Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Rindumu pada Siapa?


__ADS_3

Hm hm makasih banyak buat semuanya yang masih mendukung aku buat melanjutkan cerita ini,tanpa kalian aku bukan apa-apa ❤️❤️


*********


Tak terasa sudah tiga hari mereka berada di kampung halamannya,banyak kegiatan yang tentunya selalu mereka lakukan setiap harinya.Mengukir kenangan dengan orang-orang terkasih selagi ada kesempatan karena setiap kesempatan itu adalah momen berharga yang selalu bisa kita kenang di kemudian hari.


Entah kapan lagi kesempatan itu datang kita tidak tau karena waktu terus berjalan tidak bisa kita putar kembali.


Kembali ke laptop ....


Ana baru saja selesai masak untuk makan siang mereka nanti,sambil menunggu kepulangan kedua orang tuanya dari ladang Ana memilih duduk-duduk di kursi teras rumahnya sambil memperhatikan Darren yang sedang bermain bersama kedua temannya.


Selama mereka di kampung Darren sangat senang ditambah lagi dia mendapatkan dua teman baru sekali gus yang setiap hari menemaninya bermain,mereka bertiga memiliki umur yang hampir sama mungkin itulah yang membuat mereka bisa cepat berteman apalagi kedua temannya sangat baik dan tidak pelit menurut Darren.


"Bang hati-hati ya awas pasirnya kenak mata nanti perih teriak Ana memperingatkan Darren dan dua teman anak tetangganya agar tidak melempar-lempar pasir dan lebih hati-hati bermain.


"Yes Mommy ,mom tenang aja kita ati-ati kok balas Darren berteriak sedikit.


Tiba-tiba ponsel di tangan Ana berdering terlihat permintaan panggilan Video call dari Daniel di Aplikasi Wa dan Ana pun mengangkatnya.


"Hallo mas sapa Ana di layar.


"Hay dimana putraku to the poin.


"Dia sedang bermain bersama temannya jawab Ana.


"Bisa tolong panggilkan sebentar aku sangat merindukannya maaf tadi malam aku tidak menghubungi kalian sepulang kantor aku mandi mungkin karena kelelahan Langsung ketiduran sampai pagi hehehe curhatnya.


"Abang Darren sini sebentar bang ada Daddy ini" panggilnya.

__ADS_1


"Sebentar mom nanggung ini jawab Darren acuh merasa lebih penting mainannya.


"Mas denger sendiri kan dia jawab Apa barusan?.


"Sebentar saja tolonglah aku sangat rindu padanya mohon Daniel.


"Iya Ana tau mas tapi kan Mas denger sendiri tadi dia bilang sebentar jawab Ana.


Darren Kusma Wijaya......


"Iya iya ini Abang datang Momy ucapnya lesu merasa terganggu,dia tau kalau sang Momy sudah memanggil nama panjangnya itu artinya cepat dan harus maka itu dia cepat berlari menghampiri Ana.


Kenapa Mom?.


"Dad mau ngomong katanya sangat rindu sama Abang besok di suruh pulang jawab Ana asal.


"Daddy kangen sama Abang tapi kok mukanya cemberut gitu emang Abang gak kangen sama Daddy tanya Daniel balik.


"Abang gak kangen sama Daddy jawabnya cepat.


Abang juga nggak mau pulang besok,Abang masih mau disini ,Abang suka disini,udah dulu ya Daddy Abang mau main lagi dulu sama temen-temen .Temenku menungguku pamitnya langsung pergi begitu menyerahkan Hp di tangan Ana.


"Hufff hembusan nafas kasar dari Daniel yang terdengar di telinga Ana,apa dia tidak pernah menanyakan ku padamu atau mencariku? tanya Daniel ingin tau.


"Sejauh ini sih dia tidak pernah merengek mencari Mas jawab Ana.


"Apa dia sehat? kayaknya dia bahagia banget di sana sampai gak mengingatku lagi ucapnya dengan sedih.


"Dia sehat,namanya anak-anak mas disini dia bebas tanpa kekangan beda kalau di sana kan di rumah aja ,di sini juga dia ada teman main seumurannya jadi perhatiannya cukup teralihkan sehingga tidak mengingatmu kalau mas tak telepon kami jawab Ana.

__ADS_1


"Tapi Aku sedih aku merindukannya tapi dia sepertinya tidak merindukanku.


"Mas hanya rindu pada si Abang aja nih godanya bertanya.


"Maksudnya Apa? bertanya belum paham.


"Mas gak rindu gitu sama aku?.


"blusss wajah Daniel langsung bersemu merah,dia memalingkan wajahnya kesamping.Aku juga merindukanmu,aku merindukan kalian berdua rumah sangat sepi tanpa kalian jawabnya.


"Benarkah? jadi siapa yang lebih mas rindukan aku atau putramu masih ingin menggoda Daniel.


"Sudahlah aku mau lanjut bekerja lagi dulu nanti malam akan kutelpon kembali pamitnya merasa tidak tahan mendengar godaan Ana,selamat siang.


"Iya Babay mas.


Daniel: Apa-apaan tadi dia itu? apa dia tau betapa kacaunya hatiku saat ini? apa tadi dia juga melihat wajahku memerah? tanya batinnya.


.


.


.


.


Maaf ya cuma dikit idenya sedikit mempet mungkin jalan benang di otaknya lagi macet padahal Jokowi udah buat PPKM seharusnya lancar ya jalannya .


Atau mungkin authornya kurang asupan kali ya hahhhahahaha😄😄😄

__ADS_1


__ADS_2