Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
Gagal menanam benih


__ADS_3

Axel menghampiri brain yang sedang menangis di balkon apartemenya.Malam ini brain sengaja menginap di apartemen kakaknya.Dia tidak berani pulang kerumah dalam keadaan kacau.Untung saja masih ada kamar kosong di apartemen Axel.


"Bersabarlah brain,,,,ini sudah garisan takdir."


"Kak,,,kenapa aku jadi selemah ini jika menyangkut mona?"


"Apa kau mencintainya?"


"Ya,,,aku baru menyadari akhir-akhir ini,,,!aku tidak ingin kehilanganya kak,apa lagi dia sudah membahas kematian,,,di tambah lagi dia tidak mau di oprasi.Aku benar-benar tidak ingin kehilanganya kak."


Sedangkan Verlee yang mencuri dengar pembicara'an kakak beradik itupun ikut menangis.


"Dia bertanya kepadaku,,, "Apakah aku akan mati ",kata-kata itu selalu terngiang di kepalaku.Apakah mona akan mati kak?"tanya brain frustasi


"Semua keputusan ada pada mona,jika dia mau di angkat rahimnya,maka dia akan sembuh.Namun sebaliknya jika dia tidak mengizinkan,kita hanya bisa pasrah atas kehendak tuhan."


"Masalahnya dia tidak mau kak."


"Kau harus terus membujuknya,yakinkan dia.


"Beristirahatlah,,,masa liburmu tinggal beberapa hari."ucap Axel menepuk pundak brain


Axel masuk ke kamarnya setelah memastikan adiknya sudah tenang.Di lihatnya istrinya yang duduk di atas ranjang dengan mata sembabnya.


"Sayang kau habis menangis?kenapa?"


"Maaf kak,aku tadi mencuri dengar obrolan kalian.Aku merasa kasihan dengan brain dan mona.Apa tidak ada cara lain selain oprasi?"


"Entahlah,,,Ayah delon dan bunda mitapun tak ada lelahnya menyuruh mona oprasi.Sedangkan mona tetap tidak mau.


"Kak,,,seandainya aku mona,,,apa yang akan kakak perbuat?"

__ADS_1


"Gak ada andai-andai sayang,,,!kau verlee bukan mona.Kau akan selalu sehat dan mengandung benih-benih anak jeniusku nanti."


"iiich kak,,,omonganya menggelikan."ucap verlee dalam kondisi pipinya yang blushing.


"Menggelikan bagaimana sih?orang belum di apa-apain juga.Atau berharap di apa-apain ya?hayo ngaku."


"iiiich,,,bisa gak sih nanyanya gak kayak gitu."


"Hahaha,,,lucu banget sih punya adek perempuan terus jadi istri."


"uh ngledek terus."


Axel terus saja tertawa melihat tingkah istrinya.Menggoda istrinya jadi kebiasaan barunya.Axel menarik tubuh verlee dan menaruh kepala istrinya ke bahunya untuk bersandar.Verlee hanya menurut saja apa mau suaminya.


"Sayang,,,


"Apa kak?"


"Bikin baby yuk."


"Hah,,,maksudnya libur?"


"Ya libur tanggal merah."


Axel masih belu faham ucapan Verlee.Dan sekali lagi ia bertanya kepada istrinya.


"Apanya sih yang tanggal merah?"


"Aduh suamiku yang jenius,,,masak gitu aja gak ngerti sih.Istrimu ini sedang mendapat tamu bulanan.Jadi libur tujuh hari deh,,,heheheh.


"Astaga lamanya,,,,!tunggu,,,tunggu,,,berarti kita gagal dong nanem benihya kalau kamu dapat masa periode.

__ADS_1


"Ya begilah,,,kita gagal,,,hehehe"ucap verlee enteng.Sedangkan axel terlihat lesu terlihat dari wajahnya.


"Sabar sayang,,,mungkin belum waktunya."ucap verlee


"Apa?sekali lagi."Ucap Axel yang tidak di mengerti verlee."


"Apanya yang sekali lagi kak?"


"Tadi kamu manggil kakak apa?"


"Oh,,,apa ya,,,kok mendadak lupa ya."


"Pura-pura lupa lebih tepatnya."timpal Axel


"Uluh,,,uluh jangan marah dong sayangku,,,suamiku."ucap verlee langsung membuat Axel tersenyum sangat manis.


"Mulai sekarang panggil suamiku sayang."ucap Axel membuat verlee melongo.


"Kok kakak selain jadi tambah mesum sekarang jadi lebay sih."


"Kenapa memangnya?gak ada yang salah dengan panggilan suamiku sayang.Daripada suamimu ini di panggil sayang oleh wanita lain.


Ucapan Axel seketika membuat verlee menoleh dan membelalakan matanya.Ya,,,semua wanita pasti seperti itu kalau mendengar suaminya menyebut wanita lain meskipun hanya bercanda.


"Gak ,,!gak boleh yang manggil suamiku dengan sebutan sayang selain aku."


"Uluh ,,uluh istriku bisa posesive juga.""sahut Axel menirukan gaya bicara istrinya.


"Sayang,,,wangi banget sih."verlee mengendus wangi tubuh Axel membuat axel geli.


"Sayang,,,jangan mancing deh,katanya libur,,,tapi godain suami terus."protes Axel.

__ADS_1


"Gak mancing kok kak,,,cuma mau di peluk suami."


Axelpun mematikan lampu kamar,menarik selimut untuk menyelimuti mereka berdua.Dalam posisi saling berpelukan mereka menuju alam mimpi bersama.


__ADS_2