Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB. 29 PANAS PANAS...


__ADS_3

sesuai rencana, setelah pulang sekolah mereka langsung menuju rumah salwa untuk belajar bersama sama.


" uwah... sejuknya... " ucap budi anak peringkat kedua di kelas, begitu ia sampai dirumah salwa lebih tepatnya di taman belakang rumah salwa yang memang biasa digunakan untuk bersantai ataupun belajar kelompok karena suasana nya.


" hehehe makasih.. " ucap salwa.


" oke kita belajar apa dulu nih? " tanya budi.


" matematika dulu dah. " ucap sifri.


" hooh betul aku ndak paham sama sekali sama soal yang tadi " ucap reva.


" soal yang tadi gampang aja kok " ucap chris si peringkat pertama dikelas.


" hem... ya iya paham kok... orang pintar mah beda " ucap reva.


" heh.. "


" oke jadi matematika dulu nih " ucap budi.


" iya! "


" oke... pak chris silahkan untuk menjelaskan pada kami semua " ucap budi memberi kan chris spidol dan kertas, karena mereka nggak punya papan tulis mini jadi penggantinya pake kertas.


" oke.. denger baik baik! " instruksi chris.


" oke! "


chris pun mulai menjelaskan satu persatu. sampai mereka paham. saat chris mengajar ia memiliki sisi yang berbeda dari biasanya, ia yang biasanya jail dan suka bermain main kini berubah walau tidak 100% karena terkadang ia akan menjaili salah satu dari mereka agar suasana tidak terlalu tegang.


" istirahat dulu.... ini makan dulu... " ucap umi membawa beberapa toples kue kering dan minuman dingin.


" makasih umi... "


" yang rajin yah... umi tinggal dulu.. " ucap umi kembali kedalam rumah.


" kuenya enak " ucap satya yang dibalas anggukan oleh budi.


" terimakasih " ucap salwa.


" kalian udah paham kan? " tanya chris.


" udah.. "


" oke abis ini apa? " tanya hilmi.


" hem.... ngerjain PR aja... " ucap sifri.


" emang ada PR? " tanya satya.


" ada.. PR bahasa Inggris.. besok dikumpulkan " ucap sifri.

__ADS_1


" WHAT?!!?!?!?! "


" kenapa ndak bilang dari awal ".merekapun langsung dengan cepat mengerjakan nya. kecuali chris ia masih santai memakan kue kering nya.. biasa orang pinter mah bebas...


" temennya kakak datang ya? " tanya abi yang baru saja pulang kerja.


" iya.. itu mereka dibelakang.. lagi belajar bareng " ucap umi membawakan tas kerja abi.


" bagus lah... kegiatan nya juga positif " ucap abi tersenyum. Abi melihat mereka dari jendela belakang rumah.


₩₩₩


" mereka makin deket ya? " tanya Wildan fokus memperhatikan salwa dan chris dari kejauhan.


" keliatannya sih iya.. namanya juga temen sekelas jadi wajar " ucap zam zam mengikuti arah pandang Wildan.


" ck.. " ucap Wildan. zam zam dan Yuda langsung saling bertatapan penuh arti.


" kalo ku denger denger dari anak kelas nya salwa, chris itu kayaknya ada rasa sama salwa " ucap zam zam yang langsung membuat Wildan tersedak susu coklat nya.


" uhuk uhuk uhuk... "


" dapet info dari mana? " tanya Wildan.


" ada deh " ucap zam zam ( dari reva sama sifri ).


" kalo aku liat sih mereka juga cocok " ucap Yuda memanas manasi.


" iya... belum lagi mereka menghabiskan waktu bersama selama sekolah berlangsung dan cuman berinteraksi sama kita selama 1 sampai 2 jam an.. " tambah zam zam.


" hem... belum lagi kalo mereka ada tugas kelompok.. kan sekarang banyak tuh tugas kelompoknya " ucap zam zam.


" iya.. malah paling banyak tuh kelompoknya cuman berdua " tambah Yuda. Wildan semakin panas.


" jadi nggak heran kalo mereka makin akrab.. terus tambah akrab... tambah tambah akrab abis tuh dekat... makin dekat... dan... " belum selesai zam zam bicara tapi langsung diputus oleh Wildan yang sudah panas.


" STOP! itu nggak bakal terjadi! " ucap Wildan lalu pergi meninggalkan mereka berdua yang tengah senang berhasil membuat wildan panas.


" bisa bisanya mereka bilang begitu... sungguh terlalu jauh pikiran mereka.. " gerutu wildan sambil mencuci tangannya.


" eh.. tapi kalo iya.. "


dalam khayalan wildan..


" kakak wildan... " ucap salwa senang sambil menggandeng tangan chris manja.


" kita udah jadian... dari lama! " ucap salwa bahagia.


" makasih udah bantu pacarku ya kak " ucap chris.


" kita pergi kencan dulu kak.. bye❤" ucap salwa melambaikan tangannya pergi bersama Chris. meninggalkan wildan yang terpaku.

__ADS_1


kembali ke kenyataan....


" TIDAAAAAK! " teriak wildan membuat para penghuni toilet menatapnya.


" nggak bisa dibiarkan! " ucap wildan lalu keluar dari toilet.


" soal yang tadi itu pake cara yang kemarin? " tanya salwa.


" iya.. emang tadi kamu pake cara yang mana? " tanya chris.


" alhamdulillah betul " ucap salwa.


" tapi hasilnya belum tentu betul " ucap chris yang langsung membuat salwa down.


" tapi nggak papa lah ada kemajuan walau masih dikit " ucap chris yang langsung membuatnya kembali cerah.


' duh kok imut ' batin chris memalingkan wajahnya ia tak kuat melihat salwa yang tersenyum lebar senang.


" Oke... aku ke kelas duluan! " ucap salwa masuk kelas dengan perasaan senang.


" cute " ucap chris pelan sambil menatap salwa yang girang.


" kita perlu bicara " ucap wildan kepada chris.


" ? "


" ayo ke ruang musik " ucap wildan berjalan terlebih dahulu disusul oleh chris.


" ada apa ya kak? " tanya chris.


" jangan deketin salwa. " ucap wildan. chris yang langsung pahampun langsung mengeluarkan senyum miringnya..


" emang nya kakak punya ikatan apa? sampek nyuruh nyuruh saya nggak boleh deketin salwa? " tanya chris dengan tatapan datar.


" kamu nggak perlu tau alasan nya " ucap wildan.


" ouh... cemburu kan.. hem.... tapi aku udah sayang sama salwa gimana donk? " ucap chris.


" gini aja dah... biar salwa yang memilih sendiri pasangan nya.. pake cara sehat aja Oke... " lanjut chris.


" Oke! "


" Oke... saya pergi dulu... semoga hasilnya tidak mengecewakan " ucap chris keluar.


Dan persaingan diantara mereka pun dimulai...


₩₩₩.


annyeong!


jangan lupa like, share and favorit kan..

__ADS_1


sekian Terima chris..


😂😂😂


__ADS_2