
Verlee merengut sebal mendapati suaminya semakin liar di ranjang.Bayangkan saja anak yang di kandungnyapun seolah bekerja sama dengan ayahnya.Membuatnya remuk redam melayani nafsu suaminya yang tak terkontrol.Entah sudah berapa kali Axel dan verlee melakukan kegiatan panasnya.Pagi,sore dan kadang malam setiap hari jadi rutinisan baru bagi mereka.
Tentu saja hal itu membuat Axel sangat di untungkan.Axel terkekeh melihat istrinya masih saja merengut kesal padanya.Waktu sudah menunjukan jam enam pagi.Namun Axel belum juga menggeserkan kungkungan tanganya dari tubuh verlee.
"Sayang,,,aku harus kuliah dan kau juga harus ke kantor."Rengeknya untuk yang kesekian kalinya namun Axel belum mau bergeming.
Axel semakin erat memeluk verlee hingga verlee kembali merasakan sensasi geli sekaligus nikmat yang tidak tertahankan.
"Kak,,,kita sudah melakukan berkali-kali apa kau masih kurang?"
"Ya,,,apa kita habiskan seharian di kamar saja ya yank?"ucap Axel masih di posisi yang sama memeluk verlee dan menciumi bahu istrinya yang terlihat mulus.
"Sejak kapan tuan Axel dirgantara menjadi pemalas?"
"Masalahnya aku masih pengen lagi sayang,,,!satu kali lagi saja,,,setelah itu kita mandi bagaimana?"tawar Axel sambil tanganya mulai nakal.
"Lihat karena ulahmu,,,tubuhku sampai merah semua dan lihatlah seprei ini sudah tak berbentuk."sahut verlee mencengkram seprei yang sudah kusut dan tak tertata karena ulah mereka berdua.
"Buang saja seprei itu sayang,,,habis satu ronde ganti seprei yang baru,,,beres bukan?"
Verlee tak kuasa menolah permintaan suaminya.Meskipun tubuhnya terasa remuk daripada dosa menolak permintaan suami.Dan merekapun akhirnya mengulang kegiatan panas itu kembali.Dan benar saja setelah pelepasan mereka tubuh verlee semakin remuk.Hingga berjalan ke kamar mandipun ia tak kuat.Alhasil verlee bolos kuliah hari ini.
"Kan,,,jadinya susah jalan,,,!gak bisa kuliah hari ini aku jadinya."rengeknya mencebikan bibirnya kesal
"Udah dong sayang,,,!sekali-kali bolos tidak masalah.Atau kalau perlu kamu jangan kuliah dulu karena hamil."
"Hallo,,,apakah anda benar seorang Axel dirgantara mantan mahasiswa dengan nilai tertinggi di seluruh dunia?bisa-bisanya menyuruh istrinya bolos kuliah bahkan berhenti kuliah."protes verlee memunggungi suaminya karena kesal.
"Jangan ngambek dong sayang."rayu Axel pada verlee
"Habisnya kamu nyebelin kak,,,kan aku gak bisa ikut mata kuliah hari ini.Apa lagi dosenya pas galak lagi,,,entar aku dapet nilai jelek bagaimana?"
"Bilang saja kalau kau itu istri Axel Dirgantara maka semua akan beres."ucapnya membanggakan diri
"Itu curang namanya,,,mentang-mentang aku istrimu terus dosenya akan memberiku nilai bagus?konyol sekali."
__ADS_1
"Maka aku akan membantumu mendapatkan nilai yang bagus atau bahkan kau bisa cepat lulus."
"Benarkah?kau akan membantuku?"sahut verlee serius dan bersemangat
"Tapi gak gratis,sayang."sahut Axel menyeringai.
"Jangan bilang ujung-ujungnya minta itu lagi.Sayang,,,kenapa kau jadi mesum parah,,,ya Tuhan ada apa dengan suamiku?"
"Hahahaha,,,,kau tahu kenapa?karena kau membuatku candu dan kau sangat nikmat sayang.Bagaimana jika kau ikut ke kantor hari ini setelah pulang kuliah?"
"Jangan bilang kau akan menerkamku di ruang kerjamu juga?"tanya verlee curiga
"Tidak,,,!asal kau tidak menggodaku maka semua akan aman.
"Kau yakin?"tanya Verlee memastikan dan di angguki oleh Axel.
"Bangunlah,,,sekarang kita mandi lalu sarapan dan minum susu."
"Gak usah minum susu kak,,,nanti kau menerkamku lagi."
"Tapi mual kalau minum sendiri."rengeknya manja
"Jadi tidak ada pilihan,,,kau harus minum susu daaaaan....
"Huppp."Verlee membungkam mulut Axel dengan telapak tanganya."
"Sudah,,,tidak usah di perjelas,,,ayo kita mandi tapi gendong.Badanku lemas sekali karena ulahmu kak,,,gak kuat jalan."
"Baiklah nyonya Axel,,,"sahut Axel menggendong istrinya masuk ke kamar mandi dan mereka mandi bersama.
____________
Sedangkan di ruang keluarga semua anggota kluarga dirgantara sudah berkumpul ke meja makan.Tinggal menunggu Axel dan verlee yang belum juga keluar kamar.
"Coba kau panggil kakakmu,brain."perintah callista
__ADS_1
"Bentar lagi juga keluar Mom,,,males ah bangunin pasangan mesum."ucap brain karena tanpa sengaja tadi malam di balkon kamarnya ia mendengar ******* kakaknya dan kakak iparnya.Maklum saja karena kamar mereka saling berdempetan.Sebenarnya kamar mereka kedap suara.Karena kecerobohan Axel dan verlee saja yang belum menutup pintu balkon sepenuhnya jadi suara mereka terdengar.Brain yang mendengarnyapun bergidik dan langsung masuk kembali ke kamarnya.
"Selamat pagi semua.''ucap Pasutri yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Pagi nak,ayo sarapan."ucap callista
"Hei pasutri,,,kalau lagi main kuda-kuda'an jangan lupa tutup pintu balkon."bisik brain lirih pada Axel dan verlee seketika membuat mereka saling tatap.Sedangkan brain tersenyum penuh kemenangan karena berhasil membuat kedua kakaknya malu.
"Hahahahahaha."tawa brainpun pecah dan langsung di sumpal dengan roti tawar oleh Axel.
"Resek lo kak."protes brain
"Apa sih yang lucu sehingga membuatmu tertawa?"tanya callista penasaran.
"Rahasia."sahut brain berdiri mencium tangan Callista dan Jonatan tak lupa ia juga mencium putrinya lalu segera pergi ke sekolah.
"Dasar bocah sableng.''ucap Axel
"Kak,,,aku malu,,,ini karenamu main terkam tidak memastikan pintu sudah di tutup atau belum."rengek verlee berbisik
"Biarkan saja,,,biar bocah sableng itu pengen dan segera menikah dengan tasya hehehe."ucap Axel enteng.
"Tapi aku sangat malu."
"Sudahlah sayang,,,cepat makan sarapanmu dan kita berangkat."
Verleepun mengangguk dan segera memakan sarapanya.Mereka langsung berangkat setelah menghabiskan sarapanya.
Setiap hari Axel selalu mengantar istrinya ke kampus.Meskipun Axel tidak bisa menjemputnya saat pulang kuliah.Biasanya Axel akan menyuruh bodyguardnya untuk mengantarkan istrinya sampai rumah.Kecuali jika istrinya masih ingin jalan-jalan bersama nana.
Kedua mata elang seorang pria menatap tajam ke arah verlee dan juga Axel.Pria itu menggepalkan tanganya karena melihat wanita yang ia cintai semakin mesra bersama suaminya.
Pria itu adalah rama,,,yang selalu memperhatikan verlee dari jauh karena ada dua bodyguard yang selalu mengawal verlee.
Pria itu menyeringai licik setelah menemukan cara untuk mendapatkan verlee.Cinta memang buta tapi kadang cinta memang bisa membuat orang gila.Menghalalkan segala cara untuk mendapatkanya.Rama sangat teropsesi untuk mendapatkan verlee.Tidak peduli wanita yang ia cintai adalah istri orang.Bahkan ia tidak peduli saat ini verlee telah berbadan dua.
__ADS_1
Tekatnya tetap ingin mendapatkan verlee apapun yang terjadi.Bahkan ia tahu siapa Axel,,,namun ia tidak takut sama sekali pada Axel.