Bidadari Dari Neraka

Bidadari Dari Neraka
masalah baru


__ADS_3

"nona Lacillia" seru salah seorang suster


"Lia waktunya masuk, ayo ku temani" Abigail menggenggam erat tangan Lia, terasa sekali tangannya yang dingin dan gemetar


"kau akan baik baik saja" Abigail berbisik di telinga Lia dan menciumnya.


"uhm" Lia menganggukkan kepalanya


ceklek


"silahkan duduk tuan Abigail, saya sangat senang atas kunjungan anda" ucap dokter itu dengan tersenyum ramah


"jangan terlalu formal Chris, aku merasa canggung"


"hahaha oke boy, ada apa kau kemari?"


"dia kekasihku, belakangan ini dia tidak bisa mengontrol diri dan tidak bisa menahan emosi"


"ohhh perkara yang sangat biasa ku jumpai"


"baik nona, silahkan duduk di kursi ini"


dokter Chris menunjuk salah satu kursi yang berada tepat di depannya, sedangkan Abigail duduk di sofa yang jaraknya tidak jauh dengan kursi Lia


"coba ceritakan apa yang terjadi dengan anda belakangan ini"

__ADS_1


"belakangan ini aku selalu dihantui oleh mimpi mimpi aneh dok"


"oh ya? mimpi apa?"


"aku selalu ditemui oleh orang orang yang hampir menghancurkan masa depanku"


Abigail terkejut, dia tau siapa orang orang yang dimaksud kekasihnya itu


"menghancurkan?"


"iya, dalam mimpi itu mereka memotong habis rambutku, merusak pakaianku, dan mereka membakarnya"


"lalu?"


"namun ada 1 orang yang wajahnya buram tidak begitu jelas terlihat dalam mimpiku, dia mengejar ku, dan dia membawa pisau tajam, seperti ingin membunuhku" bibir Lia gemetar ketika menceritakan mimpinya, karena semua itu terasa begitu nyata untuknya


"tidak, atau mungkin tidak tau, karena selama ini keseharianku hanya kerja kerja dan kerja, aku tidak ada waktu untuk memikirkan orang lain"


"begini, mimpi itu hanya bunga tidur nona, mungkin saja anda terlalu lelah, atau kurang refreshing"


"BAGAIMANA MUNGKIN SAYA MELUPAKAN MIMPI ITU JIKA ITU TERJADI HAMPIR SETIAP MALAM DOKTER" Lia berteriak histeris sontak Abigail langsung mendekap tubuh sang kekasih


"tenangkan diri anda nona, begini ini pertanyaan terakhir saya, apa anda bertemu seseorang yang membuat pikiran anda menjadi semakin kacau atau tertekan?"


"ada, tapi aku tidak tau apa urusannya denganku, sepertinya dia menaruh dendam terhadapku, sejak pertemuan itu aku selalu gelisah dan selalu mencari orang untuk menjadi pelampiasanku, dan bahkan orang yang sangat aku cintai pun menjadi korban pelampiasanku"

__ADS_1


Lia semakin mengeratkan pelukannya, dia menangis dalam dekapan Abigail


dia juga mengingat semua kejadian kejadian buruk yang menimpanya, dari siksaan orang tua, dijual oleh orang yang baru ia kenal, dan pemerkosaan yang hampir terjadi padanya.


"begini Gail, maaf jika analisaku salah,kekasihmu ini mengalami gangguan mental yaitu dipolar. sepertinya dia terlalu larut dalam pikirannya, dia juga mengalami trauma yang sangat dalam, aku tidak tau apa yang terjadi pada masa lalunya, namun dari sorot matanya dia sepertinya selalu memendam kesedihannya rapat rapat, tatapannya kosong, seperti kejadian yang menimpanya itu terlalu melekat dalam otaknya, dan dari segi bicaranya apa yang ia alami ini sangat memukul batinnya"


Abigail terkejut dengan analisa teman kuliahnya itu, dia mengepalkan tangannya.


"apa ada cara untuk menyembuhkannya Chris?"


"nanti ada obat yang harus dikonsumsi oleh kekasihmu, juga menurutku dia harus sering sering di bawa ke tempat yang damai, dan jangan biarkan dia sendiri, karena kesendiriannya itu akan membuatnya larut kembali ke dalam memorinya"


"oke aku mengerti, terimakasih Chris"


"santai bro, o iya satu bulan ke depan bawa dia kembali, aku akan memeriksa perkembangannya, kau juga harus sabar menghadapinya ya"


"itu pasti, aku akan menemaninya"


"dan juga hindari pertemuannya dengan orang orang yang memberi kesan buruk untuknya"


"baik, aku mengerti, kalau begitu aku pamit pulang Chris"


"oke bro!"


setelah menebus obat dan membayar administrasi, Abigail dan Lia memutuskan untuk langsung kembali ke rumah,. dan kali ini Abigail memboyong Lia kembali ke rumahnya, dia tak ingin Lia sendiri di rumahnya. dan dia juga bertekad untuk menikahi Lia segera.

__ADS_1


hai pembaca, maaf jika dialog sama dokter Chrisnya cuma sebentar, soalnya aku keinget sama traumaku dulu, jadi aku tidak bisa menulis terlalu banyak dalam dialog ini, maaf ya hehehee


__ADS_2