
Mobil yang di kendarai Axel baru saja terparkir di area cafe "B & M cafe".B & M adalah singkatan dari Brain dan Mona.Cafe itu di dirikan memang berdasar dari kesungguhan janji brain ke mona.Bahkan tabungan hasil dari keuntungan cafe yang rencananya untuk menikahi monapun tak jadi terpakai.Sudahlah nasi sudah menjadi bubur yang tiada biarlah tenang di alam sana dan yang masih hidup harus melanjutkan roda kehidupan.
Baru juga brain turun dari mobil,para pelanggan tetap yang mayoritas gadis seumuranyapun teriak memanggil brain.Axel dan Verlee yang masih berada di dalam mobilpun sampai menganga.
"incess ternyata ayahmu banya fansnya."ucap verlee mengajak bicara bayi mungil yang sudah bangun.
"Pantesan usaha brain berkembang pesat,,,fansnya saja segitu banyaknya."
"Siapa tahu di antara mereka bakal ada yang jadi bunda baruku uncle Axel."ucap verlee menirukan suara anak-anak.
"Ya,,,semoga brain bisa segera membuka hati pada cwe lain dan segera move on dari mona."
Axel dan verlee baru saja turun dari mobilnya.Sedangkan brain sudah menyapa para pelanggan tetapnya.Meskipun masih sedikit berduka,brain tetap profesional dalam urusan kerja.Bagaimanapu para fansnya adalah sumber dari pendapatanya di kafe.
"Eh ada kak Axel dirgantara mahasiswa terkenal yang mendapat nilai terbaik sedunia."
"Masak sih mana?
"Oh itu sedang menuju kesini bersama istrinya."
"Ngomong-ngomong bayi siapa itu?masak mereka sudah punya anak?"
"Minta foto bareng yuk,,,jarang-jarang ketemu orang terkenal."
Belum juga menghirup nafas panjang,Axel sudah di kerumunin lagi oleh para gadis-gadis SMA.Tadi siang di krumunin Mahasiswi sekarang di krumunin pelajar SMA.Axel melirik verlee yang mendengus kesal.
"Kak minta foto bareng boleh?"
"Boleh ya kak?"sama istrinya di ajak foto juga gak papa kak."
"Anaknya sekalian di ajak juga gak papa kak."
"Iya kak,,,yang penting kita boleh foto bareng denga kak Axel."
"Mau ya kak?"
"Yuk kak,,,satu kali saja tidak apa kak."
Pusing dengan permintaan remaja SMA yang semuanya ingin berfoto dengan Axel.Akhirnya mau tak mau Axel mengiyakan dengan syarat ia mengajak istrinya juga.Verlee tidak terlalu marah seperti tadi karena pelajar SMA ini lebih baik daripada teman-temanya sesama mahasiswi tadi.
Setelah menuruti keinginan mereka Axel dan verlee memasuki ruangan khusus yang di siapkan brain agak privat.Sebelumnya para remaja SMA yang berfoto denganya tadi mengucapkan terimakasih.Setidaknya Axel dan verlee meninggalkan kesan baik di mata mereka.
Untung saja mereka tidak mempertanyakan soal bayi yang di gendong verlee.Pasti verlee dan Axel tidak akan bisa menjawabnya.
__ADS_1
"Hei kakak ipar,,,!jadi kau ingin makan menu apa?"ucap brain sambil memberikan buku menu.
"Aku mau semua yang berbau keju,,,entah kenapa membayangkanya saja sangat mengliurkan."jawab verlee semangat
"Baiklah,,,tunggulah,,,mungkin agak lama."ucap brain di angguki verlee
"Kak,,,kau mau makan apa?"tanya brain pada Axel
"Samakan saja."
"Minum apa?"
"Americano saja."
"Kopi pahit akan terasa manis jika aku yang membuatnya."ucap brain tersenyum melangkahkan kakinya menuju kitchen."
Butuh waktu dua puluh menit untuk menyajikan semua pesanan kakak kakaknya.Kini telah tersaji beberapa menu berbahan keju yang sangat mengliurkan.Verlee tanpa aba-aba sudah menyantap salah satu di antara menu-menu yang terhidang.
Seperti orang yang tidak makan seharian begitulah cara makan verlee saat ini.Axel dan brain sampai geleng-geleng kepala.
"Begini ya kak rasanya lihat istri ngidam,,,!andai dulu mona mau jujur tentang kehamilanya.Aku pasti dengan senang hati menuruti semua keinginanya."
"Brain,,,.maaf jika ngidamku mengingatkanmu pada mona."ucap verlee merasa bersalah
"Trimakasih brain."sahut Verlee tersenyum dan Axelpun ikut tersenyum
"incessnya ayah,,,kita ke depan yuk lihat kakak-kakak.Papa Axel dan Mama Erlee sedang makan.Nanti kalau sudah selesai incess boleh ikut mama erlee lagi."ucap brain meninggalkan mereka berdua dan melangkahkan kakinya ke ruangan kafe untuk umum.
Lagi-lagi para fansnya teriak histeris melihat brain keluar.Namun ada yang bertanya-tanya tentang bayi yang di gendong brain.Pasalnya bayi itu sangat mirif dengan brain.Ada yang mengira bayi itu anak kakaknya.Ada juga yang mengira bayi itu adiknya.Sangat tidak mungkin jika bayi itu anak brain.Karena brain masih pelajar SMA.
"Duh cantik dan gemesin dedek bayinya,,,namanya siapa kak?"
"Namanya Princessa Moana kakak."ucap brain menirukan gaya bicara anak kecil
"Aduh kak brain daddy able banget sih,mau dong kak jadi istri masa depan hehehe."
"Kak brain benar-benar pria idaman,sudah ganteng ternyata penyayang anak-anak,,,jadi makin ngefans aja kita."
"Iya nih,,,imutnya bertambah kalau pas gendong baby."
"Kak boleh ya gendong dedek bayinya bentar,,,gemesin banget soalnya."
"Boleh asal hati-hati,,,dia bayi beneran bukan boneka."celetuk brain waspada
__ADS_1
"Iya kak,,,tenang saja aku udah sering gendong adik aku di rumah juga sama masih bayi juga."
"Duh gemesin banget sih,,,kok mukanya mirif kak brain ya?"
"Ya kan anaknya kakaknya,,,wajar saja ada mirifnya sama kak brain."
"Eh,,,itu adiknya kak brain tau."
"Kak baby ini adik kakak kan?"
"Anaknya kak Axel kan,kak?"
"Anaku."jawab brain yang hanya di tanggapi bercanda oleh grombolan fansnya.Sedangkan brain menjawab apa adanya.
Karena terlalu berisik sampai-sampai membuat baby incess menangis.Brain langsung mengambil alih kembali ke dalam gendonganya.
"Cup,,,cup,,cup incessnya ayah jangan nangis ya.Kenapa takut dengan kakak-kakak ini ya?mereka berisik ya?yuk kita masuk saja ya,,,ambil susunya di bawa mama erlee."kata-kata brain semakin membuat para gadis-gadis SMA itu kebingungan.Pasalnya ia menyebut dirinya ayah.
"Eh kok semakin bingung ya,,,kalian dengar sendiri kan kalau kak brain menyebut dirinya ayah."
"Masak itu anak kak brain sih?kan dia masih SMA."
"Terus siapa juga ibunya?orang dia belum menikah."
"Husss kalian ini,,,bisa saja kan itu anaknya kakaknya terus kak brain kan uncelnya bisa di panggil ayah.
"Oh ,,,ya kamu benar."
Di luar masih meributkan setatus brain.Sedangkan brain masuk kembali ke ruang privat mengabaikan mereka semua.Ketika brain baru saja masuk menemui kembali kakak kakaknya.Brain di buat tercengang karena semua makanan di meja sudah kandas tak tersisa.
"Buset,,,doyan apa kelaparan kak?"
"Sumpah brain,,,semua hidangan ini enak banget.Aku pengen lagi,,,tapi perutku tidak muat."celetuk verlee membuat brain geleng-geleng kepala.
"Awas gendul nanti kamu kak."ucap brain menjaili kakak iparnya.
"Iya juga ya,,,duh gimana dong sayang kalau aku gendut dan gak sexy lagi?"tanya verlee pada Axel
"Bukankah nanti perutmu akan membesar jika usia kandunganmu bertambah.Jadi buat apa takut gemuk sayang?mau kamu gemuk atau kurus aku tetap akan menerima."
"Duh sayang kamu sweet banget sih,,,bikin hati aku meleleh."ucap Verlee membuat brain memutar bola matanya jengah
"Terus aja kalian kayak gitu,,,peluk-pelukan,,,mesra-mesra'an.Sekalian aja main kuda-kuda'an di depanku dan inces.Tega banget sama aku yang ngenes gini."ucap brain asal membuat Axel dan Verlee terkikik geli.
__ADS_1