
Crystal yang terbangun di pelukan seorang pria merasa sedikit kaget. Ia melihat tubuh mereka sama-sama polos, yang artinya mereka melewati malam panjang bersama. Ia segera meraih pakaiannya dan pergi ke kamar mandi. Ia ingin pergi dari sana sebelum pria itu terbangun.
Di dalam kamar mandi, Crystal bisa melihat tubuhnya yang dipenuhi dengan tanda merah. Ia tiba-tiba merasa jijik dengan dirinya sendiri karena bermain dengan seorang pria yang ia yakini sudah berusia di atas 50 tahun.
Crystal membersihkan dirinya langsung di bawah pancuran shower. Setelah selesai, ia langsung mengenakan kembali pakaiannya dan meninggalkan pria tua yang tak ia ketahui siapa namanya.
Di apartemen, Crystal berganti pakaian. Ia berencana akan kembali menemui Theo hari ini. Dengan penampilan yang lebih elegan dan lebih seksie, ia memperhatikan dirinya di cermin. Setelah yakin dengan penampilannya, ia segera mencegat taksi dan pergi menuju AR Group.
“Ada yang bisa saya bantu, Nona?” tanya sang resepsionis.
“Aku ingin bertemu dengan Theo,” jawab Crystal.
“Maaf Nona, apa anda sudah punya janji?”
“Katakan padanya Crystal ingin bertemu.”
“Maaf Nona. Jika anda belum memiliki janji, maka kami tidak bisa mengijinkan anda masuk ke dalam.”
“Kurang ajar! Berani sekali kamu menghalangiku! Aku akan segera memecatmu ketika aku sudah menjadi Nyonya Alexander,” kata Crystal dengan marah.
Sang resepsionis memberi tanda kepada petugas security untuk membantunya. Tadi pagi, Theo memang sudah berpesan kepada bagian resepsionis agar tidak menerima siapapun yang tidak memiliki janji.
“Lepaskan aku!! Kalian semua akan kupecat! Theooo!!” teriak Crystal tak tahu malu.
Dari CCTV, Theo memperhatikan semua gerak gerik Crystal. Ia sangat yakin Crystal akan satang kembali, karena itulah ia berjaga-jaga. Ia tak ingin Freya menjadi salah paham, apalagi saat ini hubungan mereka sudah lebih baik.
**
“Benarkah?” Bryona sangat senang ketika mendengar kabar bahwa Freya kini tak lagi berstatus jomblo.
“Jangan menertawakanku.”
__ADS_1
“Aku tidak menertawakanmu, Frey. Aku hanya sangat senang saat ini. Bagaimana kalau kita merayakannya dengan makan siang bersama?” tanya Bryona.
“Kita akan makan bersama, tapi bukan untuk merayakan itu. Aku tak ingin terlalu bergembira dengan ini.”
“Apa ada masalah?”
“Aku takut Bry. Aku sebenarnya tak ingin berhubungan dengan siapapun. Aku tak ingin merasakan kehilangan.”
“Aku semakin tidak mengerti arah pembicaraanmu, Frey.”
“Aku sebenarnya belum yakin dengan perasaan Theo. Aku tahu ia mencintai seorang wanita bernama Crystal dalam waktu yang cukup lama dan ku rasa tak akan mudah menghilangkan rasa itu. Mungkin saja hubungan kami ini hanya pelarian baginya atau tarik ulurnya pada Crystal. Kemarin aku sempat melihat mereka di dalam ruangan, berdua saja dan Crystal sedang menyuapi Theo.”
“Kalau begitu ayo kita keluar. Kamu harus menenangkan dirimu dulu,” Bryona meraih tangan Freya dan mengajaknya keluar.
Mereka kini berada di sebuah restoran yang letaknya tak jauh dari kantor. Makanan sudah berada di hadapan mereka dan kini saatnya mereka menikmatinya. Baru saja Freya ingin memasukkannya ke dalam mulut, seorang wanita datang menghampirinya.
Byurrr ….
“K-kamu?!”
“Ya aku! Apa? Kamu kira aku tidak tahu bahwa kamu yang mengambil Theo dariku? Theo hanya mencintaiku dan hubungan kalian hanya sebuah perjanjian bisnis. Apa kamu tidak merasa rendah sebagai seorang wanita jika memiliki hubungan seperti itu?” Kata Crystal sambil melipat kedua tangan di depan dada.
Freya yang merasa kesal pun bangkit. Ia meraih pergelangan tangan Crystal dan memelintirnya ke belakang, “Jangan pernah bermain-main denganku, Nona Crystal. Anda belum tahu siapa saya, tapi saya tahu siapa anda. Saya bisa menghancurkan karir dan reputasi anda dalam sekejap. Apa kamu mau mencobanya?”
“Jangan mengancamku!” teriak Crystal.
“Aku tidak mengancammu, aku hanya berbicara kenyataan. Apa aku perlu membagikan video panasmu bersama pria selingkuhanmu saat kamu masih menjadi istri seorang Frederic Beltran?”
Crystal langsung menoleh ke arah Freya. Tak ada yang mengetahui perselingkuhannya, kecuali mantan suaminya.
“Kenapa? Apa kamu bingung dari mana aku mengetahuinya? Karena itu, jangan pernah macam-macam denganku.”
__ADS_1
Crystal mengepalkan tangannya, wajahnya sudah menampakkan kekesalan yang luar biasa. Pada akhirnya ia melayangkan tinjunya ke wajah Freya dan tentu saja bisa ditahan dengan mudahnya oleh Freya.
“Sudah kukatakan jangan bermain api denganku. Jika memang kamu menyukai Theo, carilah dia, jangan mencariku.”
“Sialannn!!! Wanita kurang ajar! Apa kamu tidak pernah diajarkan oleh orang tuamu bahwa tidak boleh mengambil milik orang lain?”
Plakkk!!!
Sebuah tamparan mendarat mulus di pipi Crystal, “Jangan membawa orang tuaku dalam urusan ini. Aku tak akan membiarkan siapapun menghina kedua orang tuaku.”
Bryona tak melerai sama sekali, bahkan ia menonton dan memberi semangat pada Freya. Ia juga akan melakukan hal yang sama jika ada yang mengganggunya, apalagi membawa-bawa kedua orang tuanya.
“Aku akan melaporkanmu pada polisi.”
“Silakan, aku akan menunggunya. Dan siapkan dirimu juga, terutama telingamu untuk mendengar semua cacian orang-orang padamu,” kata Freya sambil tersenyum.
“Aku pastikan Theo akan mengetahui semua sifat burukmu,” ungkap Crystal.
“Terserah padamu. Jika memang dia tahu dan memilihmu, maka kamu telah melakukan sesuatu yang tepat, karena aku tak akan pernah mempertahankan seorang pria yang tak mencintaiku.”
Crystal yang merasa marah dan tertekan berada di sebelah Freya, akhirnya keluar dari restoran dengan hentakkan kaki yang keras.
“Maaf atas gangguan tadi. Sebagai permohonan maaf, saya akan membayar semua tagihan makanan anda,” kata Freya kepada seluruh pengunjung restoran. Hal itu tentu saja disambut dengan gembira.
“Kamu benar-benar keren. Aku sudah lama tidak melihat Freya yang beraksi seperti itu,” kata Bryona sambil tersenyum.
“Kamu kira film action?” Kata Freya sambil tertawa kecil.
Mereka pun melanjutkan acara makan siang yang sempat terjeda itu, tentu saja dengan perasaan senang. Freya bukanlah wanita yang mudah diintimidasi, apalagi hanya oleh seorang wanita bernama Crystal.
🌹🌹🌹
__ADS_1