Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB 9. PASAR MALAM.


__ADS_3

sabtu sore salwa dan sahabatnya tengah menginap dirumah nenek salwa yang berada tak jauh dari daerah pasar malam. mereka tengah membantu nenek membuat makan malam yang akan mereka nikmati sambil melihat bintang dari loteng rumah.


" sal minggu depan kita bakal nginep dirumah nenekku kan? " tanya nilna.


" iya.. seperti biasanya kita gantian " ucap salwa.


" nanti malam kepasar malam yuk sekalian kita cari barang murah meriah " usul refa.


" ayo! ".


" mau kemana? " tanya nenek salwa.


" nanti malam kita kepasar malam ya nek... " ucap salwa memelas.


" iya asalkan kalian ingat waktu jangan pulang kemalaman bahaya " ucap nenek.


" ok! ".


mereka pun membawa menu makan malam keloteng dan disantap bersama. selepas shalat isya mereka pun berangkat kepasar malam yang tak jauh dari rumah nenek sekitar 10 menit berkendara sepeda.


" wah rame nya!!!! " ucap refa.


" kalo sepi bukan pasar malam namanya tapi kuburan " ucap nilna.


" kita parkir disini aja " ucap salwa.


" bang nitip ya " ucap sifri mengunci ban sepedanya begitu pula sahabat sahabatnya.


" ok! " ucap tukang parkir memberi jempol.


mereka pun mulai menjelajahi pasar malam.


" kita nanti jam 9 pulang loh soalnya takut dimarahin nenek " ucap salwa.


" ok. "


" masih ada sekitar satu setengah jam an lah... sudah lebih dari cukup selama kita ndak keenakan main di wahana " ucap nilna.


" abis cari barang langsung pulang! " ucap sifri.


mereka pun dengan cepat pergi mencari barang yang mereka incar.


" ini bagus anting antingnya, kak ini berapa? "tanya sifri.


" 20 ribu aja dek "


" ini kak! " ucap sifri seraya menyerahkan uang sebesar 20.000 rupiah.


" ok lanjut! "


" eh itu bukannya zakia ya sama kak shobirin. " ucap refa menunjuk kearah penjual arbanat (gula kapas) .


" eh... iya itu mereka " ucap sifri.


" samperin yuk! " ucap reva menarik tangan sahabat sahabatnya.


" beli ini satu aja. ndak usah banyak banyak nanti sakit gigi aku yang disalahin " cegah shobirin saat zakia merengek ingin dibelikan 5 buah gula kapas.

__ADS_1


" hmp.! 2 aja ya " ucap zakia bernegosiasi.


" gak pokok 1 aja " ucap shobirin.


" 2 aja itu udh dikit kok " ucap zakia. sedangkan penjual gula kapas hanya melihat mereka dengan pandangan malas.


" ini jadi beli apa ndak? " tanya panjual gula kapas yang sudah tak tahan dengan perdebatan mereka.


" jadi 1 aja " ucap shobirin membayar.


" oi! " panggil reva membuat zakia dan shobirin membalikkan badan.


" Hai!! " ucap zakia yang kesalnua langsung hilang begitu melihat mereka.


" ngedate ya?? " tebak sifri yang sudah paham akan apa yang terjadi.


" iya " ucap shobirin tanpa sempat membiarkan zakia menjawabnya. wajah mereka langsung terkejut saat mendengarkan jawaban dari shobirin.


" pasti bakalan heboh kalo sampek sekolah tau" ucap salwa.


" yah begitu dah ini date pertama kita juga " ucap zakia mencomot kembang gulanya.


" ouh ya udah kita lanjot cari barang dulu ya selamat menikmati kencan! " ucap nilna menarik sahabat sahabat nya pergi agar tak menggangu acara mereka.


" tunggu kalo ada adeknya berarti ada kakaknya donk " ucap reva saat mereka berada di barisan antrian cilok.


" dan otomatis ada kawannya kakaknya " ucap sifri.


mereka pun langsung melihat sekeliling dan...


" lagi nyari apa? " tanya zam zam yng ternyata ada dibelakang mereka, membuat mereka terkejut.


" wow santuy aja ndak usah kayak ketemu ama hantu " ucap zamzam.


" reflek " ucap reva.


" kebiasaan suka betul bikin anak orang jantung an " ucap Yuda yang muncul dari belakang zam zam bersama dengan Wildan yang sangat acuh tak acuh.


" maaf ya para junior junior ini anak memang minta dibanting " ucap Yuda memberikan senyum ramahnya.


" iya gak papa kok kak "


" mau beli cilok ya.. " ucap Yuda.


" hehe iya. "


" ya udah kita duluan ya semoga malam mingguan nya menyenangkan " ucap Yuda menyeret zam zam pergi diikuti oleh wildan.


" mereka kalo lagi ngajar beda banget ya bikin merinding " bisik sifri ke salwa mengingat mereka sering diberikan tatapan menusuk dan senyuman menyeramkan oleh Yuda saat ada latihan yang salah. salwa membalas dengan anggukan sambil menelan ludahnya.


" abis ini kita kederetan boneka ya.. mau beliin hadiah buat adek bentar lagi dia ultah " ucap reva.


" ok. "


" wah banyak ya yang kesini bareng pacarnya " ucap nilna saat mereka berada di deretan penjual boneka menunggu reva yang sibuk memilih.


" ho oh.. kita mah para jomblo cuman bisa ngeliat dan menghalu " ucap sifri.

__ADS_1


" yang ini bagus va " ucap salwa memilihkan boneka kelinci putih.


" ah... iya kiyowo kiyowo gitu leh... " ucap reva mengambilnya.


" ini berapa kak? " tanya reva.


" ah.. itu 30 aja "


" ini uangnya " ucap reva menyerah kan sejumlah uang pas.


sementara itu zakia dan shobirin tengah main disalah satu wahana yaitu rumah hantu. mereka mengikat tangan mereka agar tak saling tertinggal.


" jangan ambil aku ambil aja Kak shobirin dia yang suka ngabisin beras dirumah " ucap zakia


" enak aja, ambil aja zakia dia suka ganggu orang tidur. " ucap shobirin tak Terima.


" salahnya sih kalo tidur suka berisik ganggu tau " ucap zakia yang mulai kesal.


" eh... kayak kamu kalo tidur kalem aja.. sakit tau nih badan kamu tendang terus, emang kamu kelahi apa dimimpi? " tanya shobirin mengingat saat ia akan menggangu zakia tidur sebagai pembalasan eh.. malah dia yang babak belur apes dah...


" iya aku lagi kelahi bareng orang yang ada disampingku " ucap zakia mereka pun saling berdebat, sangking asiknya berdebat mereka tak menyadari jika para hantu terus berusaha mengagetkan mereka tapi tak ada yang berhasil.


*percakapan para pekerja yang gagal mengkageti zakia dan shobirin. *


" bro kayaknya kita ndak cocok buat kerjaan ini " ucap pocong.


" hah... harga diri gua hancur!!! padahal aku yang plainh ditakutin di rumah hantu ini!!! " ucap mbak kunti yang sangat legend dalam perannya.


dan akhirnya para hantu pun menangis bersamaan. *


" hah ndak serem sama sekali " ucap shobirin yang sudah keluar dari rumah hantu.


" iya katanya legend tapi kok aku ndak ada ketemu hantu sama sekali sih " ucap zakia melepas ikatan mereka.


" ok lanjot! "ucap shobirin.


" wil main ini yok " ajak zam zam menunjuk wahana kapal.


" ok siapa takut " ucap wildan mantap. sentara itu Yuda sudah pucat pasi.


" ayo! " ucap zam zam menarik kedua sahabatnya.


" aku ndak mau " ucap Yuda tapi sia sia saja kawannya tak akan mendengarkannya.


" AAAAA AAAAA !!!!!!!!! MAMA!!!! " teriak Yuda....


sentara kedua kawannya sangat menikmati wahan.


" aku mual... " ucap Yuda begitu turun dari wahana . kawannya pun memberikan mereka plastik. membuat Yuda menatap mereka dengan tatapan malas.


" ok ke sana lagi! " ucap wildan menunjuk wahana rumah hantu. dan langsung membuat Yuda menatap mereka dengan tatapan membunuhnya. tapi itu semua juga tak mempan untuk mereka iapun diseret oleh mereka masuk kedalam.


" AAAAAAAAAAAAAA!!!!!........ " teriak nya.


* Yuda belike.


" thor gini amat dah nasib gua😭😭😭"

__ADS_1


" dasar kawan tak beeperasaan "


__ADS_2