
Dari arah dalam gedung, dengan tergopoh-gopoh sosok lelaki berjalan menuju keberadaan James. James yang merasa marah itu hanya dapat memasang wajah dingin. Dia adalah Zio yang berjalan cepat menuju luar gedung untuk menemui James.
"Maaf boss, maaf," ucap Zio minta maaf pada James yang bertolak pinggang itu.
"Hei Zio, kau itu bisa didik anak buah ini tidak, jika kau tidak bisa mendidik mereka biar aku saja yang turun tangan," teriak James.
"Loh kok tuan Zio malah minta maaf pada orang itu, mana dia di bentak diam saja?" gumam Jalu pelan
"Maaf boss, ada apa ya?" tanya Zio tak paham.
"Ambilkan aku kursi dan meja, cepat," perintah James
Zio dengan gerak cepat menyuruh office boy untuk mengambil apa yang diminta oleh James. Zio yang sudah ketakutan itu di tambah kebingungan dengan permintaan James yang aneh. Zio bolak balik tak sabar menunggu anak buahnya itu datang membawa meja dan kursi yang di minta oleh James.
"Ini boss, meja dan kursi nya,", ucap Zio pada James yang aura nya sangat menyeramkan itu.
"Letakkan semua itu di sana," tunjuk James di luar gedung
Zio melongo tak percaya mendengar perintah James. Para security yang tadi nya merasa hebat kini menunduk takut. James mendengus kesal melihat para security itu.
"Zio pecat semua security mu itu," perintah James dingin.
"Hah di pecat semua boss?" tanya Zio kaget
"Ya pecat semua security tidak becus dan tidak sopan itu, ganti semua dengan security profesional," perintah James dengan tatapan mematikan.
"Apa di pecat," gumam Jalu kaget.
"Tapi Boss, mereka semua security profesional semua," Zio mencoba membela dan mempertahankan para pekerja nya.
"Diam kau, jika aku bilang pecat, ya pecat, apa kedudukan mu di sini?, apa kau juga ingin aku pecat tak hormat seperti mereka semua," ancam James.
"Tidak boss, maaf,"
"Bagus, sekarang panggilkan semua karyawan yang ada di gedung ini sekarang juga," perintah James
"Semua nya boss?" tanya James semakin melongo.
__ADS_1
"Ya, panggil mereka semua, suruh mereka kumpul di halaman ini," jawab James dingin
Zio dengan wajah pucat nya itu menyuruh sekretaris nya untuk menyuruh semua karyawan Mike untuk turun ke bawah. Para karyawan yang kaget mendengar pengumuman aneh itu menjadi bingung. Banyak dari mereka yang merasa cuek dan tidak perduli, mereka asyik dengan kegiatan mereka sendiri.
"Zio, cepat kau ambilkan rekaman cctv di seluruh ruangan kantor ini, pasang tv di sini juga, cepat," perintah James lagi
"Buat apa lagi boss minta diambilkan rekaman cctv?" tanya Zio dalam hati.
Zio menyiapkan semua permintaan James itu lagi lagi permintaan James membuat seorang Zio harus berfikir keras untuk mengetahui maksud James itu. James duduk dengan angkuh, dirinya menatap tajam kearah pintu masuk kantor nya. Banyak karyawan yang berjalan keluar dengan bermalas malasan, mereka menganggap perintah Zio tidak terlalu penting.
"Ikh ada apa sih, pak Zio manggil kita semua, apa tidak tahu ya jika pekerjaan kita masih banyak," gerutu seorang wanita berpakaian seksi
"Eh lihat, itu siapa?" bisik Mona sambil menunjuk kearah James.
Didepan James kita sudah berkumpul para karyawan nya dengan banyak pertanyaan. Dibawah tatapan bingung dan heran para karyawan nya, James bersikap dingin dan asyik melihat monitor cctv yang ada di kantor nya. James memanggil Zio dengan jentikan jari.
"Ya boss,"
"Kau pecat orang orang ini semua," ucap James dingin.
"Ya semua, dan kau catat juga semua orang orang yang datang di atas jam 8,"
"Maaf boss buat apa ya?" tanya Zio lagi.
"Untuk aku pecat semua nya," jawab James dingin.
"Tapi Boss,"
"Sudah sana pergi, aku beri kau waktu 15 menit untuk mencari tahu siapa saja yang datang terlambat,"
Zio bergegas menuju ruang HRD untuk meminta data kedatangan para karyawan hari ini. Staff HRD yang kebingungan itu ingin bertanya pada Zio tetapi Zio terlihat sedang tegang itu mengurungkan niat mereka semua.
"Ya ampun siapa sih lelaki yang sok berkuasa itu, mana permintaan nya aneh aneh sekali," gerutu Shinta pelan
Tak di sangka Zio mendengar para staffnya menggerutu dan bertanya perihal James. Zio pun tak paham kenapa James berbuat seperti ini. Bahkan meminta nya untuk mendata para karyawan yang telat.
Zio memberikan data itu pada James. James meminta Zio untuk mengumpulkan semua karyawan yang masih santai bahkan tertidur di kantor nya. Zio memerintahkan bawahan untuk menyeret para karyawan yang bandel dan tidak mendengar pengumuman dari nya tadi.
__ADS_1
"Sudah semua?" tanya James
"Sudah boss,"
"Bacakan ini semua, nama nama yang ada telah hari ini dan semua karyawan yang membandel tadi,"
"Baik boss,"
"Jangan lupa juga dengan para security itu," tunjuk James
Zio memanggil semua nama nama yang di perintahkan oleh James. Para karyawan yang nama nya saling pandang satu sama yang lain. Mereka semua bertanya tanya kenapa mereka di kumpulkan dan di panggil satu persatu.
"Ya ampun, bukannya ini jumlahnya setengah dari jumlah karyawan yang bekerja di perusahaan ini," gumam Zio dalam hati.
"Terima kasih Zio, sekarang urusan saya," ucap James setelah melihat Zio mengumpulkan semua nya terpisah dengan para karyawan yang rajin.
"Perkenalkan saya James, mulai hari ini, kalian semua saya pecat dan tanpa pesangon sama sekali," seru James berwibawa
"Hah, di pecat?" teriak para karyawan wanita
"Tidak, tidak bisa pak, apa kesalahan kami sampai kami di pecat?" tanya lelaki berpakaian biru itu.
"Ya benar, apa kesalahan kami sampai kami di pecat tak hormat seperti ini, anda tidak bisa bersikap arogan seperti ini,"
"Anda siapa?, bukannya pak Zio yang berwenang di perusahaan ini, pak Zio yang berhak memecat kami, Anda bukan siapa siapa di perusahaan ini?"
"Boss, apa benar anda akan memecat mereka semua?" tanya Zio takut.
"Ya, memang masalah untuk mu?, atau kau juga mau masuk dalam list orang orang tak berguna itu?"
"Tidak, tidak boss, tapi apa tidak bisa di masfkan saja kesalahan mereka saat ini boss, tolong beri mereka kesempatan lagi, mereka juga belum tahu siapa boss,"
"Aku tidak perduli mereka tahu siapa aku atau tidak yang aku tahu mereka harus bekerja baik dan benar, apa kelakuan para security itu benar saat aku masuk ke kantor ini hanya karena aku berpakaian seperti ini, ayo jawab Zio," ucap James dingin
"Dan apa wajar jika mereka semua harus datang telat dan bersantai santai di saat jam kerja sampai mereka semua ketiduran di meja kantor nya, kau pikir saya gaji mereka hanya untuk bersantai santai dan bermalas-malasan, silahkan mereka mencari perusahaan baru yang mau menerima mereka dengan kinerja mereka yang seperti itu," ucap James lagi.
"Ingat Zio, saya pimpinan disini bukan kau atau siapa pun itu, jadi kalau kau masih ingin kerja di sini lakukan apa yang aku lakukan tetapi jika kau sudah bosan di perusahaan ini silahkan angkat kaki sekarang juga,"
__ADS_1