Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
Mencari identitas Tasya


__ADS_3

"Kak aku gak bisa turun,,,,tangkap aku dari bawah."teriak brain memanggil Axel


"Payah,,,bisa naik gak bisa turun loh bro.Malu-maluin sebagai cwo tertampan di sekolah."teriak beny


"Husssst diem lo,,,jangan di sebarin,,,bisa hancur repotasi gua.Kaaaaaak tangkap aku....


Axelpun menangkap adiknya yang melompat dari atas.Verlee mengabadikan mereka berdua dalam rekaman vidio.Jarang-jarang bisa menyaksikan kekonyolan kakak beradik itu.


"Noh mangganya kupas sendiri kak,,,badanku pegal-pegal semua."ucap brain


"Yaaaaah,,,gak mau,,,aku maunya juga kamu kupasin dek."


"Ya ampun kakak...!Awas yah tuh bocah kalau sudah lahir.Demenanya ngerjain omnya melulu,,,benar-benar anak ajaib memang."grutu brain sambil mengupaskan buah mangga untuk kakak iparnya.


"Makasih ya dek."ucap verlee antusias


"Enak bener jadi kak Axel,,,bikin doang tapi yang susah gua."ucap brain menyindir Axel


"Pletak."Axel menjitak kepala adiknya


"Tuh kan,,,benar-benar kakak tiada ahlak."


"Ya kamu nikah sono sama tasya makanya.Terus bikin anak lagi nanti suruh tasya minta ngidam padaku."ucap Axel santai


"Dih,,,amit-amit gua nikah sama dia."sahut brain bergidik


Verlee menikmati rujak buah mangganya secara lahap.Padahal mangga yang dia makan sangatlah asam.


Axel,Brain,Nana dan juga Beny hanya nyengir-nyengir menyaksikan verlee memakan mangganya.


"Duh ngilu gigi gua liat lo er."ucap nana ngeri


"Kenyang sendiri lihat kak Verlee makan."celetuk brain


"Pelan-pelan sayang makanya."ucap Axel mengingatkan


"Enak banget sumpah sambal buatan brain.Kalian harus mencicipinya."ucap verlee


"Tidak,,,terimakasih."ucap mereka ber tiga serempak."


__________


Setelah selesai melewati drama ngidam verlee.Axel,brain,verlee dan juga nana pulang ke rumah.Sebelumnya mereka mengantar nana pulang ke rumahnya dulu.Baru mereka pulang ke kediaman dirgantara.


Sepanjang perjalanan Axel melirik istrinya yang tertidur di kursi belakang.Setelah kenyang memankan rujak mangga perutnya terasa kenyang.

__ADS_1


"Ma'afin kak verlee yang membuatmu susah ya dek."ucap Axel pada brain


"Tidak apa-apa kak,,,sama-sama."jawab brain


Sesampainya di kediaman dirgantara Axel menggendong istrinya menuju kamarnya.Sedangkan brain keluar dari mobil terlebih dulu untuk segera menghampiri putrinya.Baru ingin membuka kamarnya,terdengar suara tawa seorang wanita dari dalam kamar brain.Brain membuka sedikit pintu kamarnya untuk memastikan siapa orang yang ada di dalam kamarnya.


"***Baby cessa cantik,,,,pintar banget sih minum susunya sampai habis.Bunda bantu sendawakan dulu ya,,,duh pintarnya langsung bisa bersendawa.


Iiich gemesnya pipinya cubby banget pengen cium deh.Cium dikit boleh ya...mmmmuach,,,,lagi-lagi di sini mmmmmuach duh wanginga.Cantiknya bunda sudah mandi,,,di mandi'in siapa tadi hah?di mandi'in bunda ya***.


Brain sempat tersenyum sebentar melihat interaksi Tasya dengan putrinya.Namun tiba-tiba kekesalanya kepada tasya kembali lagi.


Brain masuk ke kamar membuat tasya kaget.Tasyapun langsung berdiri sambil menggendong baby cessa.


"Kesini'in anak gua...ngapain loh kesini?"ucap brain dengan wajah yang tidak bersahabat


"Maaf brain aku sudah lancang masuk ke kamarmu.Aku baru saja bantu baby cessa mandi dan baru saja ngasih dia susu."


"Lo gak usah ngurusin anak gua lagi,,,lo urusin saja diri lo sendiri."


"Ini sudah menjadi tugas aku brain,,,terserah lo suku ataupun gak."timpal tasya


"Siapa yang ngizinin lo nyuruh anak gua manggil lo dengan sebutan bunda?lo inget lo bukan siapa-siapa dia."


"Tapi almarhum mona mengamanatkan dia padaku."sahut tasya tak mau kalah


"Gak segampang itu brain,,,apa lagi itu amanah dari orang yang sudah meninggal."


"Bilang aja lo seneng kan mau di nikahkan ama gua?"


"Menikah ataupun tidak,,,aku tetap akan menja baby cessa."


"Serah lo,,,lo boleh pulang,,,gua mau tidur."ucap brain menyuruh tasya keluar dari kamarnya dan segera menutup pintu kamarnya.


Tidak mau banyak berdebat,,,tugasnya juga sudah ia kerjaka.Diapun mencari orang tua brain dan berpamitan untuk pulang.


"Tante,,,tasya pamit pulang dulu,,,baby cessa sudah bersama ayahnya di kamar."


"Gak nunggu makan malam sekalian nak?"


"Gak usah tante terimakasih...lagian tasya harus pulang cepat mau belajar dan ngerjakan pr."


"Ow ya sudah hati-hati ya nak,,,terimakasih sudah jagain baby cessa."


"Sama-sama tante,,,permisi."ucap tasya sopan dan segera melangkahkan kakinya dari kediaman dirgantara.

__ADS_1


Sedangkan brain di dalam kamarnya mengingat waktu di sekolah tadi.


Flashback on


***Brain and the gang celingkungan mencari sosok Tasya.Benci tapi penasaran dengan sosok gadis yang beberapa hari mengusik hidupnya.Brain dan kedua temanya Beny dan Boy berpencar mencari sosok gadis yang membuat brain penasaran.Sebelumnya Brain sudah menunjukan foto gadis yang ia cari.Nihil,,,seluruh tempat di sekolahnya sudah mereka datangi namun tak ada gadis yang seperti di foto.


Brain saja yang tidak tahu,,,gadis yang ia cari adalah gadis yang menyamar jadi gadis culun di sekolahnya.Tentu saja trio B gak akan bisa menemukan gadis cantik seperti yang ada di foto.


"Gua curiga lo pasti ngimpi semalem terus nyolong foto orang di facebook atau di mana lo ngambil foto cwe secantik ini dan lo ngerjain kita untuk muterin seluruh tempat di sekolah ini hanya untuk nyari cwe yang gak sekolah di sini,,,lo gila Bro."ucap Beny


"Ya nih,,,capek gua muterin sekolah,,,!jangan-jangan lo ngerjain kita ya."sahut Boy dengan nafas ngos-ngosan


"Ngaco lo pada,,,!dia emang sekolah di sini,orang gua tadi liat dia pakai seragam kayak kita.Eh,,,tungu,,,tunggu,,,kok gua lupa gak lihat dia di kelas mana ya tadi di seragamnya."timpal brain menggaruk kepalanya


"Udah-udah ,,,paling dia sudah kembali ke kayangan.Capek gua,,,yuk ke kantik Ben,,,biarin noh si brain nungguin bidadari kesasar di bumi lagi."


"Yuk,,,!gua juga haus nih,,,capek nurutin cwo gak jelas kayak brain."timpal Boy


"Eh,,,mau kemana kalian?awas kalian ya."teriak brain yang tak di hiraukan teman-temanya.


"Aneh banget sih,,,jelas-jelas dia tadi pakai seragam sekolah ini,,,tapi kok gak ada.Jangan-jangan ngerjain gua tuh cwe resek."gumam brain


Gak mau capek-capek akhirnya dia mengandalkan kakaknya lagi.Tentu saja kakaknya dengan mudah akan mengetahui tasya.Siapa yang bisa nandingi kejeniusan kakaknya brain.


"Punya kakak yang jenius harus di syukuri memang.Gak akan ku biarkan tasya dengan bebas bersembunyi di sekitarku."gumam brain mengambil benda pipih di sakunya dan mengirim pesan whatsapp pada Axel.


***Brain:Kak,,,bantuin aku dong!


Axel:Apa?


Brain:Cari tahu tasya ada di kelas mana?


Axel:Ada permintaan yang lebih penting gak?kakak mau rapat.


Brain:please,,,!


Axel:Cari aja buku absen siswa di setiap kelas,beres***.


"Eh kok kakak gua pinter banget ya,,,gak rugi memang di juluki Jenius Man.Kenapa gua gak kepikiran dari tadi ya."


Sedangkan cwe yang brain cari sedang duduk di perpustaka'an membaca buku.Gadis yang menyamar jadi cwe culun di sekolahnya.Rambut kuncir dua dan berkacamata bulat.Tentu saja brain tidak mengenali tasya.Karena penampilanya beda dengan tasya yang sangat cantik.


Sesuai rencana,brain menyuruh temanya yang bernama Beny yang merupakan anggota osis untuk berpura-pura meminta absen setiap kelas.Karena menurutnya cara itu yang paling tepat untuk mengetahui keberada'an tasya.


Benypun menurut saja karena di iming-iming makan gratis selama satu bulan di kantin sekolah + cafe brain.Tak butuh waktu lama Beny sudah mengumpulkan absen setiap kelas***.

__ADS_1


"Ternyata kamu anak kelas dua A."gumam brain setelah membuka semua buku absen dari Beny.


__ADS_2