Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB 30. SEGALA TAKTIK


__ADS_3

wildan dan chris mulai meluncurkan aksi mereka, dengan segala taktik demi menarik perhatian salwa. karena chris memiliki waktu bersama salwa lebih banyak jadi ia bisa menghabiskan waktu nya untuk menarik perhatian salwa. dan tentunya ini semua hanya diketahui oleh mereka berdua.


" salwa.. soal yang tadi pahamkan? " tanya chris.


" hem.. alhamdulillah paham... " ucap salwa.


" nanti kalo ndak paham kasih tau aja Oke! " ucap chris.


" Oke. "


" yaudah, aku kekantin dulu... mau bareng? " tanya chris


" nggak.. soalnya mau ngembaliin buku " ucap chris.


" oh Oke.. bye.. hati hati.. " ucap chris, merekapun berpisah.


" chris sakit ya? " tanya sifriyang memperhatikan mereka dari jauh.


" entah... ndak biasanya begini " ucap reva.


" udah biarin aja... yang penting dia seneng " ucap hilmi.


" hem... "


" itu gantungan apa sih ya..? " ucap reva menunjuk gantungan tempat pensil milik salwa.


" hooh... " .


surat yang diberikan oleh wildan tempo hari itu, salwa melipat nya kembali dengan rapi lalu ia jadikan gantungan tempat pensil, alasan nya? karena agar dia bisa lebih semangat belajar.


" kak wildan ada? " tanya salwa kepada salah satu seniornya yang juga satu kelas dengan wildan dipintu masuk.


" ouh... itu anaknya " jawabnya menunjuk wildan yang sedang bermain game di ponsel nya dengan kedua sahabat nya.


" makasih kak.. " ucap salwa lalu masuk kedalam. wildan yang melihat nya dari balik ponsel langsung menyambut nya.


" ada yang nggak paham? " tanya wildan.


" ini bukunya udah selesai.. makasih kak " ucap salwa menyerahkan bukunya.


" nilai matematika mu membaik? " tanya wildan.

__ADS_1


" iya.. udah mendingan " ucap salwa.


" alhamdulillah dah ya... " ucap wildan.


" yaudah kak aku kekelas dulu... " ucap salwa pergi baru saja ia akan keluar kelas, wildan tiba-tiba menghampiri nya.


" ini... jangan lupa dimakan " ucap wildan memberikan vitamin pada salwa lalu kembali kedalam kelas. salwa pun kembali kekelas nya dengan perasaan bahagia dan itu semua dilihat oleh chris dari lapangan.


" woy liatin apa? " tanya satya.


" nggak ada... " ucap chris pergi.


" oh.. ".


wildan membuka bukunya dan menemukan sebuah surat iapun membuka surat dengan sembunyi- sembunyi agar kedua kawannya tak mengetahuinnya.


' terimakasih kak.. bukunya bagus.. aku udah catat semua nya... makasih juga udah kasih tanda yang penting jadi aku tinggal nyalin.. dan makasih juga untuk ucapan yang ada diakhir surat..


semangat terus kak... kakak juga jaga kesehatan jangan cuman nyuruh aja.. tapi juga harus ngelakuin biar adil.. oh ya.. hampir lupa umi nyariin kakak katanya mau ngasih kue lagi.....


my favorite.. '


by salwa.


" tadi salwa? " tanya zam zam.


" iya ".


" tumben kekelas kita.. ada urusan apa? " tanya Yuda. mereka sudah tak bermain ponsel lagi dikarenakan mereka telah kalah telak sedari dari.


" ngembaliin buku " ucap wildan menunjukkan bukunya.


" ouh.. "


" kekantin yok... haus " ucap zam zam.


" ayok.. "


salwa yang tadinya sudah sampai di depan kelas nya langsung berbalik menuju toilet ia langsung masuk ke salah satu bilik. wajahnya sudah merah padam menahan malu, senang, gugup intinya semua perasaan nya kini sedang campur aduk seperti es campur.


' aduh malunya... seharusnya nggak udah kukasihkan tuh surat.. ' batin salwa.

__ADS_1


' tapi sungkan juga kalo ndak dibalas ' lanjut salwa.


" aduh entar kalo ketemu gimana..... " ucap salwa lirih wajahnya langsung bertambah merah. setelah tenang kembali ia langsung kembali ke kelas nya bersifat biasa saja seolah-olah sedang tidak terjadi apa apa.


" lama betul..... " ucap refa.


" hehe sorry tadi pas balik mampir ke toilet dulu, emang lama betul ya? " tanya salwa.


" nggak juga sih.. mungkin karena kita juga lagi bosen jadi lama " ucap hilmi.


" eh.. si chris kenapa lagi tuh tadi dia pas balik dari kantin mukanya dingin lagi " ucap sifri.


" entahlah.. kali dia lagi mens " celetuk refa.


" heh.. mulut kok " ucap hilmi.


" chris! " panggil salwa, chris yang merasa terpanggil pun langsung bangun dari tidurnya.


" jangan tidur lagi... bentar lagi masuk! " ucap salwa.


" Oke.. " ucap chris tersenyum manis, sifat dinginnya langsung hilang entah kemana.


" umi nitip ini.. tadi lupa ngasih " ucap salwa berjalan menuju bangku chris sambil membawakan setoples kue kering yang langsung membuat chris semakin senang.


" bilangin ke umi makasih " ucap chris.


" Oke.. " . sifri dan refapun saling bertatapan penuh arti.


" inget dihabisin " ucap salwa.


" dengan senang hati.. " ucap chris sambil melirik kearah jendela koridor nampak wildan sedang menatap mereka dengan tatapan tak suka.


" Oke... " ucap salwa kembali kebangkunya tanpa mengetahuinya keberadaan wildan.


" aku menang banyak.. " kecap chris kepada wildan yang langsung membuat wildan emosi dan kembali ke kelas nya.


₩₩₩


kok malah kayak si wildan yah.. yg jadi pelakornya 🤔🤔🤣🤣🤣..


oke happy Reading yah... terus tunggu episode selanjutnya...

__ADS_1


love you semua...


__ADS_2