Benih Sang Jenius Man

Benih Sang Jenius Man
Launcing baby jenius


__ADS_3

Memasuki usia sembilan bulan kehamilan Verlee.Axel memutuskan menghandle perusaha'anya dari rumah sambil bersiaga jika sewaktu-waktu isyrinya mau melahirkan.Menurut perkiraan dari dokter,,,verlee akan melahirkan satu minggu lagi.Oleh karena itu Axel siaga 24 jam untuk menjaga istrinya.


"Bangun sayang,,,ayo kita jalan-jalan pagi agar persalinanmu lancar."


"Gak ach kak,,,aku males banget hari ini."


"Tidak sayang,,,kau harus tetap berolah raga."


Dengan berat hati verlee bangun dan menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok giginya.


"Aku tunggu di bawah ya?panggil kakak jika kamu sudah siap."


"Oke."sahut verlee


Sesampainya di tangga,verlee yang sebelumnya tidak kenapa-kenapa tiba-tiba berteriak sambil memegangi tangga denga posisi terduduk dan mengeluh sakit pada perutnya.


Callista yang melihat menantunya kesakitanpun berteriak memanggil Axel.


"Axel,,,,,kemarilah verlee sepertinya mau melahirkan."


"Axeeeeeel."panggilnya ke dua kalinya dengan suara lebih keras.


''Ada apa mom?"tanya Axel yang mendadak panik melihat istrinya merintih kesakitan.


"Sayang kau kenapa?mana yang sakit katakan pada kakak."ucap Axel segera melihat pergerakan tangan verlee menunjuk perutnya.


"Cepat Axel,,,bawa verlee ke rumah sakit,,,sepertinya erlee mau melahirkan."ucap callista gugup


"Kak,,,sakit banget."


"Bertahanlah sayang."ucap Axel sembari membopong istrinya menuju mobil.


Melihat anaknya yang kesusahan menggendong tubuh besar istrinya membuat jonatan mengbil alih kemudi dan menuju rumah sakit.


"Aduh sakit banget kakak."rintih verlee kesakitan


"Tarik nafas lalu keluarkan dan tarik nafas kembali dan keluarkan"ucap Axel mencoba mengalihkan istrinya dari rasa sakit.


Mereka sudah sampai di rumah sakit sekitar sepuluh menit.Axel segera menggendong istrinya menuju ruang persalinan.


Bisma ayah verlee yang di hubungi jonatan pun segera menuju rumah sakit.


Axel memandang wajah istrinya yg tak henti-hentinya merengek kesakitan.Di kecupnya Bibir dan dahinya.


Tarik nafas pelan kemudian buang pelan-belan,sayang."


Dokter datang dan segera membantu verlee bersalin.


"Kak jangan tinggalin aku,aku takut."rengek verlee mencegah Axel


"Iya sayang,,,kakak di sini menemanimu,,,kau harus kuat demi anak kita yang sebentar lagi lahir ya."


Verlee mengangguk tersenyum di tengah rasa sakitnya.

__ADS_1


"Nyonya Verlee,,,siap ya?"tanya dokter


"Ya dok,,,saya siap."


"Sudah pembuka'an penuh ini,,,pasti akan cepat."ucap dokter


Axel menggenggam erat jemari tangan istrinha selama persalinan berlangsung.Axel terharu melihat perjuangan istrinya melahirkan keturunanya.Hingga Terdengan suara tangis bayi membuat Callista,jonatan dan juga bisma terharus dan bahagia.


"Akhirnya kita jadi kakek,Bisma."


"Ya,,,akhirnya setelah sekian lama menunggu sebentar lagi akan meneriaki kita dengan sebutan kakek."


"Hei kalian,,,jangan lupa aku juga neneknya."ucap Callista sewot karena tidak di pedulikan.Bisma dan Jonatan tertawa melihat sikap callista.


"Selamat ya pak Axel,,,bayinga sangat tampan.Mirip sekali dengan Ayah bundanya."ucap dokter membuat Verlee dan Axel menangis terharu memandang bayi yang sangat mungil berjenis kelamin laki-laki.


"Sayang jagoan kita telah lahir "Cup",,,terimakasih istriku,telah melengkapi hidupku.Terimakasih telah melahirkan putra kita ke dunia."ucap Axel di angguki oleh verlee dengan senyuman.


Karena kelelahan Verleepun tertidur setelah memberi asi pertama pada putranya.Kemudian Axel menaruh putranya kembali ke box bayi.


"Duh cucu kita ganteng banget dad."ucap Callista berbisik karena takut mengganggu istirahat verlee.


"Ya,,,perpaduan yang sempurna antara Axel dan Verlee."sahut jonatan tersenyum memndang bayi mungil di dalam box bayi.


Satu jam setelah istirahat Verlee membuka kembali matanya.Di lihatnya di ruangan sudah banyak orang yang berkumpul.


"selamat kakak ipar,akhirnya ponakanku launcing."ucap brain menggendong bayi mungil berjenis kelamin laki-laki.


"Duh gantengnya ponakan uncle brain mirip banget ya gantengnya kayak aku.Ya jelas dong orang ngidamnya sama uncle terus sih"ucap brain meledek kakaknya yang hanya di lirik oleh Axel.


"Selamat ya sayang,,,akhirnya kamu sudah jadi bunda."ucap Callista mencium pipi menantunya.


"Siapa namanya kak?"tanya brain pada Axel


"Namanya "Anxel Verlio dirgantara"


"Apa artinya?"tanya brain lagi


"Anxel Verlio adalah anaknya Axel dan verlee dan di tambah nama keluarga kita di belakangnya."


"Nama yang bagus,sangat cocok dengan cucu grandpa ini."Sahut jonatan menoel pipi gembul cucunya.


"Kau adil sayang,,,putra kita menuruni perpaduan wajah kita."ucap Axel tersenyum


"Bukan aku yang memadukan wajahnya sayang.Berterimakasihlah pada tuhan yang menciptakan segalanya."ucap verlee di cium Axel pas keningnya.


"Jangan banyak bergerak sayang,,,itumu di jahit nanti sakit jika kau banyak gerak.''ucap Axel mengingatkan.


"Selamat sore semua,selamat sore om,,,tante,kak."ucap Tasya yang baru saja tiba membawa sebuah parsel untuk verlee.


''Kak Erlee,selamat atas kelahiran baby pertamanya ya."


"Makasih ya dek,cepetan nyusul."ucap Verlee menggoda tasya.

__ADS_1


"Masih lama kak,,,Tasya masih pengen melanjutkan sekolah dulu."


"Tuh brain sudah siap."Goda Axel melirik adiknya.


"Apa'an sih kalian berdua,,,mentang-mentang udah nikah ngledekin para jomblo.


"Makanya kalian cepat nikah"ucap callista yang tak mau kalah.


"Brain,,,Tasya,,,lihat kami."ucap Axel mencium kening istrinya,pipi kanan dan kiri,dagu kemudian bibirnya.Sengaja ia ingin menggoda adiknya biar pengen.


"Tolong kalau mau mesum ingat tempat,banyak anak di bawah umur di sini."ucap brain memandang kakaknya penuh kesal.


"Hahahahahaha,,,"semua orang di ruangan rawat verlee menertawai ucapan brain.Sedangkan Tasya sudah malu sendiri.


"Anak di bawah umur yang suxes mencetak anak ya?"ledek Axel lagi dan lagi


"Iya,,,kalau mau saingan bikin anak ayo.Aku bisa bikin kesebelasan kalau perlu."sahut brain kesal


Jonatan dan callista menggelengkan kepala melihat dua putranya yang saling meledek.Apa lagi putra bungsunya omonganya suka ceplas ceplos.


"Semoga aja anak kita gak kayak unclenya ya sayang."Ucap Axel pada istrinya


"Pasti kayak aku,,,orang waktu di dalam ono ngidamnya mepetin aku terus tuh."sahut brain tak mau kalah


"Amit-amit kalau gantengnya sih gak masalah asal bukan sama kelakuanya."sahut Axel juga gak mau kalah


"Sudah-sudah kalian ini para bapak-bapak muda gak ada yang mau ngalah.Ingat tuh bayi-bayi kalian apa kalian tidak malu."ucap verlee yang pusing dengerin merek berdua.Seketika dua laki-laki kakak beradik itupun diam.


Axel menatap lekat wajah istrinya di rasa semua orang sudah pergi semua.Axel tersenyum mengingat waktu ia dan verlee masih kecil.Tumbuh bersama,menikah,melalui lika liku rumah tangga yang pernah rumit.Hingga mereka bahagia bersama melawan ego masing-masing.Kini kebahagiaan mereka telah lengkap dengan lahirnya bayi pertama mereka.


Verlee menjadi bunda yang paling bahagia di dunia setelah kelahiran Anxel putranya.


"Sayang putra kita sangat tampan dan menggemaskan.Bagaimana kalau kita buat yang cantik juga?"


Verlee mencubit perut suaminya yang mesum tidak tahu situasi dan kondisi.


"Kau ini,,,baru beberapa menit yang lalau aku melahirkan Anxel.Kau sudah menginginkan aku hamil lagi.Rasa sakitnya saja belum terlupakan,,dasar laki-laki."


"Ya gak sekarang juga buatnya sayang.Nanti tunggu kamu pulih,,,kita akan mencetak kesebelasan anak-anak jenius."


"Kau kira aku sapi beranak sebayak itu."


"Hahaha."Axel tertawa dengan ucapan istrinya


"Oweeeeeek....oweeeek."suara tangisan bayi seketika membuat mereka kelabakan.Axel dengan telaten dan penuh sayang menggendong putranya agar berhenti menangis.


Verlee tersenyum haru melihat suaminya yang siaga.


"Terimakasih Tuhan atas takdirmu yang begitu indah.Mempertemukan jodohku sejak kecil yang ku sebut adiku.Merubah diriku menjadi suaminya dan kini menjadi seorang ayah bagi anak jenius kami.


"I love you,my wife."


"I love you more,my husband."

__ADS_1


Sakuel novel ini ada di novel baruku ya kak.Baca juga "secret married with my ex boyfriend" mengisahkan tentang brain dirgantara dan anastasya.



__ADS_2