Ayah Aku Mau Ibu

Ayah Aku Mau Ibu
Kejadian Naas


__ADS_3

Tak terasa waktu begitu cepat,kandungan Ana sudah semakin membesar di usia sembilan bulan ini.Tinggal menunggu dua Minggu lagi waktu hari persalinannya,semua persiapan sudah di sediakan.Pakaian dan segala pernak-pernik bayi sudah di beli jauh-jauh hari,dan semuanya terkumpul di kamar mereka.Ana dan ibu mertuanya sangat antusias menunggu kelahiran bayi berjenis kelamin perempuan itu.


Bahkan aktivitas Ana pun sangat dibatasi baik oleh suaminya,ibu mertuanya bahkan putra tercintanya.Semua orang melarangnya melakukan ini itu hingga rasanya Ana hanya makan tidur saja setiap hari,hal itu menyebabkan membengkaknya berat badannya.


Walau pun ingin mengeluh karena dilarang ini itu Ana tidak pernah mengatakannya ,menurutnya mungkin seperti itulah cara mereka menunjukkan rasa sayangnya untuknya.


Hari ini Ana memutuskan keluar dari rumah,dia ingin berbelanja sebentar ke Indomaret membeli bahan-bahan untuk membuat kue.Entah kenapa hari ini dia ingin selalu memakan makanan yang manis-manis ,dan kue itu ingin dimasak sendiri olehnya.Ana ingin semua orang yang ada di rumah menikmati kue yang akan di buatnya,hari ini dia sangat bahagia walau dia tidak tau pasti penyebab kebahagiaannya.


Ana pergi diantar kan oleh supir,sebenarnya Ibu mertuanya menyarankan membawa satu art untuk membawa barangnya nanti .Dengan tegas Ana menolak mengatakan jika dia bisa sendiri karena yang mau di beli tidak banyak ,walau cemas memikirkan menantunya sendirian belanja di luar sana akhirnya sang Ibu tetap setuju setelah mendengarkan penjelasan Ana.


Ana keluar dari mobil begitu sampai di Indomaret yang dia tuju.Sementara sang sopir memarkirkan mobil tidak jauh dari sana sembari menunggu nyonya nya belanja.


Ana masuk kedalam ,mengambil troli sembari berkeliling mencari bahan-bahan yang dia butuhkan.Setelah menemukan semuanya dia pun berpindah ke rak makanan-makanan ringan /Snack dan mengambil beberapa Snack kesukaan putranya.


"Sambil memilih-milih Snack Ana mengelus perutnya yang tiba-tiba menendang hebat di dalam sana,Perasaan bahagia menghampiri Ana begitu merasakan pergerakan bayi yang ada di perutnya.


Kenapa sayang mau juga ya? tanya Ana bermonolog sendiri sambil tangan kirinya mengelus perut dan tangan kanannya memegang Snack.Dan reaksi bayinya kembali menendang bahkan lebih kuat dari tendangan yang pertama,Ana sampai mau menangis merasakannya.


"Sabar ya sayang,nanti kalau adek udah keluar dari perut Momy terus udah bisa makan kerupuk Momy akan belikan yang banyak juga untuk adek ok?


"Sehat-sehat terus ya sayang,jangan lasak kali Momy mau lanjut belanja dulu nanti kalau adek lasak takutnya Mom gak kuat"ucap Ana mengelus kembali perutnya sambil mendorong troli barangnya.


Kurang lebih setengah jam Ana keluar dari Indomaret ,Ana menelpon supirnya yang ternyata sedang pergi membeli nasi untuk makan siangnya dan sebentar lagi akan kembali.Ana pun dengan sabar menunggu sang sopir kembali dan duduk di kursi depan Indomaret .


Sambil menunggu Ana melihat-lihat kesekelilingnya,dan tiba-tiba pandangannya tertuju pada seorang bocah kecil tidak jauh dari posisinya hendak berjalan ke tengah jalan.Ana tidak memperhatikan itu anak siapa atau dari mana ,dia hanya memasang instingnya agar secepatnya menolong Anak tersebut sebelum berjalan semakin jauh ke tengah.Sangat bahaya karena mobil berlalu lalang.


Ana dengan cepat berdiri dari kursinya,sedikit berlari menuju anak tersebut yang ternyata sedang mengikuti seekor kucing berwarna putih.


"Dek jangan kesana bahaya" teriak Ana semakin mempercepat langkahnya.


Anak itu tidak mendengar dan Ana semakin cepat menyeret langkah kakinya,dan sebelum Anak itu benar-benar menyebrangi jalan Ana berhasil mengejar dan menangkap bocah tampan itu.


"Untung kamu nggak kenapa-napa nak,lain kali jangan menyebrang lagi ya seperti ini.Bahaya! nanti kamu bisa kena tabrak mobil ok?

__ADS_1


ayo Tante antar,dimana orang tuamu sayang?tanya Ana dengan lembut mulai menarik langkahnya dari tengah ke pinggir.


"Di sana Tante katanya mau beli minum sama kue" Jawab bocah itu tergagap,menurut perkiraan Ana umurnya baru 3 tahun yang berarti sama dengan umur Darren putranya.


"Kenapa keluar? seharusnya kan adek sama orang tua adek aja di dalam?


"Aku...aku hanya bocan di dalam "jawabnya.


"Baiklah ayo kita ke sana" ucap Ana menggandeng tangan bocah itu.


"Tinggal beberapa langkah lagi hingga sampai di pinggir tiba-tiba ada sepeda motor lewat dengan kecepatan cepat,dengan cepat Ana mengerem langkahnya tetap di tempat.Hingga kejadian naas itu bisa terhindari, tapi diwaktu itu juga tiba-tiba tanpa bisa Ana prediksi sebuah mobil melaju dengan cepat ke arahnya.


Dia tidak sempat berlari yang bisa dia lakukan hanya mendorong bocah yang di tangannya tadi dengan kuat agar selamat.


tiba-tiba....


bruanmm


bammm


"Lindungi kami Tuhan doanya sebelum matanya benar-benar tertutup.


mobil itu langsung mengerem mendadak begitu melihat ternyata dia sudah menabrak seseorang,pengemudi itu panik dan menangis di dalam mobilnya .Karena sangat panik dan ketakutan sampai-sampai dia kembali menginjak gasnya dan pergi dari sana.


Semua orang yang menyaksikan meneriaki mobil yang melarikan diri itu,dan sebagian lagi menghubungi ambulance agar segera sampai karena kondisi Ana sangat parah.Darah segar begitu banyak keluar dari bagian belakang kepalanya,belum lagi kening dan wajahnya karena kuatnya hempasan aspal.Apalagi saat orang-orang melihat darah dari sela-sela kakinya,mereka bergidik ngeri melihat wanita hamil tersebut yang sepertinya sudah pendarahan.


Tak lama kemudian ambulance datang dan membawa tubuh Ana yang sekarat,ya dia masih hidup walau kondisinya antara hidup dan mati saat ini.Ada tiga orang ibu-ibu dengan suka rela ikut di ambulan mengantarnya kerumah sakit terdekat.


Setelah kepergian ambulan tersebut,polisi pun datang ke TKP karena panggilan dari saksi mata.Para polisi langsung mengamankan TKP dan menyelidiki kasus tersebut .


Sopir yang di tunggu Ana sedari tadi akhirnya sampai di Indomaret tapi tak menemukan sang nyonya,yang dia lihat kerumunan banyak orang di depan Indomaret tersebut.Karena penasaran apalagi melihat sang nyonya belum muncul,pak sopir pun bertanya pada warga yang sedang berkerumun itu.


"Pak ini ada apa ya kok rame sekali?

__ADS_1


"Oh itu tadi ada seorang wanita tertabrak mobil,terus katanya lagi hamil besar lagi" jawab yang di tanya.


"Astagfirullah al azim"Ucap sang supir terkejut.


Sekarang korbannya udah dibawa kerumah sakit pak?


"Sudah baru saja"Jawab si bapak lagi.


deg deg deg


jantung sang supir berdetak sangat cepat,mudah-mudahan bukan ya Allah doanya.


Dengan cepat dia berlari ke dalam Indomaret ,bertanya pada kasir ciri-ciri sang nyonya dan pegawai Indomaret itu mengatakan jika yang dia cari sudah keluar sejak tadi dan menunggu di depan Indomaret karena supirnya belum datang.


"Supirnya belum datang? siapa yang bi..bilang begitu ? tanyanya tergagap.


"Ibu yang hamil itu sendiri yang bilang tadi pak saat teman saya mengantarnya ke depan.


Sang supir secepat kilat berlari keluar dari Indomaret menuju kursi tunggu di depan Indomaret dan yang dia lihat hanya troli barang dengan beberapa kresek di dalamnya.


"Ya Allah ya Gusti ampuni hamba,ampuni hamba ucapnya menangis dan dengan tangan bergetar dia merogoh hp di kantongnya.


"Lindungi nyonya ku ya Allah,bayi nya juga hiks hiks


secepat kilat dia menghubungi tuannya jika sang nyonya kecelakaan dan berada di rumah sakit.


.


.


.


Satu bab lagi Tamat ya teman-teman,

__ADS_1


Terimakasih banyak bagi yang sudah mampir .


__ADS_2