Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
Pernikahan


__ADS_3

Hari ini adalah hari kelulusan verlee,ia lulus dengan nilai yang sangat baik.Semua keluarga para meurid berdatangan untuk merayakan kelulusan putra putrinya.Termasuk Verlee yang saat ini begitu senang merayakan kelulusanya bersama ayahnya.Jonatan dan callistapun datang ikut serta merayakan kelulusan calon menantunya.Verlee melirik gerbang sekolah menanti seseorang yang belum juga tiba.Beerapa menit kemudian sekolah di hebohkan dengan kedatangan lelaki tampan membawa se buket bunga mawar pink.Semua mata memandang kagum kecuali Angel yang merasa takut.Lelaki itu adalah Axel yang terus melangkahkan kakinya menuju ke arah Verlee tanpa mempedulikan teriakan histeris para pelajar wanita.


"Selamat atas kelulusanmu,erlee."ucap Axel memeluk dan mencium kening Verlee membuat verlee senang dan juga membuat iri pada semua siswi lain yang melihatnya.


"Kakak,akhirnya kau datang."


"Tentu saja."ucapnya dengan posisi yang masih memeluk adik perempuanya.


Dan sesuai rencana pernikahan mereka akan di gelar setelah kelulusan Verlee lebih tepatnya besok pagi.


Ke esokan harinya di sebuah gedung telah di sulap menjadi tempat pernikahan termegah antara Axel dan Verlee.Gaya white elegant wedding yang sangat memukau.Dihiasi dengan Mawar putih dan kristal chandelier yang menggantung mewah diatasnya membuat tampilan begitu mewah.

__ADS_1


Penampilan Axel sangat tampat di dampingi adik bungsunya yang tak kalah tampan.Seorang gadis cantik muncul bak seorang putri yang begitu cantik dan anggun.Verlee berjalan menghampiri sang mempelai pria di dampingi ayahnya.Tatapan mereka mengagumi satu sama lain.Verlee yang mengagumi ketampanan Axel,,,begitupun Axel yang mengagumi kecantikan Verlee.


Axel megenggam tangan Verlee kemudian dengan satu tarikan nafas mereka telah sah menjadi suami istri.Para tamu yang hadir bertepuk tangan dan meneriaki mereka kompak...


"cium,,,cium.,,,cium."Axelpun mendekat membuat verlee gugup.Bukan ciuman pada bibir seperti pengantin pada umumnya,,,namun ciuman di kening seperti biasanya yang Axel lakukan pada Verlee.Saking senangnya verlee tidak menyadari arti ciuman dari Axel.


Saat waktu sudah sangat malam,,,dan para tamu undangan telah bubar.Axel dan verlee memasuki kamar hotel yang sudah di siapkan khusus untuk pengantin baru.Axel sengaja menggendong Verlee yang terlihat sangat lelah dan tidak nyaman dengan gaun pernikahan yang di pakainya ber jam-jam.Verlee sudah gugup mengira Axel akan melakukan sesuatu hal yang akan di lakukan pengantin pada umumnya.Namun dugaan Verlee salah,Axel menurunkanya pelan setibanya di dalam kamar hotel dan menyurunya mandi lalu ganti baju.Setelah selesai mandi dan mengganti bajunya,,,Verleepun keluar dengan mengenakan baju aneh pemberian ibu mertuanya.


"Baju apa yang kau pakai erleeee?segera ganti bajumu."perintah Axel menahan diri."


"Tapi hanya ini baju yang ada,kak!"

__ADS_1


"Axelpun melepas kemejanya dan menyisakan kaos dalam untuk ia kenakan,Lalu melemparkanya ke arah Verlee.Verleepun bergegas masuk ke kamar mandi dan memakai kemeja milik Axel yang agak kebesaran di tubuhnya.


Setelah Verlee keluar dari kamar mandi,lalu Axel meliriknya dengan diam.Dalam hatinya mengumpat kesal karena Verlee malah tambah terlihat sexy dengan kemeja kebesaranya.


"Axelpun menyuruh verlee tidur dan menyelimuti tubunya sampai batas leher kemudian ia bergegas ke kamar mandi sebelum ia memakan habis adiknya.


"Arrrrrrrrk,,,,sial."umpatnya setelah masuk kamar mandi.


"Tidak Axel,,,ingat dia adalah adikmu."batin Axel berkata.


Setelah memastikan Verlee sudah terlelap,,,Axelpun bergegas keluar kamar sebelum otak kotornya bertambah kotor.

__ADS_1


Sedangkan Verlee yang hanya pura-pura tidur menatap punggung Axel yang sudah menghilang dengan tatapan nanar.


__ADS_2