
Hampir seminggu ini Darren sakit,mungkin sebagian karena cuaca sedang buruk juga.
Karena di kota itu sedang terjadi dua musim dalam seharinya,jika dari pagi ke siang matahari sangat panas maka sorenya akan datang hujan lebat hingga malam hari bahkan bisa sampai esok pagi .
Walaupun Ana sibuk bekerja tapi sebisa mungkin saat dia sudah kembali kerumah,waktunya akan dia berikan untuk Darren bocah kesayangannya.
Hanya sekedar menemaninya tertidur saja dan menyuapinya makan saat tidak ada yang bisa berhasil membujuknya untuk makan,maka di situlah peran ana sangat penting.
Sepanjang hari Darren hanya akan tidur di kamarnya ,tidak ada mainan dan tidak ada obrolan seolah dia sedang mengunci mulutnya rapat-rapat.
Semua orang sangat sedih dan prihatin melihat keadaannya,bahkan sakit selama seminggu telah membuat tubuhnya semakin kurus.Selain tidak banyak bicara dia juga sangat susah untuk diajak makan ,hingga membuat tubuhnya semakin lemah.
Rumah yang biasanya sangat ramai karena celotehannya setiap hari, kini sudah tidak ada lagi.Sekarang rumah itu begitu sunyi dan di kelilingi awan hitam karena kesedihan melihat malakaikat kecil yang biasanya sangat ceria kini terbaring sakit.
Daddynya adalah orang yang paling bersedih melihat keadaan putra semata wayangnya yang sedang sakit.Dirinya tidak bisa fokus bekerja di kantor tatkala hatinya selalu teringat putranya yang sedang sakit di rumah.
Kau tau hanya dia satu-satunya milikku yang bisa membuat ku bertahan hingga titik ini,kau menitipkan malaikat kecil dalam keluarga ku tapi kau telah mengambil istriku hingga aku harus menjadi orang tua tunggal baginya.
Apa kau juga akan mengambilnya dariku?
apa kau akan membiarkan ku bersedih seperti tiga tahun yang lalu saat kau mengambil seseorang yang paling kucintai?Kalau kau mengambilnya dariku selamanya aku takkan pernah percaya padamu atau dewa mana pun ,ucapnya sambil terisak di dalam ruangannya.
__ADS_1
Tolong sembuhkan putraku hanya itu yang kuminta darimu,aku tidak menginginkan apapun saat ini selain kesembuhan putraku.
*****
Saat ini Darren sedang berbaring di tempat tidur,dia mengambil bingkai foto ibunya dan memeluknya.
"Daddy bilang rumah mami ada di surga,apa di sana mami sangat bahagia ? apa di sana sangat menyenangkan?kalau mami di sana sangat bahagia tolong ajak aku mam,aku rindu sama mami aku juga mau bermain sama mami isaknya.
"Apa mami menyayangiku? kalau iya ajak aku pergi kerumah mami hiks hiks hiks.Aku tidak mau di sini,aku tidak punya mami dan semua orang sering mengejekku ucapnya lagi.
Tapi kalau mami tidak mau mengajakku tidak apa-apa,tapi boleh kan Abang minta sesuatu sama mami?."Tolong satukan Tante Nana dan Daddy,aku sangat menyayangi Tante Nana dan aku tau dia juga sayang aku.Abang cuma mau Tante Nana jadi mommy ku itu saja"pintanya.
Abang cuma pengen punya mommy tidak mau yang lain,Abang janji akan selalu jadi anak yang baik dan good kalau Tante Nana jadi mommy ku.
"Hai jagoan Daddy bangun lah udah sore" apa kau tidak ingin bermain bersama Daddy? dad sangat rindu bermain mobilan denganmu,cepat sembuh ya biar kita bisa bermain lagi seperti biasa ucap nya sambil mengelus kepala Darren dengan gerakan pelan.
Daddy janji setelah Abang sembuh apa pun yang Abang minta nanti semuanya akan Daddy kabulkan,apapun itu.Abang minta mainan mahal pun Daddy akan kabulkan,tapi Abang harus sembuh dulu tambahnya.
"Benarkah Daddy akan mengabulkan apa pun yang Abang mau?.
Daniel terlonjak kaget karena tiba-tiba saja Darren bangun dan berbicara."Is kau ini buat dad jantungan saja ucapnya sambil mengelus dadanya.
__ADS_1
"Daddy lebay ucap Darren mengejek Daddy nya.
"Benar,hampir saja Daddy pingsan dustanya.Dan Darren kembali menanggapinya hanya dengan senyuman.
"Apa dad bersungguh-sungguh dengan janji Daddy tadi?
"Tentu saja sayang jawab daniel dengan mantap.
"Kalau begitu bolehkah Abang meminta sesuatu sama Daddy sekarang?.
"Tentu saja,apa itu ?Abang ingin Daddy beli apa?tanya nya penuh semangat,dia sudah berjanji bukan? bahwa apapun yang di inginkan putranya akan dia kabulkan ,sekalipun nanti nya harganya sangat mahal.Karena menurut daniel putranya itu akan meminta dibelikan barang mainan.
" Abang tidak mau mainan apa pun,Abang hanya ingin Tante Nana jadi mommy Abang.Apa Daddy bisa mengabulkannya? pintanya penuh harap menatap sang Daddy.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung......