Daddy di sini saja temani Abang main.
Kenapa orang dewasa sering bertengkar ya ? tanya Darren di hatinya.
"Like father like soon ucap Ana geleng-geleng kepala.Entah kenapa aku tidak suka melihat kehadiranmu di sini sinis Ana.
"Memangnya kenapa? apa jantungmu berdetak tak karuan?.
"Bukan berdetak yang kurasakan tapi rasa muak dan jijik melihatmu di kamarku,rasanya kamar ku yang tadinya luas terasa jadi sempit dan tidak ada udara masuk setelah kedatangan mu.
"Daniel berusaha mengontrol sesuatu yang sangat panas di dalam sana,pertimbangkan lagi lamaran ku tadi sore nanti malam aku akan datang menemuimu jangan harap bisa lolos dariku! sambil tersenyum menggoda.
"jangan mimpi bakal kubuka kan pintu ejek Ana.
"Kalau begitu jangan mimpi aku akan pergi dari depan pintu mu sebelum kau membuka pintu.
__ADS_1
"Aku tak peduli,jika kau tidak malu dengan ibu mu desis ana,ada rasa tidak suka yang dia rasakan saat Daniel tidak takut dengan ancamannya.
"Bang, Daddy keluar dulu ya ada yang harus Daddy kerjakan Abang di sini saja sama Tante Nana.
"Apa Daddy akan lama? .
"Dady rasa iya bang,pokoknya Abang jadi anak baik ya jangan menyusahkan Tante ucapnya sambil mengelus sayang kepala putranya.
"Ok Daddy.
*******
Malam harinya pukul 10 malam semua nya sudah tertidur kecuali Daniel mungkin? karena saat ini dia masih terbangun dan sedang berjalan menuju kamar tidur Ana.
Sudah 3 kali dia mengetuk pintu tapi tak kunjung terbuka dari dalam ,mungkin dia benar-benar melaksanakan niatnya pikir Daniel.
Daniel tidak menyerah begitu saja dia tetap di sana dan mengetuk pintu sampai ana membuka pintu terkutuk itu.
Merasa kesal dan terganggu dengan kelakuan Daniel Ana akhirnya membuka kunci kamarnya dengan pelan karena semakin lama Daniel bisa membangunkan warga sekampung karena gedorannya.
Klik bunyi kunci pintu yang di putar pikir Daniel saat mendengar suaranya.
cklekkk Daniel membuka pintu yang sedari tadi tertutup rapat,gelap sekali tidak ada cahaya sedikit pun ucap Daniel saat pintu terbuka.Dia
bukkkkkk......
Aaaaauuuuuu.....
__ADS_1