
Berada di ruang rawat bersama dengan keluarga dan sahabatnya, membuat Bryona merasakan kebahagiaan yang amat sangat. Bahkan ia sudah lupa kalau dulu penderitaan yang selalu ia terima setiap harinya, mulai dari bully-an, ejekan, siksaan, umpatan kasar, dan masih banyak lagi.
Bryona bisa melihat bahwa kadangkala kita tak perlu turun tangan untuk membalas semua perbuatan buruk yang kita terima karena akan ada waktunya pembalasan itu datang dengan sendirinya. Kini, hidupnya terasa sangat bahagia luar biasa.
Dulu, kehidupan Bryona penuh dengan air mata kesedihan. Namun, sekarang takdir telah berubah. Hidupnya kini telah dipenuhi dengan beribu-ribu kebahagiaan.
“Senangnya melihat Max. Ia sangat lucu, Bry,” ujar Freya yang kini tengah menggendong Max.
“Te, sepertinya Freya sudah ingin sekali memiliki seorang anak,” bisik Nic pada Theo.
“Kami juga sedang berusaha. Tapi mungkin karena kami berdua masih sibuk, jadi kami tidak terlalu mengejar deadline. Kapan saja Tuhan mempercayakan, kami berdua akan menerimanya,” kata Theo dengan bijak.
“Ya ampun Te, sejak kapan bicaramu jadi begitu bijaksana dan bijaksini,” goda Nic. Theo pun hanya mencebik kesal.
“Apa kamu mau menggendongnya, sayang?” tanya Freya pada Theo.
“Aku takut,” jawab Theo.
“Cobalah,” dengan perlahan Freya memindahkan Max ke tangan Theo. Theo masih terlihat takut dan juga kaku. Biasanya ia akan berhadapan dengan dokumen di tangannya, tapi saat ini ia sedang menggantinya dengan seorang bayi.
Jari-jemari Max menggenggam telunjuk Theo, membuat perasaan Theo menghangat. Ia jadi membayangkan jika yang berada dalam gendongannya adalah anaknya sendiri.
__ADS_1
“Lihatlah, kamu belajar dengan sangat cepat,” puji Freya.
“Sepertinya kita harus pergi berbulan madu lagi,” ajak Theo, membuat Freya tersenyum.
“Persiapkanlah, aku akan mengikuti ke mana pun kamu pergi,” bisik Freya. Theo pun tak akan menunggu terlalu lama. Ia memberikan Max kepada Nic kemudian langsung mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi asistennya.
**
3 bulan kemudian,
Bryona untuk sementara tidak pergi ke M-Tech. Ia memang mempercayakan semuanya pada Freya dan juga beberapa petinggi perusahaan yang merupakan orang kepercayaan Oscar Gerardo.
Meskipun menggunakan jasa seorang babysitter, tapi Bryona tetap mengasuh Max sendiri. Ia akan memanggil babysitter jika ia benar-benar memerlukannya. Bahkan kadang ia akan membawa Max ke dalam kamar mandi.
Berendam air hangat yang telah ditetesi aroma therapy, membuat Bryona merasa lebih segar dari biasanya. Malam nanti, ia berencana akan meminta sang babysitter mengawasi Max, sementara dirinya akan memberikan Nic malam yang panjang dan luar biasa.
Setelah menyusui Max, Bryona kembali ke kamar dan mengganti pakaiannya dengan sebuah lingerie berwarna merah menyala. Ia duduk bersandar di tempat tidur sambil memainkan ponselnya dan menunggu Nic pulang.
Nic sedang melakukan perjalanan bisnis dan akan pulang malam ini. Namun, sudah hampir tengah malam, Nic belum tiba juga. Bryona yang kelelahan menjaga Max sejak pagi pun akhirnya tertidur.
Keesokan paginya, Bryona merasakan sebuah tangan telah memeluknya. Ia mengusap punggung tangan itu dan memutar tubuhnya. Ia tersenyum melihat wajah suaminya yang masih tertidur. Dengan perlahan Bryona menyentuh dari kening, mata, hidung, hingga ke bibir Nic.
__ADS_1
“Terima kasih karena sudah mencintaiku. Aku sangat bahagia sekali,” Bryona menempelkan bibirnya pada bibir Nic dengan perlahan agar suaminya itu tidak terbangun.
Namun, tangan Nic menahan tengkuknya dan memperdalam ciuman itu. Nic sudah terbangun ketika Bryona memutar tubuhnya tadi.
“Terima kasih juga karena mau menerima cintaku. I love you, honey,” Nic mulai menyentuh tubuh Bryona yang hanya ditutupi dengan sebuah lingerie. Saat ia pulang dan melihat Bryona, ia sudah tidak bisa menahan sesuatu yang ingin dilepaskan. Tapi mengingat berapa lelahnya Bryona menjaga Max, ia tak ingin mengganggu tidur nyenyak wanitanya.
Bryona mendessah ketika Nic mulai menyentuh kulitnya di bagian sensitifnya. Nic tersenyum karena Bryona meresponnya. Mereka pun memulai pagi mereka dengan sebuah vitamin yang akan mencerahkan hari mereka.
🌹 T A M A T 🌹
...**********...
Terima kasih Pansy ucapkan buat semua teman-teman readers yang selalu meluangkan waktunya untuk membaca.
karya ini masih sangat jauh dari sempurna, karena itu Pansy selalu membutuhkan asupan vitamin dari teman-teman semua, berupa like, komen yang membangun.
Mulai bulan depan, Pansy akan ngeluarin novel terbaru yang judulnya
...When Doctor Meets Mr. Policeman...
Covernya seperti dibawah ini kalau belum diganti sama pihak NT. Ceritanya juga ga berat-berat amat, masih lebih berat LDR-an 😁
__ADS_1
Mohon dukungan dari teman-teman semua, karena Pansy tanpa kalian, hanyalah butiran debu yang tak terlihat. Love you all sekebon jagung 🥰