Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
semakin posesif


__ADS_3

Verlee terpaksa harus menuruti perinta suaminya.Saat dia sudah janjian mau ke rumah nana,tiba-tiba Axel menyurunya ke kantor.Ia tidak bisa menolak karena sepulang kuliah,sopir yang menjemputnya sudah standby di depan gerbang kampusnya.


"Na,,,aku duluan ya,kapan-kapan saja aku main ke rumahmu.Maklum pak bos nyuruh nyamperin ke kantornya."


"Ya,,,gak masalah kali,Er,,,!utamakan suamimu.Soal main ke rumahku bisa kapan saja."


"Maaf banget ya,,,!gak tau kenapa kak Axel makin hari makin posesif."


"Ya,,,lo aja yang baru nyadar,,,bukankah dari dulu dia posesif.Cuman bedanya dulu setatus kalian kakak dan adik.Dan sekarang setatus kalian suami istri."


"Iya sih,,,mau kemana-mana pasti dia tahu.Kita ngobrol kayak gini aja pasti dia juga dengar.Nasip punya laki jeniusnya minta ampun."


"Ha,,,ha,,,ha,,,!udah sana kasian tuh pak sopirnya nungguin lo sampai kringatan."


"Ya udah,,,aku duluan ya,,bye-bye."ucap Verlee sambil memeluk dan mencium sahabatnya.lalu dia menghampiri sopir suruan suaminya.


"Nyonya sudah pulang,,,silahkan masuk tuan Axel sudah menunggu anda di kantor."


"Jangan panggil nyonya dong pak,,,saya belum tua e hehehe."


"Kalau begitu Non Verlee bagaimana?"


"Ya,,,itu lebih baik,pak."


Sopir itupun melajukan mobilnya setelah memastikan istri bosnya sudah duduk dengan nyaman di kursi belakang.Tak membutuhkan waktu lama,cukup lima belas menit mereka sudah sampai di kantor Dirgantara.


Verlee memandang gedung tinggi di depanya.Sudah lama ia tidak pernah datang lagi ke kantor suaminya.Tidak ada yang berubah dari gedung ini.


Ia turun dari mobil di bantu pak sopir membukakanya pintu.Ia melangkahkan kakinya,pintu kaca besar sudah menyambutnya secara otomatis.


Petugas keamanan yang masih mengenalinyapun menyapanya dengan ramah.


"Selamat pagi nyonya."


"Selamat pagi pak,,,!panggil nona saja pak."protes verlee dan di angguki oleh security."


Bahkan karyawan yang berlalu lalang menyapa istri ceo mereka.Verlee membalas sapa'an mereka memberi kesan positive pada setiap orang yang melihatnya.Pakaianya hari ini hanyalah pakaian sederhana seperti outfit casual.Namun tidak mengurangi kecantikan pada wajahnya.Pantas saja ia menjadi istri bos mereka.Selain baik,ramah,istri bos mereka sangatlah cantik.


Verlee menaiki lift khusus petinggi perusaha'an.Saat pintu lift terbuka menampakan sekertaris Axel yang tersenyum ramah kepada istri bosnya.Verlee juga tersenyum ramah dan sekedar basa basi menanyakan apakah Axel ada di ruanganya.


Verlee membuka handle pintu dengan pelan tanpa mengetok pintu.Di lihatnya ruangan kerja suaminya sangat sepi.Dalam hati ia bertanya-tanya di mana suaminya.Tiba-tiba ada tangan kekar melingkarkan tanganya di pinggang verlee.Verlee terkejut dan langsung membalikan tubuhnya.Ternyata orang itu adalah suaminya yang tersenyum sangat manis menatap wajahnya.


"Astaga kak,,,kau mengagetkanku."


"Maaf,,,,soalnya aku sangat rindu,,,!kamu lama banget kuliahnya."

__ADS_1


"Ya ampun baru juga tadi pagi ketemu,kak."


"Ya tetap saja kangen,apa lagi aroma ini yang bikin kangen untuk memelukmu."ucap Axel mencium ceruk leher verlee."


"Kakak,geli..."


"Biarin geli,,,aku suka."


"Ya tapi aku kegelian kak."


"Panggil sayang dulu,,,baru aku berhenti."


"Sayang."


"Ya,,,kenapa sayang?"


"Geli sayang."


"Di mana yang geli?di sini atau di sini."ucap Axel sambil mencium leher verlee lalu telinga verlee."


"Ach,,,kak."rengek verlee kelepasan mendesah.


"Sayang,,,kenapa kau mendesah."bisik Axel


"Habisnya kamu sangat menggoda,sayang."


"iiiiih,,,mulai dek kerasukan setan cabul lagi."


"Hahahahah,,,kau mengataiku kerasukan setan cabul."


"hehehe,,,habisnya mesum terus sih."


"Emangnya kapa aku mesum?atau jangan jangan fikiranmu sendiri yang mesum atau pengen di mesumin,sayang."ucap Axel terus menggoda istrinya.


"Astaga,,,astaga,,,astaga kenapa dia jadi seperti ini."rengeknya lalu melangkah duduk di sofa ruangan Axel.


"Kak,apa kau punya stock ice cream kesuka'anku di dalam kulkas ini."verlee menunjuk kulkas kecil di samping sofa."


"Ada,,,biar ku ambilkan."Axel mengambilkan ice cream vanila kesuka'an Verlee.Ia membantunya membuka bungkus ice cream lalu memberikanya kepada Verlee.


"Hemmmmmm enak banget,,,!kakak mau?"verlee menyodorkan ice creamnya menyuruh Axel mencicipinya.Axelpun menurut mencicipi ice cream milik verlee.


"Manis,,,tapi ada yang kurang."


"Kurang apa kak?"

__ADS_1


"Kurang ini."timpal Axel lalu mencium bibir istrinya yang belepokan karena ice cream"


"Sangat manis,,,ini lebih manis."Dan sekali lagi Axel mencium bibir verlee.Tak hanya mencium bahkan Axel ******* membersihkan sisa ice cream di bibir verlee dengan bibirnya.


Lagi-lagi verlee di buatnya blushing,bahkan mereka sudah sering berciuman namun tetap saja membuat pipi verlee blushing.


"Sayang,,,aku akan menghukumu karena kamu ternyata satu kelas dengan rama."


"Aku kan tidak tahu jika dia minta di pindahkan satu kelas denganku,kak."


"Tapi kau sempat ngobrol denganya."timpal Axel pura-pura merajuk."


"Kakak,,,jangan marah,,!kan aku cintanya cuma sama kamu kak."


"Tetap saja kesal."


"Bagaimana suapaya kakak mema'afkanku?"


"Pikir saja sendiri bagaimana cara merayu suami."timpal Axel melirik ekspresi istrinya kemudian fokus lagi memandang ke depan.


Verlee yang keseringan menonton drama romansa koreapun mempraktekan adegan yang biasanya di peragakan di drama.Verlee menarik dasi suaminya membuat si empunya kaget.Verlee merapa dada Axel yang masih tertutup kemeja putih.Ia mendekatkan bibirnya pada bibir suaminya.Ia ******* bibir suaminya atas dan bawah.Axel merasa senang merasakan cara istrinya menggodanya.


"Sayang,,,kau membangunkan ular piton."


Verlee yang mendengarnyapun hanya terkikik geli.Sedangkan Axel yang merasa di kerjai istrinyapun mencoba membalas.


"Sayang,,,ular pitonya sangat ganas loh,,,memangnya kau tidak takut?Kau sudah membuatnya terbangun dadi tidurnya.


Seketika Axel tertawa dalam hati melihat perubahan wajah istrinya.Verlee mundur namun di cegah oleh Axel.Lalu Axel menarik pinggangnya semakin mendekatkan wajah mereka berdua.


"Sayang,,,kau harus tanggung jawab,ular pitonya mau tidur lagi kalau kamu yang nidurin."ucap Axel tertawa dalam hati melihat isrinya makin tegang.


"Sayang,,,!kenapa diam?kau belum selesai dari hukumanmu.Bahkan aku akan menambah hukumanmu karena membangunkan ular pitonku."


"Tapi kak,,,ini kan kantor."ucap Verlee kemudian Axel mengambil remote untuk menutup kordenya secara keseluruhan dan mengunci pintu ruangan menggunakan remote khusus.


Axel menatap Verlee semakin memajukan wajahnya dan verleepun semakin memundurkan tubuhnya hingga membentur dinding .


Axel masih menatap wajah cantik istrinya bahkan semakin cantik.Axel mulai mencium bibir verlee,mensecapnya bahkan ********** hingga Verlee terlena.


Tanpa sadar saat ini mereka berdua sudah berada di atas ranjang yang tak sebesar ranjang di apartemenya.Axel membisikan sesuatu di telinga verlee.


"Sayang,,,aku ingin menanam benih calon anak-anak jenius."


"Lakukanlah,sayang."ucap Verlee yang sudah terbuai oleh suaminya.

__ADS_1


__ADS_2