Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
Berbagi kebahagian


__ADS_3

Verlee memanyunkan bibirnya saat suaminya melakukan panggilan vidio call denganya.Tentu saja ia merasa kesal dengan sikap suaminya yang super posesive.Mau ke mana-mana ada bodyguard yang mengawalnya.Hingga ia merasa malu sendiri jadi pusat perhatian seluruh kampus.


Bahkan ada salah satu temanya yang mengatainya sok kayak artis segala pakai di kawal.Ya,,,itu bagi mereka yang belum mengetahui siapa suami verlee.Hanya orang-orang yang teliti saja yang tahu siapa verlee.Padahal foto,vidio bahkan berita tentang pernikahanya telah tersebar di penjuru dunia.Mungkin sebagian tidak mengenali verlee.Karena saat pernikahnya,ia di rias sangat cantik.Berbeda saat ia kuliah hanya berpakaian biasa layaknya anak kuliahan.


Verlee hanya melirik wajah suaminya tanpa bersuara.Axel tersenyum seolah sudah tahu hal yang membuat istrinya mencuekinya.Bahkan Axel sudah merayu verlee dengan kata-kata termanis.Tetap saja verlee tidak memberinya senyuman.


"Sayang,,,kamu sakit gigi ya?atau sedang sariawan"tanya Axel membuat verlee jengkel


"Bukan sakit gigi atau sariawan,,,tapi sakit mataku kak.Kenapa sih pakai acara nyuruh bodyguard untuk mengawalku?.Seolah aku ini Ratu atau putri raja yang harus di kawal.semua anak kampus memandangku aneh.Kan ngeselin banget jadi bahan tontonan dan ghibahan mereka."


"Biarkan saja,,,kamu kan memang ratuku sayang."


"Aku gak mau jadi ratu,,,nanti banyak sainganya para selir.Aku maunya jadi satu-satunya."


"Iya,,,iya yang terpenting bagiku saat ini adalah melihatmu dan calon anak kita selalu aman saat aku sedang bekerja,sayang.Percayalah bukanya aku membatasi ruang gerakmu.Aku hanya tidak ingin kalian kenapa-kenapa.Karena kalian sangat berharga bagiku melebihi nyawaku sendiri.


"Uuuuuh,,,manis banget sih,ya sudah aku gak jadi marah deh.Kamu sudah berhasil meluluhkan hatiku yang sempat menggumpal hahahaha."ucap verlee tertawa terbahak-bahak membuat Axel lega.


"Jadi beneran di maafkan ya?gak ada acara ngambek-ngambekan ya?"tanya Axel meyakinkan.


"Ya suamiku,,,aku sudah sadar ini semua kamu lakukan untuk melindungi kami.I love u sayang,,,lanjutkan pekerja'anmu.Aku izin ke rumah ayah sepulang kuliah.Jangan lupa menjemputku sepulang dari kantor ya,,,bye,,bye Mmmmmuach."


Sambungan vidio call kedua pasangan suami istri yang sedang masa-masa bucin itu sudah selesai.Axel membuang nafas pelan karena merasa lega.Jujur saja melihat wajah istrinya kembali ceria bagaikan melebihi menang tender.

__ADS_1


Iya mengecek cctv di dalam mobil yang di kendarai verlee.Istrinya saat ini sudah berada di dalam mobil di antar kedua bodyguard suruhan Axel.Setelah memastikan keadaan istrinya aman.Iapun melanjutkan pekerja'anya agar cepat kelar dan menyusul istrinya.


Verlee tertidur di sepanjang perjalanan menuju rumah bisma.Setelah sampai,,,salah satu bodyguard membangunkan verlee.


"Nona,,,bangunlah,,,!kita sudah sampai di rumah ayah nona verlee."


"Oh,,,maaf aku ketiduran,,,!terimakasih.Kalian boleh pergi dan istirahatlah.Aku akan aman di rumah ayahku.


"Baik nona,,,kami akan pergi setelah memastikan nona verlee masuk ke dalam rumah.Dan tolong jangan keluar rumah tanpa di temani seseorang.Atau nona bisa menghubungi ke nomer kami.Secepat mungkin kami akan menemui nona."


"Baiklah,,,aku akan masuk ke rumah sekarang."timpal verlee melangkahkan kakinya membuka gerbang rumah ayahnya.Lalu menuju pintu utama dan menekan bell.Tak butuh waktu lama bismapun membuka pintu untuk anaknya.Begitupun kedua bodyguard sesuai ucapan mereka akan pergi setelah memastikan verlee sudah masuk ke dalam rumah ayahnya.


"Ayahku ,,bagaimana kabarmu?apakah kau baik-baik saja?apakah kau sehat-sehat saja?apakah kau rindu dengan putrimu ini?."ucapan verlee membuat bisma tertawa dan mencubit pipi putrinya."


"Hehehehe,,,semuanya harus ayah jawab satu per satu."


"Ngomong-ngomong bagaimana kondisi calon cucu ayah?"


"Cucu ayah sangat baik,,,tenang saja calon kakek."


"Hahaha,,,kau ini."


"Ayah,,,aku mau bobok di kamar sebentar.Aku sangat lelah.Jika suamiku sudah datang,,,bilang saja aku masih tidur."

__ADS_1


"Baiklah nak,,,tidurlah,,,ayah akan menyiapkan makanan untuk makan malam nanti."


"Oke yah,,,"ucap verlee memasuki kamar lamanya dan langsung membaringkan tubuhnya di ranjang.


Axel menyuruh sekretarisnya untuk membelikan susu ibu hamil yang terbaik dan semua keperluan ibu hamil.Ia sengaja menyuruh sekertarisnya karena ia lebih berpengalaman.Ia akan menguapayakan semua hal yang terbaik untuk istri dan calon anaknya.Ia akan belajar menjadi suami siaga dan calon ayah yang siaga.


Setelah semua permintaanya di penuhi oleh sekretarisnya.Ia menyuruhnya langsung memasukan ke dalam mobilnya.Entah apa yang ia beli,,,seolah tempat duduk bagian belakang sangat penuh dengan keperluan ibu hamil.Ya mirif seperti toko berjalan yang semua serba ada.


Setelah melakukan semua perintah Axel.Axel tidak lupa mengucapkan terimakasih dan menaikan gaji sekertarisnya.Seketika sekertaris Axel merasa sangat senang.Karena bosnya saat ini hatinya sangat bahagia.Maka bukan hanya sekretarisnya yang gajinya di naikan.Bahkan semua karyawan gajinya juga di naikan.Seketika suasana kantor sangat heboh karena seluruh karyawan merasa sangat bahagia.


"Ada angin apa bos naikin gaji kita?"tanya salah satu karyawan pada sekertaris Axel yang sedang berada di kantin."


"Ini karena nona verlee hamil,,,jadi bos hatinya sangat bahagia.Jadi bos membagi kebahagianya kepada kita semua."


"Wah,,,belum lahir saja calon anak bos sudah membuat kita kebanjiran rejeki,,,apa lagi kalau sudah lahir."


"Ya kau benar,,,aku yakin anak bos Axel adalah anak yang membawa keberuntungan."


"Kita doakan semoga Nona verlee dan bayi yang di kandungnya selalu sehat sampai lahiran."


"Aamiin."ucap semua karyawan mengaminkan bersama.


Sedangkan Axel yang menguping lewat alat rancanganya yang super canggihpun ikut mengaminkan doa para karyawanya.Ia sangat bahagia karena mempunyai karyawan yang baik semua.Dan lebih sangat bahagia karena ucapan karyawanya yang berkata bahwa calon bayinya akan membawa keberuntungan.Tentu saja Axel sangat senang dan tidak sabar menantikan calon anak yang mewarisi kejeniusanya.

__ADS_1


Axel mengemasi barang-barangnya dan memastikan tidak ada yang tertinggal.Kemudian ia keluar hendak pergi menyusul istrinya di rumah mertuanya.Lift khusus petinggi terbuka menuju lantai bawah.Setelah sampai di lantai bawah,,,saat Axel keluar.Para karyawan berbaris membungkuk hormat kepada Axel.Mereka semua mengucapkan terimakasih kepada Axel karena menaikan gaji semua karyawan.Dan Tak lupa mereka semua mengucapkan selamat atas kehamilan istri bosnya dan mendoakan doa terbaik untuk Bosnya beserta istri dan calon anaknya.Axel tersenyum lebar mengucapkan terimakasih kepada semua karyawan yang mendoakan kebikan untuknya,istri dan calon buah hatinya.Para karyawan sampai tidak berkedip memandang ketanpanan atasanya yang naik sepuluh kali lipat saat ia tersenyum lebar.Bagai terseihir dan semua karyawan di buatnya melongo mengaguminya.


__ADS_2