
Sejak pertempuran hebat siang tadi di ruangan kantor miilik Axel.Membuat jantung verlee masih saaja berdebar jika membayangkanya.Entahlah suaminya menyuruhnya ke kantor hanya untuk minta jatah.Padahal di rumah masih banyak waktu luang.
Hari sudah semakin sore,,,sedangkan Axel masih saja berkutat pada dokumenya.Verlee yang bosanpun berencana puulang ke apartemen duluan.Axel yang tahu kejenuhan istrinyapun membuka suara.
"Kenapa sayang?kau bosan?"
"Apa masih lama kak?ini sudah sangat sore."
"Masih banyak yang harus kakak kerjakan,,,dan tumpukan berkas yang harus kakak tanda tangani.Kau boleh pulang duluan di antar pak sopir yang menjemputmu tadi siang."
"Benarkah?apa tidak apa-apa?"
"Iya,,,,pulanglah kau sangat lelah."
"Baiklah,,,jika pekerjaanmu sudah kelar cepat pulang ya."
"Ya,,,sayang"ucap Axel berdiri memeluk istrinya dan menciuum keningnya."
"Hati-hati di jalan,,!kabari jika sudah sampai apartemen."
"Oke kak.,,,mmmmuach."Verlee mencium pipi kanan Axel lalu keluar dari ruangan kerja suaminya.
Sebagian karyawan yang belum pulangpun memandangnya kagum.Untung setelah pergulatan panasnya tadi bersama suaminya ia langsung mandi dan berdandan tipis.Verleepun tersenyum ramah kepada para karyawan.
"Non verlee mau pulang?kok gak nunggu bos,non?"
"Oh.,,iya aku pulang duluan,,,mau menyiapkan masakan untuk makan malam bersama suami."
"Wah non verlee benar-benar istri idaman.Sudah cantik,baik,pinter masak pokoknya perfeck."
"Ach jangan terlalu memujiku hehehe"ucap verlee tersenyum kemudian melanjutkan langkah kakinya keluar dari gedung perkantoran milik suaminya.
Verlee di antar oleh pak sopir yang menjemputnya di kampus tadi.Dan tak butuh waktu lama sekitar sepuluh menit verlee sudah sampai ke lobby apartemen.
"Terimakasih ya pak."
"Sama-sama non ver."
Verlee menaiki lift menuju ke lantai paling atas sendiri.Setelah masuk ke dalam aparteenya yang sangat luas.Ia menaruh tasnya dan mengecek persediaan bahan masakan.Sekiranya persediaan cukum akhirnya ia memulai memasak untuk suaminya.
Tak butuh waktu lama kurang lebih duapuluh menit sudah terhidang beberapa macam hidangan di meja makan.
Karena Suaminya belum pulang juga.Verlee memutuskan untuk mandi dahulu agar saat suaminya pulang dia sudah cantik dan wangi.
Hari sudah semakin larut namun suaminya belum pulang juga.Verlee mengambil handphonenya dan menelphone suainya.
"Hallo kak,,,sudah pulang?"
__ADS_1
"Belum sayang,kurang sedikit lagi,,,istirahatlah dulu,,,aku harus menyelesaikan pekerja'anku."
"Baiklah,,,selamat melanjutkan pekerja'anmu kak."
Verlee langsung mematikan panggilanya.Verlee merasa kesal lalu menghentak-hentakan kakinya di lantai.
Ia melangkahkan kakinya duduk di sofa depan televisi kemudian menyalakan televisinya.Di situ ia melihat suaminya yang sedang menjadi trending topik karena berhasil bekerja sama deng ceo wanita tersukses di usianya yang sama seperti Axel.Seketika wajah verlee semakin di tekuk,,ada rasa cemburu di hatinya.Meskipun wanita itu hanyalah rekan kerja suaminya.Tapi wanita itu sangat cantik bak barbie.Verlee tiba-tiba merasa minder.
"Kok nyesek ya."grutunya pada dirinya sendiri."
Verlee lagi lagi mengambil handphonenya kemudian mengirim chat kepada nana.
Verlee:Na,,,lo dah liat beriita di tv?
Nana:Belum memangnya kenapa?
Verlee:Tuh suami gua di tv sama wanita cantik,,,menyebalkan kan?"
Nana:Ya elah Er,,,paling juga rekan bisnis.Gak usah cemburu deh.Gak mungkinlah kak Axel macem-macem.Kan dia udah bucin banget ma lo sekarang.Lagian dia gak pernah dekat dengan wanita sedekat lo.
Verlee:Kok malah lo yang lebih tahu.
Nana:Ya kan gua sutradara dari drama cinta yang selama ini lo perankan bersama kak Axel hehehe.
Verlee:Ah sial lo,,,ya sudah bye.
Sampai menjelang malam Axel baru pulang.Ia mencari istrinya ke sekeliling ruangan tapi tidak menemuka verlee.Ternyata istrinya tertidur meringkuk di atas sofa.Axel berniat memindahkan istrinya ke kamar.Namun Verlee malah terbangun terganggu oleh gerakanya.
"Kak,,,kau sudah pulang?"ucapnya sambil. Mengucek matanya.
"Hmmm,,,maafin kakak membuatmu menunggu sayang."
"Mandilah kak,,,,akan ku siapkan air hangat dan menghangatkan makanan mungkin sudah dingin."
"Kau belum makan?"
"Belum,,,,!tentu saja aku menunggu suamiu."
"Sekali lagi maafkan kakak,,,kakak mandi dulu ya."
"Ya,,,yuk ku siapkan air hangatnya."
"Tidak usah,,,biar kakak sendiri,kau panaskan saja masakanya."
Tak butuh waktu lama untuk Axel mandi.Kini pria itu sudah terlihat segar dengan baju rumahanya.Axel menghampiri istrinya yang sedang duduk menunggunya di meja makan.Merekapun makan bersama.
Sesekali verlee melirik Axel ketika ia teringat berita di televisi tadi.Axelpun tahu apa yang ada di dalam vikiran istrinya.Axel membalas lirikan verlee dengan senyuman.
__ADS_1
"Apa yang ada di fikiranmu sayang?"
"Selesaikan makanmu dulu kak,baru kita bicara."
"Baiklah."sahut Axel masih menikmati masakan istrinya yang sanggat lezat.
Setelah selesai acara makan-makanya.Axel menunggu istrinya di depan televisi.Sedangkan Verlee masih membereskan cucian piring kotor di dapur.
Axel melangkahkan kakinya menghampiri verlee.Pria itu melingkarkan tanganya di pinggang verlee.Sedangkan verlee yang sedang mencuci piringppun di buatnya kaget.
"Astaga kak,,,kau mengagetkanku."
"Aku merindukanmu sayang."
"Iya,,,biarkan aku membereskan piring--piring ini dulu kak.
"Cepatlah. ,,biar aku tetap seperti ini."
Verleepun membiarkan suaminya memeluknya dari belakang.Sedangkan dirinya membereskan cucianya.
"Akhirnya kelar,"ucap verlee kemudian Axel membalikan tubuh istrinya menghadap padanya."
"Sayang,,,apa yang sedang kau fikirkan?"
"Bukankah kakak bisa menebaknya tanpa aku katakan?"
"Ya,,,tapi kakak ingin mendengarkan langsung darimu."
"Iiiiiiiiih aku sebal lihat kakak bersama wanita itu di televisi."
Axel terkekeh melihat respon istrinya yang terlihat cemburu.Axel memegang kedua pipi Verlee dan mendekatkan wajahnya.
"Dengar sayang,,,,dia hanya rekan bisnis,,,!jadi kau tidak perlu cemburu."
"Siapa juga yang cemburu."
"Gak cemburu tapi kok bibirnya manyun?apa minta di cium?"goda Axel terkekeh.
"Ya aku ,,,,,,,,
"Aku apa?bilang saja aku cemburu kak,,,lihat kakak bersama wanita cantik di televisi yang sangat cantik seperti barbie."ucap Axel menirukan pada isi fikiran verlee."
"iiiich gak usah di perjelas juga kali,,,mentang-mentang bisa baca fikiran orang lain."
"Ya abisnya istri kakak ini lucu banget,,,sudah cantik tapi masih minder lihat cewek cantik.Padahal kalau kamu tahu,,,bagi kakak kamu adalah yang paling cantik dan istimewa di mata dan hati kakak.
Verlee tersenyum-senyum sendiri dan tersipu malu mendengar ucapan manis suaminya.Wanita itu langsung menutupi wajahnya menggunakan kedua tanganya.Axel yang melihat kelakuan istrinyapun tersenyum geli.Karena sangat menggemaskan akhirnya Axel memeluk dan menciumi seluruh wajah istrinya.
__ADS_1