Bidadari Dari Neraka

Bidadari Dari Neraka
SAH beneran!!


__ADS_3

"saya terima nikah dan kawinnya Lacillia Ranshi Voren Harditama binti Arta Harditama untuk saya sendiri dengan mas kawin seperangkat alat shalat dibayar tunai"


"bagaimana para saksi? sah?"


"SAH!!!"


"alhamdulillah"


Kini Lia dan Abigail baru saja menyandang status suami istri. Tampak raut kebahagiaan terpancar di wajah kedua mempelai.


Meski dengan perasaan campur aduk, Herman tetap memperlihatkan kebahagiaannya, dia menyempatkan untuk memberi do'a restu untuk sepasang pengantin baru tersebut, dengan hati yang berkecamuk, bagai diiris sembilu, Herman mendekati kedua mempelai dengan langkah gontai.


"selamat anakku, kini kau memiliki pasangan hidup yang benar benar tulus mencintaimu, kau sungguh beruntung mendapatkan Lia, jaga dia dengan baik nak! kelak dia akan menjadi ibu dari anak anakmu. Jangan sakiti dia, ayomi dia, nafkahi dia baik lahir maupun batin, doa ayah semoga pernikahanmu menjadi ibadah terindah dalam hidupmu" Herman menepuk pundak Abigail lembut, air matanya lolos begitu saja, perempuan yang ia cintai kini bersanding dengan putranya. Oh malangnya Herman


"terimakasih, dan pesanku segeralah lupakan istriku" ucap Abigail sedikit berbisik yang dijawab dengan senyuman tipis dari bibir Herman. Tanpa menunggu lama, polisipun membawa Herman untuk kembali ke istana nya tanpa memberi pesan secarikpun untuk Lia, hatinya tak sanggup untuk berhadapan dengan Lia secara langsung.


"Nak Fardan," laki laki gagah berwibawa meski umurnya telah berkepala lima itu mendekati Abigail.


"ayah" Abigail menoleh ke sumber suara itu.

__ADS_1


"mulai saat ini, aku serahkan Lia kepadamu, jangan sakiti dia, jika dia salah beritahu dia baik baik, jika kau lelah bersamanya, kembalikan dia kepadaku dengan cara baik baik pula, jadilah imam yang baik untuknya dengan berpegang teguh ajaran agama" Pak Arta menyunggingkan senyuman cerah meski tak secerah hatinya yang rapuh, karena melepas putri satu satunya yang pernah dia sakiti merupakan hal terberat dalam hidupnya.


"pasti ayah, namun jika aku boleh meminta tolong jaga istri ayah, sepertinya sesuatu yang buruk akan terjadi jika ayah lalai dalam mengawasinya"


"ayah mengerti nak" dan kemudian Lia mendekati pak Arta dan langsung memeluknya, tangispun pecah diantara keduanya yang disusul dengan tangisan Geza lantaran cemburu.


"jangan menangis sayang, ini hari kebahagiaanmu, kita bukan tidak bertemu lagi, kau bisa mengunjungi ayah kapanpun kau mau,hmm" Pak Arta mencium puncak kepala Lia.


"aku mengerti ayah, tapi suruh adik sialan itu untuk berhenti menangis donk! nggak tau apa ini lagi ada adegan dramatis hiks hiks"


"huaaaa kakak lepasin ayah, ayah punyaku" Geza menarik ekor kebaya Lia, Abigail yang melihat adegan tersebut hanya menggelengkan kepalanya dan bergegas menggendong Geza.


"kakak G, kak Lia nakal huaaa" Geza menangis dalam pelukan Abigail. Namun Abigail malah terkekeh melihat tingkah gumush Geza.


Sedangkan Vero sibuk menemui para tamu undangan yang rata rata mereka adalah klien Abigail, selebriti dan dokter. Namun pernikahan ini berlangsung secara tertutup tanpa mengundang awak media karena sifat Abigail yang dari orok sudah tertutup. Meski demikian Abigail tetap orang berpengaruh di negaranya karena orangnya yang misterius namun pemegang saham terbesar di negaranya. Kerap kali setiap pertemuan penting Abigail mengutus Vero dan Zio untuk mengatasi sedangkan dia sendiri sibuk di rumah sekedar ngopi atau ngeteh. Terlihat sombong, namun begitulah Abigail.


Dokter Grace dan si designer Zora datang ke acara, namun mereka enggan memberi ucapan selamat, tak tau kenapa. Sedangkan Abigail tak ingin menemui mereka mengingat alerginya yang belum sembuh.


"sayang, aku lelah" ucap Lia lirih kepada Abigail yang sedang menyambut Fred (ayah Bunga di season gara gara kopi).

__ADS_1


"kembalilah ke kamarku, suruh Vero antar ya nanti aku nyusul" Abigail mengelus puncak kepala Lia dan disambut anggukan Lia. Namun mata Lia tetap tertuju pada mata Fred yang sepertinya menatapnya dengan penuh dendam.


"tuan Abigail istri anda begitu mempesona ya" Fred mengulas senyum penuh arti. Bukan Abigail jika tidak mengerti arti tatapan itu.


"begitulah istriku, secantik dia sebaik dia sayang sekali masih ada yang menaruh dendam terhadapnya, sepertinya aku harus melindunginya secara ekstra setelah ini" ucap Abigail misterius. Fred sedikit terkejut mendengar pernyataan Abigail. begitu mudah dia memahami bahasa tubuhku, apa dia tau semuanya? batin Fred.


"tak perlu terkejut, istriku memang memiliki banyak musuh di luar sana, dan bodohnya mereka masih ingin mengusik istriku padahal mereka tau siapa suaminya cih!!"


tangan Fred mengepal dibarengi dengan keringat dingin yang mulai keluar.


"oh iya, dimana putri kesayanganmu? apa dia datang?" tanya Abigail.


"Bunga melanjutkan sekolah model di L.A satu minggu yang lalu"


"ohhh, begitu lebih baik" ucap Abigail


"oh iya, tuan Fred apa kau tahu bahwa buaya yang bersembunyi di dalam sungai tetap akan terlihat keberadaannya jika dia bergerak sedikit saja, mengapa? karena gerakannya menimbulkan gelombang air" imbuhnya lagi sambil berlalu pergi untuk menyusul Lia.


Fred terdiam kaku dibuatnya.

__ADS_1


aku tidak ingin menyakiti istrimu, aku hanya ingin kejelasan mengenai Zalora, putriku.. ucap Fred dalam hati.


main tebak tebakan dulu lah yaaa


__ADS_2