Bidadari Dari Neraka

Bidadari Dari Neraka
1. Malam mencekam


__ADS_3

Pada suatu malam disebuah rumah mewah


Braaakkk..plaaakk..


"awww,,sakit ayah hiks..hiks" tangis seorang gadis tersebut


"rasakan itu, karena kau yang berani menyentuh barang berhargaku" teriak seorang laki2 tua yg ternyata adalah ayah dari seorang gadis yg telah ia tampar tadi


"maaf ayah, aku tidak sengaja, tadi aku hanya sekedar bersih2 di ruang kerja ayah, dan aku disuruh oleh ibu" jawab gadis tersebut.


Begitulah suasana rumah yg terlihat mewah dari luar namun selalu saja ada jeritan kesakitan dari dalam rumah tersebut.


Lacillia POV


Namaku Lacillia Ranshi Voren Harditama, aku adalah putri tunggal dari seorang pengusaha terkenal bernama Arta Harditama dan ibuku bernama Lauren Voren Haditama. Namun ibuku meninggal ketika aku berumur 14th karena kecelakaan di jalan Flores, dekat dengan kantor ayahku, setelah 1th meninggalnya ibuku, ayahku menikah dengan seorang wanita bernama Hilda Maura yg tak lain adalah sahabat ibuku sendiri dan yg kemudian menjadi awal dari petakaku


Aku tersungkur ke lantai ketika ayah menamparku hanya karena aku tak sengaja menyentuh pernak pernik mewah yg ayah beli sewaktu ayah pergi berlibur ke kota Swiss.


Tidak sampai pecah namun ketika aku menyentuh ketika itu pula ayah masuk ke dalam ruang itu, yaitu ruang kerja ayah.


Sedang saat itu aku disuruh oleh ibu tiriku untuk membersihkan ruang itu, padahal saat itu sudah malam hari sekitar pukul 10 malam


Saat itu aku begitu sakit hati karena ayahku sudah sangat keterlaluan memperlakukan anak kandungnya sendiri begitu buruk hanya karena menyentuh barang berharganya, lalu apa aku yg anak kandungnya tidak berharga? sungguh aku sangat sakit hati, aku menangis sepanjang malam, hingga aku lelah dan terlelap tidur.


Keesokan paginya dengan aktivitas biasa aku bangun dan segera mandi, setelah aku selesai dengan urusan bersih diri, aku langsung menuju ke dapur untuk memasak, yaaaa..walaupun di rumah itu sudah ada pembantu, namun ibu tiriku tidak mengizinkan pembantu itu masak, karena "masakan Lia enak" begitu kata ibu tiri sihir itu.

__ADS_1


O iya setelah pernikahan ayah dan ibu tiriku, mereka dikaruniai seorang putra yg bernama Geza Putra Harditama, yg sekarang baru berumur 3 tahun dan aku sangat menyayanginya.


Setelah aku selesai masak, yaitu masak ayam goreng crispy, sayur asam dan tempe mendoan kesukaan ayahku, aku langsung memanggil kedua orang tuaku untuk sarapan.


"ayah ibu cepatlah sarapan, aku sudah masak makanan kesukaan ayah"


tak ada jawaban sama sekali, namun tiba2 ibu sihir itu keluar dan tiba2


plaaakkkk...


"ibu, apa salahku, kenapa kau menamparku dengan tiba2!" seruku. aku sama sekali tidak takut dengannya karena aku tau aku benar, dan aku tidak akan pernah takut kepada siapapun ketika aku BENAR


"Kau masih bertanya apa salahmu?! oke, jadi salahmu adalah memasak masakan kesukaan suamiku!!"


"kau tau, aku sungguh membencinya" katanya dengan raut wajah nenek sihirnya.


"heeeiii kau siapa di rumah ini?? kau hanyalah benalu yg berharap menjadi tuan putri di rumah ini" katanya sambil melihat kuku panjang yg terawat karena setiap 2hari sekali selalu disentuh oleh mbak2 salon


"cepat buatkan aku nasi goreng ampela ati sekarang juga atau kau tidak akan mendapat jatah sarapanmu!!!!" ancamnya


"baik, aku buatkan" kemudian aku berlari kedapur dan segera membuat nasi goreng request nenek sihir sok cantik itu


Namun tiba2 muncul ide jailku untuk nenek sihir itu, aku memasukkan garam 5sendok makan kedalam nasi goreng itu, daaaannnn


"Hoek Hoek, nasi goreng macam apa ini? kau sengaja mengerjaiku ya?" katanya

__ADS_1


"apa sih ma, pagi2 sudah ribut saja?" ayahku datang dan sudah berpakaian rapi untuk pergi ke kantor sambil menggendong Geza


"ini pa, masa si anak sialan ini mengerjaiku, dia memberiku nasi goreng yg sangat asin untukku" nenek sihir mengadu sambil mengeluarkan senjata ampuhnya yaitu merengek manja


Pas banget dengan dugaanku,


plaakk!!!!


ayah menamparku


sontak aku lari ke kamar dan mengemas bajuku,


"aku sudah tidak kuat hidup di neraka terkutuk ini" gumamku


Kemudian aku langsung keluar dari kamarku sambil menyeret koper pink ku, tidak lupa aku membawa foto ibuku di dalamnya


seketika ayah berdiri


"kau mau kemana"katanya sinis


"aku ingin pergi dari rumah ini yah, aku ingin mencari kebahagiaanku"jawabku


ayah sontak kaget


"Lia kau mau apa? sudah cukup kamu disini menemani ayah"

__ADS_1


"maaf yah aku lelah disini, aku merasa menjadi seorang yatim piatu, aku tersiksa yah, bahkan ayah sama sekali tidak menyayangiku sejak hadirnya nenek sihir itu, maaf yah.. aku menyayangimu, jaga diri baik2 yah, dan kamu Geza sayang, kakak sayang Geza, setelah Geza besar nanti jadilah anak yg kuat, tahan banting dan tampan ya" sindirku, dan aku berlalu pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun untuk nenek sihir itu dan tanpa penyesalan sedikitpun!


__ADS_2