Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
Cemburu


__ADS_3

Masih di kampus istrinya,,,untuk bergerak saja Axel tidak bisa.Bagaimana bisa dia bergerak jika saat ini dia di himpit para gadis yang berlomba-lomba ingin berfoto denganya.Seolah seorang aktor yang hidupnya tak lepas dari sorotan publik.Axel di kerubungi para fans dadakan di kampus istrinya.


Sedangkan verlee cemberut menyaksikan suaminya jadi bahan rebutan para mahasiswi di kampusnya.


"Dasar ganjen semua,,,!tidak tahu apa kalau yang mereka perebutkan adalah suami orang."ucapnya jengkel


"Resiko punya laki perfeck ya begitu lah Er,,,banyak-banyakin sabar ya bumil."timpal nana duduk di samping verlee


Suara para mahasiswi yang memuji Axel saling bersahutan.Membuat Verlee geram,,,bahkan wajahnya saja sudah memerah karena menahan emosi.


***Duh,,,kak Axel ganteng banget sih,,,,mau dong jadi istri kedua


Aduh kenapa sainganya berat banget sih,,,si verlee kenapa cantiknya kebangetan sih?coba jelek dikit gitu,,,kan aku bisa nikung.


Kak minta foto dong,,,!


Kak aku juga mau,,,sini kak foto sama aku.


Hei,,,aku duluan,,,ngapain sih main tarik-tarik


Hei,,,aku duluan yang foto sama kak Axel***


Cukup sudah,,,verlee tidak sanggup lagi melihat suaminya jadi rebutan para gadis-gadis ganjen di mata verlee.Ia melangkahkan kakinya menerobos di krumunan para mahasiswi yang berebut berfoto dengan Axel.Verlee menarik tangan Axel lalu mencium bibir Axel.Ketika Axel mulai membalas dan meminta lebih,Verlee melepaskan ciumanya.


"Hei kalian,,,main rebutan suami orang,,,tidak lihat apa istrinya menyaksikan kalian semua?belum puas berfotonya?


"Ya elah Verlee,,,pinjem bentar doang pelit amat sih."celetuk salah satu mahasiswi yang agak centil.


"Bentar katamu,,,satu jam aku menyaksikan kalian berfoto belum juga kelar."sahut verlee emosi


Axel tersenyum melihat istrinya marah,,,jarang-jarang bisa lihat istrinya marah karena cemburu.


"Apa senyam-senyum hah?senang di jadi rebutan para cwek,"celetuk verlee melirik suaminya tersenyum


"Sudah sayang jangan marah,,,ingat bayi kita nanti takut kalau lihat bundanya marah.Sudah-sudah ayo kita pergi."


"Enak saja,,,aku gak mau pergi sama kamu kak.Aku lagi marah,,,aku mau sama nana aja,,,iya kan na?"


"Aduh kok gua juga di libatkan sih er,,,maaf ya er,,,bukanya tidak setia kawan.Tapi meninggalkan suami tanpa seizin suami itu dosa loh.Aku gak mau kebagian dosa lo,,,bye-bye Er,,,bye-bye kak Axel."ucap nana kabur karena melihat kode dari Axel untuk menolak ajakan verlee


"Dasar menyebalkan loh nin,,,awas loh ya."teriak Verlee kesal


"Maaf ya semua,,,kami harus pergi,,,permisi agak minggir."ucap Axel tersenyum ramah lalu menarik istrinya pelan menjauhi krumunan mahasiswi.


"Senyum dong sayang,,!jangan cemberut gitu,,,cantiknya hilang."

__ADS_1


"Bodoh amat."timpal verlee jengkel


"Aduh ternyata begini istriku kalau sedang cemburu hehehe."


"Siapa yang cemburu,,,puas-puasin sana,,,senang kan jadi rebutan cwek-cwek cantik dan sexy."


"Biasa saja,,,bahkan kamu lebih cantik dan sexy."timpal Axel menyeringai mesum


"Bau-bau waspada ini,,,kak,,,jangan mulai ya,,,ini lokasi kampus."ucap verlee waspada


"Kamu saja yang fikiranya traveling."sahut Axel mengacak rambut istrinya lalu menjalankan mobilnya


Verlee memejamkan matanya saat mobil sudah berjalan.Ia menahan rasa sesak di dada dan menahan agar tidak menangis.Entah kenapa verlee jadi agak sensitif.Mungkin pengaruh hormon kehamilanya.Velee membuka matanya ketika mobil yang di kendarai Axel berhenti tepat di kediaman dirgantara.


"Kenapa pulang ke rumah,kak?"tanya verlee


"Kau lelah sayang,,,kau butuh istirahat,,,apalagi tenagamu sudah berkurang karena tadi marah-marah di kampus."ucap Axel membelai rambut verlee


"Aku gak mau pulang,,,"Rengek verlee seperti anak kecil


"Terus maunya kemana?"


"Aku mau ke kafe Brain,,,aku pengen makan makanan yang langsung di buat oleh brain."ucao verlee bersemangat


"Sayang,,,apa kamu tidak ada nyidam lain selain masakan buatan brain?"


"Gak gitu,,,takutnya nanti anak kita malah seperti brain."


"Emangnya kenapa?brain kan unclenya,,,dan brain juga tampan.Jadi bagus dong kalau anak kita seperti brain.


"No,,,anak kita harus seperti aku,,,Aku kan ayahnya bukan brain."


"Ya,,,iya,,,tapi aku tetep pengen makan masakan brain,gimana dong?nanti anak kita ileran kalau tidak di turuti."


"Tunggu sebentar,,,pastikan dulu dia ada di mana sekarang daripada kita kesana namun dianya tidak di sana."


Axel menelpon brain,,,dan yang di telpon segera menjawab.


"Hallo kak ada apa?"


"Kau di mana?"


"Di kamar bersama incess,kenapa kak?"


"Istriku ngidam pengen makan masakanmu."

__ADS_1


"Ya pulang saja aku masakin di rumah."


"Dia maunya kamu masaknya di kafemu."


"Astaga,,,terus anaku gimana dong?"


"Ajak saja,biar kami yang menjaganya saat kamu masak.Aku sekarang di depan rumah di lama mobil.Turunlah,,,kita menunggumu di mobil."


"Hufff,,,enaknya main perintah cepat-cepat.Tunggu,,,aku juga harus menyiapkan keperluan putriku.


Dua puluh menit brain baru keluar dari rumah menggendong putrinya dan membawa tas keperluan putrinya.


"Lama banget sih."ucap Axel


"Kak,,,kamu gak tahu rasanya jadi ayah sekaligus ibu.Aku harus menyiapkan keperluan putriku,menganti popoknya,mengganti bajunya,baru aku ganti bajuku sendiri.Lihat aja kamu entar kalau sudah brojol tuh anak.Baru tahu rasanya jadi ayah seperti apa."ceramah brain panjang lebar


"Ya,,,ya,,,nanti kau ajari saja aku,,,kau kan lebih berpengalaman."timpal Axel


"Dasar memang."celetuk brain


"Incesnya mama Erlee sini sayang,,,mama gendong."


Brain menyerahkan putrinya kepada Verlee.Untung saja putrinya masih tidur jadi dia bebas memanfaatkan waktu untuk tidur di kursi belakang sebentar.


"Duh yank,,,kasian tuh brain,,,kayaknya capek banget,,,kamu sih malah nambah pekerja'anya minta di masakin di kafenya segala.


"Nah gimana lagi kak,,,bukan aku yang minta tapi nih anakmu di dalam sini."


"Anak ayah,,,baik-baik di dalam sana ya,,,jangan nyusahin bunda ya.Nyusahin uncle brain gak apa sih hehehhe.


"Heh,,,aku dengar,,,!"timpal brain yang belum tidur


"Eh,,,kirain sudah tidur ternyata masih nyaut aja tuh anak."


"Gak jadi tidur,,,gara-gara ada whatsapp nyasar."


"Siapa?"tanya Axel


"Gak tau,,,nelponin aku terus."


"Angkat dong,,,!siapa tahu penting."


"Udah ku angkat tapi orangnya diam."jawab brain


"Nanti saja coba kakak cari tahu."sahut Axel

__ADS_1


"Oh,,,iya aku lupa punya kakak jenius heheheh."


Merekapun bersama-sama menuju ke kafe brain.Jaraknya lumayan jauh karena agak mancet jika mengendarain mobil.Beda jika memakai motor biasanya brain bisa menerobos dan cepat sampai di kafenya.


__ADS_2