Bidadari Dari Neraka

Bidadari Dari Neraka
6.Petaka Malam


__ADS_3

Setelah aku selesai makan, aku beranjak mencuci piring dan sekalian bersihin dapur, karena ulah si patung berjalan itu, masakannya enak, tapi meninggalkan jejak seperti tikus dikejar penghuni rumah, berantakan banget


sial, dapur bersih pasti lapar lagi, bikin sup ayam aja kaya lagi punya hajatan, berantakan amat!!!


"hufttt lelah sekali bersihin dapur aja,, udah jam 5 sore aja, mandi dulu ah, setelah itu aku akan istirahat sebentar"


"Lia.."


"tuan patung, kau mengagetkanku saja! ada apa?"


"jangan panggil aku dengan sebutan itu!"


"loh,, emang kenapa? tadi aku sudah bertanya kan namamu siapa? tapi kau tidak mau menyebutkannya, ya sudah, karena kesadisanmu, aku panggil tuan patung saja!" kataku sambil tersenyum jail


"namaku Arga Abigail Herman, terserah kau mau panggil aku apa! malam ini aku akan pergi sebentar bersama Vero, asistenku"


belum sempat aku menjawab dia langsung pergi saja,


"heeeiii patung aku belum jawab!!"


dasar patung berjalan!!! kemudian aku berlalu pergi ke kamar dan langsung mandi wangiiii


author POV


30menit berlalu, Lia keluar dari kamar dan betapa terkejutnya Lia karena ternyata Herman sudah berada didalam kamarnya sambil tiduran


"om...kau mengejutkanku saja!!"

__ADS_1


"Lia kemarilah, om lelah, pijitin dong" kata Herman sambil mengelus bantal disebelahnya


"baik om, pijit saja ya" jawab Lia dengan tubuh yg bergetar hebat


"iyaa, "


Lia menaiki kasur empuk itu dan segera memijit tangan Herman, tiba2


bruuukkk


tubuh Lia didorong hingga terlentang dikasur empuk itu


"oommm, jangan sekarang, Lia belum siap, Lia masih ingin sekolah om" Lia menangis ketakutan


"aku hanya ingin bersenang2 Lia,"


Herman langsung menjelajahi wajah hingga leher jenjang Lia, dan sesekali meninggalkan bekas gigitan serangga disana


Abigail POV


setelah aku berpamitan dengan bocah cerewet itu, aku pergi ke rumah Vero membawa mobil kesayanganku,


Seketika aku teringat gadis nakal itu


Lia... kamu adalah salah satu perempuan yg bisa mengendalikan mentalku, biasanya ketika aku melihat perempuan, tubuhku merinding dan lemas, bahkan tadi aku sengaja mencium bibirmu agar aku percaya kalau aku baik2 saja, dan ternyata benar! sebenarnya siapa kau Lia?


ahhhh kenapa tiba2 firasatku tidak enak ketika aku mengingatmu ya?

__ADS_1


Apa aku harus pulang lagi untuk memastikan kau baik2 saja atau tidak??


"sebaiknya aku pulang sebentar, mumpung belum jauh, aku takut papa macam2 dengan Lia"


aku langsung membawa mobilku putar balik menuju rumahku, sampai depan rumah aku mendengar suara tangisan dan jeritan perempuan


"Lia.. iya itu suara Lia"


aku langsung lari mencari suara tangisan itu berasal, dan benar saja suara itu berasal dari kamar Lia


Dengan cepat aku membuka kamar Lia, betapa terkejutnya aku melihat Lia sudah tanpa sehelai benangpun ditubunya, dia bahkan sudah lemah tak berdaya


aku menarik baju papa dan memukul wajah papa, dari sekian kali papa bermain kuda dengan perempuan, baru kali ini amarahku meledak, aku benci dengan ulah papa yg tiada puasnya bermain wanita, hingga membuat mama sakit hingga meninggal


"jangan menyentuh Lia lagi!!! atau aku akan menghancurkan perusahaanmu!!!"


"dan aku akan mengganti uang yg kau gunakan untuk membeli Lia, sekarang juga! katakan padaku berapa uangnya?!!" ancamku


"tak perlu, aku sudah memiliki banyak harta Abigail!!! aku hanya ingin bersenang2 dengannya, diangerbeda dengan kupu2 yg biasa kutemui diluar sana" kata papaku, sambil berlalu pergi


sungguh dia terobsesi dengan perempuan yg belum sempat Ia jamahi,


"Lia..Lia.. buka matamu, pak tua itu sudah pergi!!!"


dia lemas, matanya tertutup rapat,nafasnya masih terengah2 dan masih mengeluarkan cairan bening di pipinya


aku datang sedikit terlambat, tapi untungnya papa belum melakukan aksi bejatnya

__ADS_1


hai para pembaca novelku, jangan lupa vote dan tinggalkan jejak dikolom komentar!


aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan ide yg terbaik


__ADS_2