Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB 1 pengagum rahasiamu


__ADS_3

terlihat sekelompok siswi tengah saling bercanda sambil mengerjakan tugas. Waktu istirahat yang menurut sebagian orang adalah waktu terbaik yang ditunggu tunggu untuk melepaskan penat walau hanya sejenak nampak tak bernilai apapun dihadapan mereka, mereka malah menggunakannya untuk mengerjakan tugas selanjutnya dengan diselangi tawa.


"woy ngelemunin siapa nih??? serius amat" ucap hilmi.


"ya ngelamunin pangerankulah" ucap salwa.


"siapa nih? " tanya reva yang kepoan.


"adadeh rahasia" ucap salwa tersenyum penuh misteri. membuat reva manyun


"kok diluar berisik ya? " ucap sifri yang sedari tadi mendengarkan suara diluar.


" kok kayak ada yang kelahi ya? "ucap refa merekapun saling berpandangan penuh arti. lalu saling tersenyum penuh arti dan langsung berlari keluar kelas. nampak pohon yang berada di samping lapangan sekolah sudah di penuhi oleh siswa maupun siswi membuatmu pandangan mereka tak bisa menjangkaunya.


" aishhhhh ndk keliatan. "ucap salwa.


" keatas"ucap sifri mendahului teman temannya.


"KAK WILDAN!!!!! awas nanti jatuh!" teriak seorang siswi.


"eh itu kenapa? " tanya sifri pada seorang yang berdiri di sampingnya.


"anu kak wildan ama temennya lagi berusaha nyelametin kucing" ucapnya.


"aduh klo sampek jatuh bahaya tuh" ceplos hilmi.


"ndak kok paling ya klo jatuh cuman lecet ama keseleo" ucap hilmi.


" ya sama aja pesek"ucap hilmi gemas.


'plis jangan sampek jatuh'batin salwa.


"sini jangan takut" ucap wildan meraih kucing yang ketakutan dengan berlahan. setelah berhasil iapun turun berlahan kearah yuda yang menunggunya didahan yang tak jauh darinya.


" pelan pelan yud! "ucap zam zam yang menunggu dibawah pohon sambil menatap ngeri yuda yang tengah berusaha tuk turun.


" nih " ucap yuda memberikannya kezamzam dengan berlahan.


" dah. lain kali jangan manjat manjat lagi 👍. sebelum manjat lebih baik mikir mikir dulu udah bisa turun apa belum. "ucap zam zam memarahi kucing tersebut yang malah membuat fansnya gemas dengan sifatnya. iapun melepaskan nya.


" kakak ndak papa kan? "tanya seorang siswi pada wildan. yang langsung dijawab oleh zamzam.

__ADS_1


" gak papa kok, cuman keringetan dikit "ucap zamzam yang sudah tau reaksi apa yang akan dikeluarkan oleh sahabatnya ini.


" ayo ke kelas. "ucap wildan berjalan mendahului.


" dingin amat pang. "ceplos hilmi.


" iya. "


" tapi aku heran nih dari sekian gantengnya kakak kelas kita tapi cuman dia loh yang paling banyak fansnya kok bisa ya pada hal sifatnya masih mendingan kak zamzam ama kak yuda"ucap hilmi.


"cowok dingin itu lebih menggoda" ucap sifri berjalan mendahului disusul kawan kawannya.


" besok kan libur nih gimana kalo kita pergi nonton bioskop aja. aku udah beli tiketnya nih untuk kita semua"ucap reva.


"ok gas! "


" nanti aku yang belanjain cemilan nya. "ucap sifri.


" ok sip".


"Dan kamu tau ndak siapa yang ada dikoridor lantai dua tadi? " tanya zamzam saat mereka baru menghempaskan bokong mereka dikursi.


"aish masa kamu ndak tau" ucap yuda.


"serius aku ndak tau" ucap wildan.


" anak yang kemarin waktu MOS kamu antar pulang, yang selalu dikerjain ama salsa itu nah"ucap zamzam mengingatkannya.


"aku lupa" ucap wildan.


"aih"


"emang kenapa? ada apa disana? " tanya wildan.


"dia manis ya" ucap zamzam.


"emang pernah kamu jilat? " tanya wildan.


"maksudnya le..., aih masa ndak paham" ucap zamzam sedikit emosi.


"dah susah ngomong sama dia kalo bahas cewek. " ucap yuda.

__ADS_1


"besok nonton bioskop yok! " ajak zamzam mengubah topik.


"lu yang belikan tiket" ucap wildan.


"ok.lu yang beli cemilan nya" ucap zamzam.


"ok deal! " ucap wildan.


"Dan! " panggil salsa yang sudah berdiri di sampingnya.


"apa? " tanya wildan.


" ini dari mama untukmu"ucap salsa sambil menyerahkan sebuah kotak bekal.


" bilangin ke tante makasih"ucap wildan menerimanya.


"BE TE WE, besok ada acara ndak? " tanya salsa.


"kita mau nonton bioskop " jawab yuda.


"wah kebetulan donk aku ama yang lain juga mau nonton bioskop gimana kalo bareng aja, aku yang belikan tiket. " ucap salsa.


"ok setuju! " ucap zamzam.


" ok ".salsa pun menuju bangkunya sambil tersenyum penuh kebanggaan.


₩₩₩


my diary...


wildan al farabi.....


aku tak tau apa yang sedang kurasakan sekarang ini


yang hanya kutau sekarang adalah kusedang mengagumimu


kau berhasil mencuri hatiku dihari pertamaku MOS.


tapi aku tak berani tuk berharap lebih darimu


aku hanya lah pengagum rahasiamu sang bintang sekolah.

__ADS_1


__ADS_2