Berhak Sarjana

Berhak Sarjana
Part 33


__ADS_3

"Farasya Aflah" sapa Farhan, adiknya.


Ara yang sedang menghidangkan makanan pun menoleh ke arah Farhan


"adik durhaka, berani sekali kau memanggilku tanpa ada kata kakak ya, mau ku kutuk kau?"


"eh eh eh, maaf kakak ku sayang, aku hanya kaget melihatmu menyiapkan hidangan, dan lagi kata Oma kau juga yang memasaknya, benarkah kak?" tanya Farhan gelagapan.


"Ya adikku sayang, kenapa? kau tak berkenan untuk memakan nya? silahkan pergi, pintu keluar ada disebelah sana!" jawab Ara ketus.


Farhan mendekati Ara yang sedang kesal dengannya "maafin adikmu ini kakak, aku akan memakannya..." ucapnya dengan lembut


"dan lagi, aku gak mungkin melewatkan nya kakak, apalagi kalau sampai ke asinan, akulah yang paling antusias untuk meledekmu" tambah nya lagi.


"Farhan, kau.....!!!"


Sampai akhirnya terlihat Oma yang sedang memegang sendok di tangan kanan dan kiri nya kemudian melaga sendok tersebut sampai tiga kali.


Sontak membuat Ara dan Farhan terkejut dan diam seketika, mereka seperti menyadari jika Oma nya marah saat itu.


" kalian ini seperti anak-anak saja, apa tenggorokan kalian gatal jika tidak mengganggu satu sama lainnya? iya? masih mau makan gak? kalau iya ayo duduk!" teriak Oma Ara yang gemas melihat cucu-cucunya.


Ara dan Farhan menundukkan kepala nya lalu duduk tepat di sebelah Oma . sedangkan ibu Ara sedang berada di kamarnya.


"mana ibu mu?" tanya Oma


Ara menggelengkan kepala nya, pertanda ia tak tahu. Lalu Ara menaikkan dan menurunkan alis nya kepada Farhan sebagai kode agar Farhan memanggil ibu nya.


Farhan sadar dengan kode kakaknya itu, lalu ia bergegas pergi "sebentar, biar Farhan panggil dulu ya"

__ADS_1


Tak lama kemudian Farhan kembali ke ruang makan dan di susul oleh ibu mereka lalu mereka memakan masakan dari Ara.


Oma , Farhan dan Ibunya langsung makan, kecuali Ara. Ia sangat gugup karena takut makanan nya tidak enak.


Ara melirik ke kanan dan ke kiri, melihat ekspresi dari sekelilingnya saat makan masakannya


Tak lama kemudian, Oma meletakkan sendok nya "hmmm enak kok" kata Oma nya yang membuat Ara menjadi lega.


"serius enak?? asik" ucap Ara dan langsung makan..


"kak apa tandanya kau sudah mau menikah?" tanya Farhan seketika membuat suasana menjadi hening.


"uhukkk uhukkk" Ara terbatuk-batuk mendengarnya.


"apa maksudmu?" tanya Ara.


"ya bagaimana tidak, kau biasanya tak tahu menahu tentang dapur tapi lihatlah sekarang kau seperti anak gadis saja" ucap Farhan dengan jujurnya.


"sudah, hentikan..!!! Farhan, kenapa kau selalu menggoda kakak mu? ayo minta maaf" ucap Ibu nya tiba-tiba.


"i... iya Bu.. ma... maaf kak" ucap Farhan terbata-bata.


Ara begitu puas dengan suasana barusan, rasanya ia ingin memberhentikan waktu beberapa saat dan langsung memotret wajah adiknya itu..


"ya baiklah" ucap Ara kemudian Ara menjulurkan lidahnya kepada adik nya itu.


****


Tak lama kemudian Bian datang ke rumah Ara, dan disusul oleh Rama .

__ADS_1


sedikit info,


Rama adalah teman mereka saat sekolah. Rama juga menyukai Ara dulu, tapi saat Rama mengetahui kalau Bian juga menyukainya akhirnya Rama mundur demi sahabatnya itu.


Tapi tidak dengan sekarang, karena Rama berniat untuk mengejar kembali cinta nya walaupun ia merasa harus bersaing kembali dengan Bian , pikirnya.


oke, kembali ke laptop.


Ara keluar rumah saat mengetahui Bian datang, baru saja menyambut Bian ternyata Rama juga sampai di rumah Ara .


"loh, kalian barengan?" tanya Ara heran.


Rama dan Bian saling pandang dan setelahnya mereka menggelengkan kepalanya "aaarhhh tidak" teriak mereka.


sontak membuat Ara semakin kaget karena ulah mereka lalu ia cekikikan .


"kenapa tertawa Ra? apa ada yang lucu?" tanya Rama.


"ya tentu saja lucu, lagi-lagi kalian jawabnya barengan.. awas jodoh *eh" goda Ara.


"amit-amit" geli mereka.


"tuh kan ckckckckck" ucap Ara yang melihat mereka menjawabnya barengan lagi


"ya sudah ayo masuk" ucap Ara


Ara pun memberikan sahabatnya itu teh manis dingin, karena memang dirumahnya tidak ada minuman botol apalagi minuman kaleng.


"nah minum, sorry guys dirumah ku gak ada apa-apa" ucap Ara

__ADS_1


Juga memberikan keripik kentang yang berada di dalam toples.


__ADS_2