
Lia POV
Aku terpejam erat, aku tidak mau membuka mataku, yg aku ingin hanya menutup mataku sampai aku lupa dengan semua yg telah om Herman lakukan terhadapku,
namun aku mendengar suara Abigail yg sedang memelukku dan menyelimuti tubuhku, dia terus memanggil namaku,. tapi mulutku terbungkam dan terkunci rapat,
"Lia aku tau kamu pasti mendengarku, bukalah matamu, kalau tidak aku tidak akan mengizinkanmu kuliah, bangunlah Lia, maafkan aku telah meninggalkanmu" Abigail terus memanggil namaku.
tapi otakku tidak mengizinkan mataku terbuka , aku malu, aku kotor!!! aku tidak pantas melihat indahnya dunia, itulah kata otakku
"Lia aku akan berusaha menyelamatkanmu dari tragedi ini, dan aku akan membawamu keluar dari rumah ini"
mendengar kalimat itu, otakku menyuruhku membuka mataku perlahan
"Abigail??? hiks..hiks" tangisku semakin pecah, aku mempererat pelukanku
tragis sekali hidupku, ayahku tak menyayangiku, aku selalu mendapat perlakuan kejam dari ayah dan ibu tiriku, aku dijual oleh Tante Zhizie, dan aku hampir diperkosa oleh om Herman,
"maafkan aku Lia, maafkan aku"
Abigail menggendongku dan keluar dari kamarku entah mau dibawa kemana aku,
cekleekk... Abigail membuka pintu
"Lia untuk sementara tidurlah dikamarku, aku tidak akan macam2, aku akan tidur di sofa selama kau tidur disini, percayalah.. aku akan melindungimu!" katanya sambil menidurkanku di ranjang berukuran king size tersebut
"Abigail, aku belum memakai pakaian sama sekali, aku takut" hanya itu kalimat yg bisa kuucap, karena memang aku hanya berselimut saja
__ADS_1
"kalo begitu aku akan memanggil mbok Nah untuk memakaikan kamu baju"
"tidak perlu Gail, ambilkan bajuku saja!" kataku
tanpa sepatah katapun Abigail langsung meninggalkanku
aku kira Abigail tidak akan mengambilkan aku baju, ternyata
"Lia, ini bajumu, pakailah!!"
dia mengambilkan baju untukku,
"emmm" begitulah jawabku
aku berlalu ke kamar mandi, namun tiba2 terasa berat kepalaku, semuanya seperti berputar dengan cepat, seperti sedang menaiki wahana komedi putar, gelap dan aku tidak tau selanjutnya apa yg terjadi
author POV
namun belum sampai Lia terjatuh ke lantai, Abigail dengan sigap menangkap tubuh Lia,
"Lia, bangunlah, kau merepotkan ku saja!!!"
ketika Abigail mengangkat tubuh Lia, dan akan membawanya ke ranjang, tiba2 selimut yg membalut tubuh Lia sedikit melorot sehingga nampak beberapa bekas gigitan serangga di beberapa tempat
Abigail terakejut melihat pemandangan itu, namun ada satu pemandangan yg membuat Abigail lebih terkejut lagi, ternyata di bagian put**g bukit kemba* Lia mengeluarkan darah yg tidak sedikit,
"papa, kau sungguh keterlaluan!!"
__ADS_1
Abigail langsung memanggil mbok Nah untuk memakaikan pakaian untuk Lia, namun sial, Abigail lupa kalau mbok Nah sedang libur karena salah satu saudaranya meninggal dunia.
dengan terpaksa Abigail sendiri yg memakaikan pakaian untuk Lia, sekalian mengobati luka2nya
20menit berlalu akhirnya Lia siuman
"akhhh, pusing sekali kepalaku" Lia memekik kesakitan
"Lia syukurlah kau sudah bangun, cepat minum obat yg ada di nakas sebelahmu itu dan istirahatlah kembali!!"
"aku belum makan" kata Lia sambil mengelus perut ratanya
"baik aku ambilkan makanan untukmu, kau harus membayar mahal untuk pelayananku!"
Abigail berlalu pergi mengambilkan makanan untuk Lia
tidak lama kemudian, Abigail kembali dengan nasi dan telur ceplok buatannya
"ini makan dan cepat habiskan" Abigail menyodorkan piring itu ke tangan Lia
Lia langsung menyantap makanan yg dibawa oleh Abigail, namun baru 3 suap Lia sudah terasa kenyang
"Gail, aku kenyang, aku akan minum obatnya saja, "
"baik, cepat istirahat jangan berfikir macam2, aku lelah sekali dari tadi direpotkan oleh tubuh beratmu itu!!" kata Abigail dengan wajah sadisnya
"eemmm" jawab Lia singkat
__ADS_1
selesai minum obat Lia langsung terlelap tidur dengan nyenyaknya
hai pembaca novel, dukung selalu author dengan cara vote ya, eitsss jangan lupa like juga ya😉