
Setelah selesai ritual mandi bersama,,,Axel mengeringkan tubuh istrinya dan melilitkan handuk pada tubuhnya dan tubuh verlee.
Axel menggendong istrinya dengan pelan dan hati-hati.Seolah verlee adalah benda yang sangat mahal dan berharga.Axel mendudukkan istrinya di atas kursi meja rias.Kemudian ia menyalakan hairdryer untuk membantu mengeringkan rambut panjang verlee yang basah.Dengan telaten Axel mengeringkan sambil mengusapnya pelan dengan handuk kecil.Setelah di pastikan rambut istrinya kering.Axel berjalan ke walkincloset dan mengambil dress untuk verlee pakai.
Dengan telaten Axel membantu istrinya memakai pakaianya.Hal itu membuat verlee semakin senang dan berbunga-bunga.Dirinya di perlakukan layaknya seorang tuan putri yang sangat berharga baginya.
"Selebihnya kau sendiri yang merias wajahmu sayang.Karena suamimu tidak ahli dalam merias."ucap Axel berbisik di telinga verlee
Melihat suaminya berjalan menuju walk in closet untuk berganti baju.Verleepun merias wajahnya dengan sapuan bedak tipis dan lipstin nude kesuka'anya.Axel keluar dari walk in closet tentunya dengan kemeja baru dan celana yang baru.Karena kemeja dan celananya yang di pakai tadi sudah kusut dan berserakan di lantai.
Axel memunguti pakaianya dan pakaian verlee yang berhamburan di lantai.Ia memasukanya ke dalam keranjang pakaian kotor.
Mereka saling melirik satu sama lainya.Verlee yang memandang wajah tampan suaminya yang terlihat lebih segar.Sedangkan Axel juga memandang wajah istrinya yang terlihat cantik natural.
Mereka berduapun siap berangkat pada tujuan awal yaitu kuliah dan bekerja.Axel menggenggam jemari istrinya keluar dari kamar.Mereka menghampiri Callista dan Jonatan yang sedang membaca koran di sampin rumah.Setelah berpamitan mereka segera memasumin supercarnya dan menyalakanya.
Di sepanjang perjalanan Axel bersenandung merdu lagu cinta.Membuat Verlee yang bahagiapun ikut bersenandung juga.
***Malam ini hujan turun
Bintang-bintang pun tlah bersembunyi
Entah ke mana, entah di mana
Seperti diriku yang telah bersembunyi dalam secarik kertas
Dibalut goresan tinta hitam
Tahukah kau rasa ini
Telah kusimpan sejak lama
Saat berjalan di lorong kolam
Saling bercerita kisah masa lalu
Berjabat tangan dan membuat kisah baru
Untuk kita berdua
Senyummu itu adalah kekuatan
Mendapatkanmu adalah perjuangan
Memilikimu adalah keberhasilan
Aku dan kamu adalah masa depan***
__ADS_1
Mereka terus bersenandung sampai verlee tidak sadar jika mobil yang mereka kendarai sudah berhenti di depan gerbang kampusnya.
Axel mengecup dalam kening istrinya dan di sambut verlee dengan mencium dengan lembut tangan suaminya.
Mereka saling pandang dan tersenyum berbagi kebahagiaan.
"Belajar yang fokus,sayang,,,"ucap Axel mengelus lembut rambut istrinya yang tergerai indah
"Kau juga bekerja yang fokus ya sayang,,"sahut Verlee di angguki Axel.Axelpun tersenyum dan mencium perut buncit verlee
"Bye,,,bye bundanya anak-anaku."ucap Axel bersemangat
"Bye-bye juga ayahnya anak-anak,,,hati-hati di jalan."timpal verlee tak kalah semangat lalu keluar dari mobil dan melangkah pelan masuk ke dalam kampusnya.
Setelah memastikan istrinya sudah masuk ke dalam kelas.Axelpun menjalankan mobilnya menujuku ke kantor.
Rama yang menyaksikan adegan suami istri di dalam mobil itupun menggepalkan tanganya.
Sampai saat ini rama belum juga bisa move on dari verlee.Entah cinta atau hanya obsesi belaka yang membuat rama ingin merebut verlee dari Axel.
Sampai-sampai Angel gadis yang menyukai Rama sejak di bangku SMApun rela pindah kuliah demi melihat rama.Angel memandang rama yang matanya tetap saja memperhatikan verlee.Ingin berbuat sesuatupun Anggel tak mampu.Karena ketakutanya pada Axel begitu besar.Alhasil ia hanya bisa mandang lelaki yang ia cintai dengan tatapan terluka.
Di lihatnya Verlee yang duduk sendiri karena nana belum juga datang.Membuat Rama seolah sedang di beri kesempatan emas.Pria itu dengan semangat melangkah dan duduk di samping verlee.Tindakan rama yang tiba-tiba membuat verlee seketika kaget.
Verlee yang mtidak nyaman karena tatapan Ramapun berdiri hendak meninggalkan kelas.Rama segera mencekal pergelangan tangan verlee.Verlee memberontak mencoba melepaskan genggamanya pada tangan verlee.Namun percuma karena kekuatan tak sebanding dengan pria itu.
"Duduklah kembali,,,!aku hanya ingin memandangmu dari dekat."
"Gak Ram,,,aku mau ke kamar mandi."bohong verlee agar terlepas dari Rama.
"Kalau begitu biakan ku antar."ucap rama menatap lekat wajah verlee.
"Apa kau sudah gila ingin mengantar ke toilet wanita?
""Ya,,,aku memang sudah gila karenamu verlee."timpal rama dengan wajah memuja wajah verlee yang sangat cantik.
"Lepaskan Ram."
"Cium aku maka akan ku lepas."ucap Rama membuat verlee melototkan matanya.
"Kau benar-benar gila Ram,,,!aku adalah istri orang dan saat ini aku sedang mengandung anak suamiku.
"Aku tidak peduli,,,bahkan aku rela jika kau memintaku menjadi ayah dari bayimu."ucap rama menyeringaj
"Sinting,,,"ucap verlee masih saja memberontak ingin lepas dari rama.
Nana datang kemudian segera mendorong rama hingga genggaman tangan Rama terlepas.
__ADS_1
"Kau."ucap Rama dengan tatapan marah pada nana.Nana tidak peduli karena yang terpenting ia bisa membawa kabur verlee dari rama.
"Awas saja kau ganggu sahabatku,Ram."timpal Nana mengajak verlee keluar dari kelas.
Sedangkan Rama sudah menggepalkan tanganya dengan tatapan membunuh ke arah nana.
"Ini sangat bahaya Er,,,!baru sekali saja aku telat,kau sudah di ganggu oleh rama."
"Sudah tidak apa-apa,,,!yang penting aku saat ini baik-baik saja,,,.'sahut verlee tersenyum
"Syukurlah jika kau baik-baik saja.Kau tahu jika aku
Sampai telat sedikit saja maka ia akan bertidak buruk kepadamu."
"Ya kau benar na,,,terimakasih karena kau melindungiku.
"Itu sudah tugas teman melindungi temanya,Er."
"Katakan kenapa kau bisa telat"tanya verlee
"Sorry tadi aku bangun tidur kesiangan,,,lo gk apa-apa kan er?""jawab nana
"Gak papa untung ada lo na."
"Emang brengsek si rama,,,gak ada takut-yatutnyan sama sekali.
"Entahlah ,,,aku juga gak nyaman dia kayak gitu sama aku."
"Lo tahu kabar terbaru?"ucap nana membuat verlee penasaran
"Gak tau,,,emang ada apa?"
"Si mak lampir pindah kuliah di sini."
"Maksud lo si angel?"
"Ya,,,siapa lagi kalau bukan dia."
"Astaga,. Bisa gak sih aku tenang saat menimba ilmu."ucap verlee lesu
"lo sih punya wajah terlalu sempurna,,,,sehingga membuat rama tergila-gila sama lo heheheh."
"Terus gua harus pakai topeng gitu kalau mau ke kampus."ucap verlee memutar bola matanya jengah
"Ya gak papa sih kalau lo nyaman pakai topeng hahaha."
"Iiiiich tuh kan nyebelin kamu na."
__ADS_1
,