Bidadari Dari Neraka

Bidadari Dari Neraka
interview


__ADS_3

Setelah ketiganya selesai sarapan, akhirnya Vero pamit untuk melanjutkan pekerjaannya.


Sedangkan Lia memulai acara interview,


"kemari, dan duduklah!" ucap Abigail tegas


"memang aku interview denganmu?"


"iya, karena kau yg akan bekerja di dekatku nanti" senyuman misteri muncul di bibir Abigail bak bulan sabit


"oh, baiklah" Lia duduk berseberangan dengan Abigail


"sebutkan biografimu!"


"kau kan sudah tau semuanya" Lia memutar bola matanya malas


"ini adalah langkah utama interview Lia, anggap saja kita belum kenal"


"mana ada kaya gitu?"


"Lia ini sudah menjadi peraturan perusahaan, pokoknya semua pertanyaan ku harus kau jawab dengan jujur"


"hah, baiklah, kali ini aku mengalah"


"sebutkan namamu"


"Lacillia Ranshi Voren Harditama"


"oke, tanggal lahirmu"


"25 Juni"


"tahun lahir sekalian dong Li"


"tadi kau nanya apa? tanggal doang kan!"


"kau tidak diterima bekerja!" ucap Abigail dan sukses membuat Lia terkejut


"aaaih baiklah 1998"


"pendidikan terakhir"


"S1 bagian hukum"

__ADS_1


"sangat berprestasi" Abigail bertepuk tangan meriah


"lanjut, siapa orang tuamu?"


"Arta Harditama dan Lauren Voren Harditama"


"mantan pacarmu"


"apa itu penting untuk perusahaan?"


"cukup penting, jika kau tiba tiba bolos kerja bisa jadi kau ke rumah mantanmu!"


"hahahaha kau sangat teliti rupanya" Lia tersenyum masam


"katakan!"


"Rizky namanya"


"kau bilang kau belum pernah pacaran! dasar pembohong!"


"emang nggak pacaran, sempat suka aja tapi udah dulu banget waktu aku masih umur 8 tahun"


"terus Vero?"


"apa kau mencintai Vero?"


"sudah tidak!"


"lalu siapa orang yg sedang kau cintai?"


"kamu lah! ini maksudnya apa sih! aku disini mau kerja, bukannya mau jadi pengantin bapak!" Lia melipat kedua tangannya di depan dadanya


"kau ini bawel sekali, aku disini sebagai bosmu, jadi apapun yg aku tanyakan itu berarti penting dan harus dijawab Li"


"tp ini pribadi bapak, perusahaan tidak boleh mencampuri urusan pribadi calon pegawai atau pegawai lainnya, nggak profesional deh!"


"tp kau bukan calon ataupun pegawaiku, kau adalah kekasihku Lia, jadi terserah aku lah!"


"kalau aku kekasihmu kenapa harus ada interview nggak penting seperti ini! hah membuang waktu dan tenaga saja!"


"hah sudahlah, mulai saat ini kau boleh bekerja di sini!"


"wah terimakasih bapak pacar, oiya berapa gajiku?"

__ADS_1


"belum bekerja saja sudah uang yg kau pikirkan, dasar matre!"


"memangnya kenapa? itu kan hakku!"


"baiklah, masalah gaji aku tetap profesional, gajimu 4juta per bulan, karena kau masih dalam masa percobaan mengerti!" ucap Abigail tegas


"mengerti pak, jadi apa pekerjaanku?"


"pergilah ke ruangan Vero, dan mintalah pekerjaan padanya"


"oke, permisi bapak pacar"


"hmmm"


"dasar patung!"


"hmmmm"


braakk..


Lia membanting pintu


ketika Lia keluar dari ruangan Abigail, terlihat beberapa pasang mata yg meliriknya tajam, seperti melihat narapidana baru keluar penjara.


"hai semua, aku pegawai baru disini, namaku Lacillia, panggil saja aku Lia" Lia tersenyum sangat manis dan ramah, namun tak ada satupun yg membalas senyuman Lia


"apa kalian tidak suka dengan kehadiranku?"


"tidak, kami semua suka kok, hanya saja kau kan kekasih tercinta bos kami, jadi kami tidak ada yg berani" ucap salah seorang pegawai


"emmm meskipun aku kekasih bos kalian, tp aku disini tetap sebagai pegawai dan junior kalian kok, aku tidak ada hak untuk mengatur kerja kalian atau bahkan berkuasa di sini, jadi mohon bimbingannya ya teman teman!" ucap Lia ramah


"benarkah begitu?" tanya mereka serempak


"tentu sangat benar"


dan akhirnya para pegawai mulai mendekati Lia dan berjabat tangan, satu persatu memperkenalkan diri mereka masing2.


akhirnya aku memiliki teman ucap Lia dalam hati. memang selama ini Lia merasa sangat sendiri dan tidak memiliki teman sama sekali sejak dia keluar dari rumahnya.


dari kejauhan tampak seseorang melihat tingkah Lia dan tersenyum tipis.


"kau memang layak menjadi pendamping tuan muda Lia," ucap sosok tersebut yg tak lain adalah Vero.

__ADS_1


interviewnya cukup sampai di sini saja ya hehehe, tunggu kelanjutannya oke


__ADS_2