Biarkan Aku Bahagia, Tuhan

Biarkan Aku Bahagia, Tuhan
Bab 32


__ADS_3

James mengajak Dion sang asisten untuk menemani nya ke rumah mami Jenny untuk bertemu dengan Nur. Gadis pujaan papa nya, yang begitu special. Jenny tidak tahu jika Nur begitu spesial bagi Mike.


"Dion, ayo ikut aku sekarang juga," ajak James


"Mau kemana ya boss besar?" tanya Dion dalam hati.


James meminta Dion untuk menyetir dengan kecepatan lumayan tinggi. Dirinya sudah sangat tidak sabar untuk melihat penampakan Nur. James begitu penasaran siapa Nur sampai membuat papa nya begitu perhatian pada nya.


"Seberapa cantik dan baiknya anak itu, kenapa papa sangat perduli dan sayang pada nya?" gumam Dion.


Sedangkan di rumah mami Jenny terjadi kehebohan. Nur menghilang entah kemana. Para penjaga mami Jenny tidak satu pun yang tahu kemana pergi nya Nur.


"Joe, cepat cari Delima sekarang juga, aku tidak mau kalian pulang sebelum kalian temukan Delima, cepat pergi," perintah Jenny marah


"Kemana lah anak itu, tidak biasa nya dia pergi tanpa ijin," gumam Jenny yang seperti orang bingung itu.


"Eh Melati, Mami kenapa kok seperti orang kebakaran jenggot sih?" tanya Kenanga yang baru datang


"Eh kau kenanga, kau dari mana saja?" tanya Melati.


"Aku dari warung depan habis beli pembalut, stock pembalut ku habis," jawab Kenanga santai.


"Mami kenapa?" tanya nya lagi.


"Oh itu, anak kesayangan mami hilang," jawab Melati.


"Siapa?" tanya Kenanga sok sok an pikun.


"Delima lah, siapa lagi," jawab Melati malas


"Kok bisa hilang, aneh memang anak itu kemana?" selidik Kenangan lagi.


"Akh kau ini nanya terus, capek aku," jawab Melati kesal.

__ADS_1


Melati meninggalkan Kenangan seorang diri yang masih melihat kearah Jenny. Diam diam Kenanga tersenyum licik dan misterius. Tak ada yang memperhatikan perubahan wajah Kenanga itu karena mereka semua sedang sibuk mencari Nur.


"Bagus, akhirnya anak itu pergi juga dari sini, semenjak kehadiran anak itu omset ku menurun drastis, mami tidak lagi perhatian pada ku," gumam Kenanga.


"Semoga anak itu pergi jauh di bawa oleh bibi nya itu," ucap Kenanga sambil tersenyum jahat


Kenanga yang cemburu dan iri pada Nur. Menuruti keinginan Mala untuk membawa Nur keluar dari rumah Jenny tanpa sepengetahuan para penjaga. Dan kenanga berhasil mengajak Nur keluar diam diam.


Sudah berpuluh puluh kali Kenanga selalu dapat keluar tanpa ketahuan oleh para penjaga. Kenanga yang selalu keluar untuk menemui pacar nya itu menjadi semangat saat Mala meminta nya mengajak Nur keluar agar dapat di bawa kabur oleh Mala. Jauh dari rumah emas Jenny.


"Mih, Mih," panggil Alek panik di saat Jenny kebingungan.


"Ada apa?" bentak Jenny.


"Gawat mih, gawat,"


"Gawat kenapa, kau jangan tambahin masalah ya Lek," ucap Jenny tidak suka.


"Maaf Mih, saya baru dapat kabar jika boss James anak boss Mike sedang menuju ke sini mih," ucap Alek takut.


"Cepat, cepat kalian cari keberadaan Nur sebelum boss James datang, cepat pergi semua nya," teriak Jenny panik


"Hai anak anak ku, kalian juga semua nya pergi cari Delima, cepat," perintah Jenny.


"Tapi mih, aku nanti malam mau di ajak boss John makan keluar, aku mau ke salon dulu," tolak Cantik


"Tidak, tidak ada yang boleh menolak, kalian harus pergi semua nya atau semua nya bisa hancur,"


"Hancur bagaimana mih, memang nya ada apa?" tanya Melati


"Kalian semua dengar ya, yang akan datang ini adalah anak nya boss Mike yang meninggal kemarin, mami yakin dia kesini untuk bertemu Delima, jika Delima tidak ada, apa tidak gawat, hancur sudah bisnis ku," ujar Jenny


"Tapi kan masih ada kami Mih, masih ada anak anak mu yang lain yang lebih cantik dan berpengalaman," ucap Melati.

__ADS_1


"Kau ini Melati, apa kau tak sadar Delima itu saat ini maskot rumah emas ku, banyak pelanggan ku yang ingin memiliki nya, kalian semua harus tahu ya, bayaran dia itu lebih tinggi dari kalian semua, jadi cepat cari Delima sampai dapat," ucap Jenny panjang lebar.


Anak asuh Jenny yang banyak itu mau tak mau pergi mencari keberadaan Nur. Kenanga yang tadi nya tersenyum puas karena keberhasilan nya itu. Sekarang harus menekuk wajah nya karena dirinya juga harus mencari Delima.


"Dasar bodoh, kenapa pula aku harus mengikuti permintaan wanita itu, jadi susah juga aku jadi nya," sesal Kenanga.


Para penjaga berkeliling sambil bertanya pada warga sekitar. Begitupun dengan para anak buah mami Jenny. Mereka harus rela kepanasan dan berjalan kaki mencari Nur.


"Ya ampun bikin susah saja anak itu, lihat kaki ku sudah sangat sakit," gerutu Melati.


"Ya benar, lihat kulit ku jadi hitam begini, bikin susah saja anak itu,"


"Tapi teman teman jika di pikir pikir, seperti nya aneh banget jika Delima menghilang begitu saja tanpa pamit dengan mami Jenny pasti ada sesuatu seperti Delima di culik atau hilang karena lupa jalan pulang,"


"Ya benar kau, tapi benar juga sih apa kata Mami Jenny jika anak itu tidak bisa kita temui, bisa gawat secara anak boss Mike itu terkenal kejam dan arogan," ujar Melati


"Ya, jadi menyesal dah aku jadi nya, seandainya aku tidak mengajak Delima pergi, bodoh bodoh," gumam Kenanga dalam hati


Kenanga takut jika dirinya ketahuan oleh Mami Jenny. Dia sangat yakin mami Jenny akan menghukumnya dengan sangat berat. Apalagi Delima adalah anak kesayangan mami Jenny dan maskot di tempat nya mencari uang.


"Bodoh, bodoh," seru Kenanga sambil memukul kepala nya.


"Kau kenapa Kenanga?" Tanya Melati penasaran melihat sikap Kenanga seperti orang ketakutan begitu.


"Tidak, tidak apa apa," jawab Kenanga gugup.


"Seperti nya hilang nya Delima ada sangkut pautnya dengan Kenanga, apa aku harus bicarakan hal ini pada Mami ya," gumam Melati curiga pada Kenanga


Melati diam diam memisahkan diri dari teman temannya itu. Diri nya berjalan pulang ke rumah Emas. Dirinya sudah memantapkan diri untuk memberitahu kecurigaan nya ini pada Mami Jenny karena dirinya tidak mau usaha mami Jenny bermasalah.


"Aku harus bicarakan hal ini pada mami, aku tidak mau berhenti bekerja pada mami Jenny lagi, apa lagi keluarga ku belum hidup layak," gumam Melati.


Jenny yang menunggu di depan rumah mengerutkan keningnya saat melihat Melati berjalan pulang lagi. Jenny melihat wajah Melati yang seperti ada sesuatu yang di sembunyikan nya. Jenny menjadi penasaran ada apa dengan salah satu anak asuh nya itu.

__ADS_1


"Ada apa dengan Melati, apa ada yang mengganggu mereka saat mereka jalan tadi?" gumam Jenny penasaran


__ADS_2