
Tanpa persetujuan dari kedua orang tuanya, Luna berangkat menuju lokasi tempat peluncuran produk dari AR Group. Ia ingin melihat secara langsung penampilan Bryona dan kalau bisa ia akan menghinanya seperti dulu.
Menggunakan sebuah mobil yang dibelikan oleh Dad Thomas dari uang yang diberikan oleh dinas sosial untuk Bryona, ia pergi menuju gedung yang merupakan kantor Perusahaan AR Group.
Ia memarkirkan mobil tersebut di basement gedung. Mengambil kacamata hitam serta sebuah syal untuk menutupi sebagian wajahnya, kemudian keluar dari mobil dan menuju ke arah lift.
“Maaf Nona, silakan isi buku tamu terlebih dahulu,” Luna mengisi buku tersebut dengan nama palsu, kemudian masuk ke dalam lift. Ia bergaya layaknya seorang wanita kaya yang akan menghadiri acara peluncuran perdana produk liptint yang diberi nama Spring and Autumn.
Sebuah ruangan disulap menjadi bergaya musim semi dan juga musim gugur. Para wartawan dan pencari berita telah siap dengan semua peralatan mereka untuk mengambil gambar terbaik dan menyajikan berita secara langsung maupun tidak langsung kepada para penonton.
Luna masuk ke dalam ruangan tersebut dan mencari tempat duduk yang paling strategis. Untuk apa? Tentu saja untuk mengacaukan acara tersebut. Ia akan membuat acara tersebut gagal total dan juga mempermalukan Bryona yang digagas menjadi brand ambassador-nya.
Sebagai pembuka, seorang MC naik ke atas panggung. Ia memberikan beberapa kata pengantar untuk membuat para pengunjung merasa relaks dan nyaman. Setelahnya, MC memanggil Nicholas Gerardo, Theodore Alexander, dan Freya Rodriguez untuk maju ke depan sebagai perwakilan dari AR Group. Oscar, Chris, dan Hector berada di kursi penonton untuk menyaksikan ketiga putra putri mereka memberikan sedikit kata sambutan.
Mata Nic tak pernah lepas dari Bryona yang kini tengah duduk di barisan terdepan. Apalagi ketika melihat Bryona tersenyum, Nic serasa ingin melompat turun, menghampiri Bryona dan langsung memberikan sebuah ciuman di bibir pink milik Bryona.
Setelah selesai memberi kata sambutan, kini tinggal Freya yang berdiri seorang diri. Sementara Nic langsung duduk di sebelah Bryona.
“Hi,” sapa Nic pada Bryona. Bryona tersenyum dan membalas sapaannya, kemudian beralih kembali melihat Freya yang berada di atas panggung.
Tak jauh dari tempat itu, Luna memperhatikan Bryona yang duduk bersebelahan dengan Nic, membuat hatinya semakin panas dan ingin sekali memukul Bryona karena telah mengambil perhatian seorang Nicholas Gerardo.
Aku yang seharusnya ada di posisi itu, bukan dia, bukan si kutu yang selalu menempel dan membuat gatal orang di sekitarnya, menyebalkan! - batin Luna geram.
__ADS_1
Freya akhirnya memanggil Bryona untuk naik ke atas panggung. Para tamu yang hadir memuji kecantikan Bryona dan membuatnya langsung menjadi trending sebagai model baru.
“Teman-teman sekalian, perkenalkan dia adalah Scarlett,” Bryona tersenyum, membuat semua yang hadir ikut tersenyum melihatnya dan terus menerus memujinya.
Nic merasa kesal karena semua mata seakan tertuju pada Bryona. Rasanya ia ingin menutup semua mata mereka dengan kain, lalu membawa Bryona pergi dari sana.
Sebuah layar besar kembali menampilkan sebuah video yang akan menjadi penampilan perdana Scarlett sebagai model, sebagai brand ambassador produk liptint dari Perusahaan AR Group.
Brakkk!!
Semua mata langsung tertuju pada Luna yang menggebrak meja yang berada di hadapannya. Ia memang duduk di antara para wartawan. Ia tersenyum ketika semua mata beralih padanya, memperhatikannya.
Luna?! - meskipun Luna menggunakan kacamata hitam dan sebuah syal untuk menutupi sebagian rambutnya, namun Bryona dengan mudah akan mengenalinya. Ia tidak tinggal bersama dengan keluarga Alberto untuk 1 atau 2 hari, tapi bertahun-tahun.
“Apa yang kamu inginkan?” bisik Bryona saat Luna melewatinya.
Luna tersenyum smirk. Ia bisa merasakan nada panik dan ketakutan dalam diri Bryona, dan ia sangat senang. Luna berjalan ke arah standing mic yang berada di bagian tengah panggung, sementara Freya mendekati Bryona untuk melindungi sahabatnya itu.
“Bryona Martinez, seorang anak yatim piatu yang hanya bisa menumpang hidup di rumah orang lain. Kabur dari rumah dan membawa sebagian uang keluarga yang sudah menolongnya. Dasar pencuri! Tidak tahu terima kasih!” teriak Luna yang dengan sengaja mempermalukan Bryona.
“Sekarang melihatmu berdiri di sini, ku rasa kamu telah berhasil menggaet produser atau sutradara kelas kakap untuk membuatmu naik dengan mudahnya. Berapa kamu mendapat bayaran untuk itu?” Luna tertawa kemudian mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya. Ia melemparkan ke arah para wartawan.
“Apa kalian percaya wanita seperti itu bisa menjadi seperti sekarang ini jika tidak melakukan sesuatu?” tanya Luna pada para pencari berita.
__ADS_1
Para wartawan berkasak-kusuk, seperti membenarkan perkataan Luna. Bryona mengepalkan tangannya, ingin rasanya ia menampar mulut Luna yang berbicara dengan seenaknya.
“Tenanglah, balaslah dia dengan elegan. Jangan terpancing emosi, karena kamu bukanlah Bryona yang dulu,” bisik Freya. Bryona menganggukkan kepalanya menyetujui perkataan Freya.
Sementara para direksi termasuk Nic tak ingin mempedulikan, namun Nic ingin melihat foto Bryona. Maka ia mengambil salah satu foto tersebut dan melihatnya, “gadis ini?”
Wajah Nic kembali melihat ke arah Bryona yang tengah berdiri di atas panggung, “aku ingat sekarang di mana pertama kali aku melihatnya. Mata itu, mata indah yang penuh dengan kesedihan,” gumam Nic.
Brakkk!!!
“Nona! Jika anda kemari hanya untuk mengacaukan acara ini, sebaiknya anda segera pergi dari sini. Ini bukan tempat anda untuk melakukan itu.”
“Ooo … hahahaha ….,” Luna tertawa kemudian turun dari panggung, menghampiri pria paruh baya yang menyuruhnya pergi.
“Tuan, apa mungkin anda adalah salah satu orang yang telah mencicipi tubuhnya?” Luna tertawa sambil memperhatikan pria di hadapannya itu.
Tanpa banyak bicara, Leo sang asisten menghampiri dan langsung menarik paksa Luna dari tempat itu, “Hei para pencari berita, aku bisa memberikan kalian berita lain tentang dirinya jika kalian mau. Aku mengetahui semua hal buruk tentangnya. Lepaskan aku sialannn!!” Luna terus berbicara sambil memberontak untuk melepaskan diri dari Leo.
“Dad tidak apa-apa?” tanya Nic.
“Dad tidak apa-apa, lanjutkan saja acaranya.”
🌹🌹🌹
__ADS_1