Biarkan Aku Bahagia, Tuhan

Biarkan Aku Bahagia, Tuhan
Bab 20


__ADS_3

Jenny mengajak Delima jalan jalan ke kota. Dirinya ingin menjadi lebih dekat dengan Delima. Jenny merasa yakin jika Delima adalah jelmaan anak gadisnya yang sudah meninggal dulu.


"Mih, kita mau kemana?" tanya Nur saat mereka dalam perjalanan ke kota.


"Kita akan ke kota sayang, kita akan jalan jalan ke mall," jawab Jenny sambil menyetir mobil sendiri.


"Ikh Mami hebat ya bisa nyetir sendiri, Aku juga mau nih,"


"Nanti mami ajarin kamu nyetir ya,"


"Oh ya mih, om. Mike kemana ya, perasaan sudah lama sejak malam itu om Mike belum menghubungi mami, padahal om Mike sudah janji akan ajak aku ke rumah nya mih," ucap Nur


"Apa om Mike perna menjanjikan sesuatu pada mu sayang, atau apa om Mike perna melakukan sesuatu pada mu selain yang mami ajarkan pada mu?" tanya Jenny.


"Eh tidak ada sih mih, cuma om Mike perna bilang akan mengajak ku ke rumah nya dan meminta ku untuk tidak melayani yang lainnya,"


"Oh begitu toh, mami pikir om Mike pernah melakukan sesuatu yang beda begitu,"


"Maaf mih, nur harus bohong karena sebenarnya om Mike perna membuatkan aku tato angka yang aku sendiri tidak tahu, hanya saja om Mike bilang itu kunci untuk ku bahagia," gumam Nur dalam hati merasa bersalah sudah bohong pada Jenny.


Jenny menghentikan mobilnya di parkiran sebuah Mall yang paling besar di kotanya. Nur yang tidak pernah ke mall menjadi terpana dan terpesona. Jenny melihat kepolosan Nur itu lucu, Nur sampai mangap melihat gedung mall yang megah yang berdiri di depan nya itu.


"Ayo sayang, kita masuk ke dalam," ajak Jenny sambil menuntun tangan Nur


"Mih, apa ini yang nama nya mall mih?" tanya Nur kagum


"Ya sayang, ini mall, apa kau tidak pernah kesini sayang?" tanya Jenny balik


"Tidak mih, aku belum pernah kesini, besar sekali ya mih," kagum Nur


"Ya sayang, yuk kita masuk ke toko itu," ajak Jenny lagi

__ADS_1


Mereka pun memasuki sebuah toko pakaian mewah. Nur merasa takut untuk masuk kedalam toko itu. Jenny yang sudah menjadi pelanggan lama mereka, disambut ramah oleh para penjaga toko.


"Ayo Delima kau pilih pilih baju yang kau suka sama, biar nanti mami yang belikan,"


Nur melihat lihat pakaian yang di pajang di toko itu. Pakaiannya sangat bagus semua, Nur menelan ludahnya saat melihat harga yang di bandrol di toko itu. Nur merasa tidak mampu untuk membeli 1 pakaian pun di toko ini.


"Mih, baju ini mahal banget mih, harga nya," bisik Nur sambil menunjukkan bandrol harga di baju yang di pegang nya.


"Oh itu masih sangat murah sayang, yang penting baju nya nyaman saat kita pakai, apa kau mau baju ini sayang?" tanya Jenny


"Akh tidak Mih, aku tidak suka dengan pakaian ini," tolak Nur.


Nur hanya melihat melihat saja tanpa ada niat untuk membeli satu baju pun di toko ini. Jenny yang melihat Nur yang seperti nya tidak ada niat untuk membeli satu pun pakaian di toko ini. Berinisiatif untuk membelikan Nur beberapa potong baju seksi untuk menunjang penampilannya.


Setelah mereka selesai di toko baju. Jenny mengajak Nur untuk mencari makan siang karena perut mereka sudah sangat lapar. Sepanjang jalan, banyak sekali mata lelaki mata keranjang yang melirik ke arah Nur dan Jenny.


Penampilan Jenny yang sangat seksi untuk mengundang para lelaki hidung belang untuk meliriknya. Sedangkan Nur yang berpakaian lumayan seksi pun tidak luput dari lirikan mata keranjang. Nur merasa ditelanjangi bulat bulat oleh mereka walaupun hanya lewat pandangan mata saja.


"Sayang, kau mau makan apa?" tanya Jenny


Jenny memesan ayam geprek dan bakso untuk nya. Nur sangat lahap makan ayam geprek itu, dirinya tidak memperdulikan tatapan orang lain. Jenny sampai geleng geleng di buat nya


"Ya ampun sayang, kau sangat lahap sekali makan ayam geprek ini, apa kelaparan sudah kelaparan ya?" tanya Jenny penasaran


"Eh tidak mih, mami tahu tidak jika ini adalah makanan yang paling enak mih, aku jadi ingat saat tinggal dengan bibi Mala, aku hanya makan sehari sekali mi, itu juga hanya pakai nasi sisa dan sambel terasi saja," cerita Nur


"Hah, bibi mu berbuat seperti pada mu,"


"Ya mih, setiap hari aku seperti itu, jadi ayam geprek ini makanan yang paling enak mih, apalagi sambalnya ini mih, pedas tapi enak,"


"Sayang kalau misalnya bibi mu mau kau kembali lagi pada nya bagaimana?" selidik Mala

__ADS_1


"Hmm, aku tidak mau mih, bibi pasti akan menyiksa ku lagi seperti dulu , aku sama mami saja ya, di rumah mami aku merasa tenang dan senang mi,"


Jenny merasa kasihan pada Nur saat setelah mendengar cerita Nur. Jenny semakin tidak akan mengembalikan Nur kepada Mala yang jahat itu. Meskipun Mala akan berbuat masalah terus dengannya, Jenny ikhlas asal Nur setiap hari ada di dekatnya.


"Eh kau mami Jenny kan?" tiba tiba ada pelanggan mami yang mendekati nya.


"Eh, boss Rudi, apa kabar boss?" tanya Jenny kaget.


"Kau sedang apa Jen?" tanya Rudi sambil melirik ke arah Nur yang masih sibuk makan itu.


"Oh ini kami sedang jalan jalan saja boss, apa istri boss tidak ikut kesini apa?" tanya Jenny sambil mencari sosok seorang wanita bertubuh gempal


Jenny sudah sangat trauma dengan menerima tamu Rudi karena setiap anak buahnya Jenny melakukan tugas nya pasti sang istri akan datang dan menghajar anak buahnya itu. Jenny kesal dengan Rudi yang tidak mau bertanggung jawab itu, anak buahnya selalu di tinggal kan begitu saja dalam keadaan babak belur. Kini Jenny melihat Rudi melirik Nur yang sedang asyik makan itu.


"Oh, istri ku sedang ke luar kota kok, ini siapa mih, barang baru ya?" tanya Rudi.


"Ya dia barang baru boss, tapi sepertinya boss tidak akan mampu membayar tarifnya," ujar Jenny ceplas ceplos


"Memangnya berapa sih tarif dia semalam, sampai kau bilang aku tak sanggup bayar?" tanya Rudi marah.


"Sini boss, aku bisikin," ucap Jenny


"Tarif dia sejamnya itu 25 juta boss," bisik Jenny


"Apa, 25 juta sejam, gila mana ada yang mau," teriak Rudi kaget.


"Ada boss, buktinya boss tertarik dan ingin memiliki dia kan?" tanya Jenny


"Ya sih, dia itu menarik banget, seksi bagaimana gitu," puji Rudi


"Jadi bagaimana boss, apa boss berani bayar dia dengan tarif seperti yang aku bisikin?" tanya Jenny lagi

__ADS_1


"Akh gila saja, dengan tarif segitu hanya semalam, bisa di bunuh aku sama istri ku,"


"Maka nya jangan jadi orang menyebalkan, bisa nya bikin masalah saja," gumam Jenny kesal


__ADS_2