
Peluncuran produk dinyatakan berhasil, AR Group mendapatkan feedback yang sangat luar biasa dari para pembeli. Saat ini, mereka sudah berada di dalam ruang meeting untuk membahas langkah selanjutnya.
Freya terlihat ditemani oleh asisten pribadinya, Riana. Tak nampak keberadaan Bryona di samping gadis itu seperti biasanya.
Nic berencana untuk membuktikannya secara langsung dan menangkap basah Bryona yang telah membohonginya. Ia ingin melihat bagaimana wajah gadis itu saat kebenarannya terungkap. Sebelumnya, ia harus menemui Luna, wanita yang membuat kekacauan di acara launching produk liptint Autumn and Summer.
**
Kini Nicholas telah berdiri di depan sebuah rumah dengan pagar berwarna hitam. Berdasarkan data dari informannya, di sinilah tempat kediaman Luna, juga tempat kediaman Bryona dulu.
Dari dalam rumah, mata Luna menangkap sosok pria sangat ia impikan, Nicholas Gerardo.
“Sudah kukatakan, dia pasti akan menemuiku. Dia pasti langsung tertarik padaku. Bagaimanapun juga, aku jauh lebih cantik dan menarik dari pada si kutu itu. Tubuhku pun juga seksi,” gumam Luna yang langsung berlari ke luar untuk menyambut pria idamannya itu.
“Kak Nicho!” teriak Luna dengan wajah sumringah. Nicholas yang sedang melamun menatap ke rumah tersebut langsung tersentak kaget.
“Bisakah kamu tidak berteriak?” gerutu Nic yang jantungnya kini berdetak cepat karena kaget.
“Apa kamu ingin menemuiku?” tanya Luna dengan manja, membuat Nic sedikit jengah.
“Ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu.”
“Masuklah,” Luna membuka pintu pagar dan mempersilakan Nic untuk masuk. Dibandingkan kediaman Rodriguez, kediaman keluarga Alberto mungkin hanya 10%-nya, tidak, bahkan hanya 5% saja. Apa dia memang tidak suka tinggal di tempat yang kecil?
Nicholas memasuki kediaman keluarga Alberto. Matanya seakan merekam semua yang ada di sana, menelisik hingga ke detail terkecil. Tak ada satupun foto Bryona, yang ada hanya foto keluarga Alberto, Luna dan kedua orang tuanya.
“Duduklah!” Luna langsung duduk di sebelah Nic, bahkan ingin menempel padanya, membuat Nic akhirnya berpindah ke sebuah sofa single.
__ADS_1
“Aku langsung pada intinya saja. Aku ingin menanyakan semua tentang Bryona.”
“Bryona? Jadi kamu ke sini hanya untuk menanyakan tentang dirinya? Menyebalkan sekali!” gerutu Luna sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
“Tanyakanlah,” dalam pikiran Luna, inilah saatnya ia meracuni seorang Nicholas Gerardo untuk membenci seorang Bryona Martinez.
“Apakah dia sepupumu?”
“Ya, dia sepupuku. Hanya saja kelakuannya tidak seperti seorang sepupu. Kami di sini sudah menampungnya dengan sangat baik, memberinya makan, pakaian, bahkan menyekolahkannya. Tapi, apa balasannya? Ia sering mencuri di rumah ini, bahkan saat ia pergi, ia mengambil uang dan perhiasan Mom Dorothy.”
“Apa dia memang ingin menjadi seorang aktris?”
“Ya, sejak dulu memang itu cita-citanya. Ia pernah mengatakan padaku kalau ia sangat bosan hidup miskin. Ia akan menjadi seorang aktris agar memiliki banyak uang, atau langsung menikah dengan orang kaya.”
Nic menghela nafasnya pelan. Ia tak ingin 100% percaya dengan semua perkataan Luna, hanya saja ia ingin mendapatkan informasi dari berbagai pihak.
“Ehhh ada siapa ini?” Dorothy berjalan mendekat ke arah ruang tamu.
“Oooo, pemilik G-shots?” Luna pun menganggukkan kepalanya.
“Apa aku bisa melihat foto Bryona?” tanya Nic.
“Tentu saja, aku punya banyak,” Luna bangkit dari duduknya dan menuju kamar tidurnya, diikuti oleh Dorothy.
Di dalam kamar,
“Untuk apa semua foto-foto itu dan apa hubungan Tuan Nicholas dengan anak sialann itu?” tanya Mom Dorothy yang ingin tahu.
__ADS_1
“Mom, si kutu itu sekarang menjadi brand ambassador produk dari perusahaan Nicholas. Mommy ingat waktu aku membuat keributan kan? Nicholas ada di sana, dan saat ini ia berada di sini ingin mengetahui semuanya. Bukankah itu bagus? Ini adalah jalanku untuk menjelekkannya dan jalanku juga untuk masuk ke dalam dunia permodelan.”
“Aku tak menyangka ternyata idemu sangat brilian kali ini. Jadi keributan yang dulu kamu ciptakan sebenarnya untuk menarik perhatian Tuan Nicholas Gerardo,” Luna langsung menganggukkan kepalanya.
Ia mengambil beberapa foto Bryona yang memiliki dada besar dan berada di sekitar pria di sekolahnya. Sejak dulu, secara diam-diam Luna meminta seseorang untuk membuat imej Bryona jelek hingga ia bisa menghinanya dengan puas.
“Kamu akan memperlihatkannya begitu saja?” tanya Dorothy.
“Tenang, Mom. Aku punya rencana sendiri. Mom tenang saja. Setelah ini kita akan hidup dengan uang banyak dan terkenal,” Luna menampakkan senyum smirk di wajahnya. Ia keluar dari kamar dan kembali menemui Nicholas.
“Maaf lama, aku harus merapikannya terlebih dahulu karena sepupuku itu selalu mencarinya dan ingin menghancurkannya.”
“Menghancurkannya?” tanya Nic.
“Ya, karena semua foto ini menunjukkan sifat aslinya, hingga jika orang lain mengetahuinya, tak akan ada lagi yang mau mendekatinya dan memberinya uang,” jawab Luna.
“Boleh aku melihatnya?”
“Boleh saja, tapi dengan 1 syarat.”
“Syarat? Apa yang kamu inginkan?” tanya Nic.
“Aku tak akan meminta uang karena aku bukan wanita materialistis. Aku hanya ingin pekerjaan sebagai model di perusahaanmu. Dengan referensi darimu, akan dengan mudah aku masuk ke sana. Aku perlu pekerjaan untuk membantu keluargaku melunasi semua hutang-hutang yang sepupuku tinggalkan karena sering mengambil barang milik orang lain,” Luna berucap sendu.
“Baiklah, tidak masalah. Aku akan meminta bagian pemasaran untuk memasukkanmu dalam agency milik kami. Sekarang berikan padaku,” Nic mengulurkan tangannya untuk meminta semua foto-foto yang Luna miliki.
Luna langsung tersenyum, kemudian memberikan semua foto yang ia miliki, yang tentu saja memperlihatkan Bryona yang sedang berada di dekat para pria. Banyak sekali foto-foto tersebut yang merupakan editan. Saking halusnya editan, hingga sangat terlihat seperti asli.
__ADS_1
Nic menggeram kesal sambil meremas salah satu foto. Luna yang melihatnya tentu saja berpekik senang di dalam hatinya, seakan ingin melompat-lompat karena telah berhasil dengan salah satu dari rencananya. Ternyata tanpa Adela pun ia bisa melakukan semuanya sendiri. Ia bisa membatalkan rencana kerjasama-nya dengan gadis itu.
🌹🌹🌹