Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB 41. KAK CRUSH


__ADS_3

Salwa berdiri sedih didepan pintu gerbang sekolah, menatap sedih barisan- barisan seluruh siswa dan siswi yang tengah melakukan upacara harian seperti biasa sebelum pelajaran dimulai.


Ia terus mengutuk kecerobohan nya yang lupa menyalakan alarm sebelum subuh seperti biasa.


" coba aja semalem nggak susah tidur pasti nggak bakal kayak gini.. " ucap salwa lirih.


" tumben telat mbaknya " ucap pak satpam yang sangat hafal siapa saya murid yang menjadi langganan terlambat dan si paling pagi.


salwa menyunggingkan senyum malunya.


" susah tidur semalem pak, sama lupa nyalain alarm " ucap salwa.


" oalah. "


" saya kaget, pas liat mbaknya terlambat tadi, saya ngira mbaknya nggak masuk karena biasa datang awal kok belum datang juga " ucap pak satpam.


" he he "


suara deru motor mengalihkan pandangannya mereka.


" nah.. langganan telat nya datang " ucap pak satpam.


" kali ini karena apa? " tanya pak satpam


" kesiangan seperti biasa pak " ucap chris melepaskan helmnya.


" loh tumben telat " ucap chris saat sadar siapa yang berdiri disebelahnya.


" hehe.. lupa nyalain alarm " ucap salwa nyengir kuda.


" sama aja kesiangan " ucap chris tertawa pelan. salwa memalingkan wajahnya malu.


sementara itu wildan nampak gelisah di barisannya saat tau jika salwa datang terlambat.


" wah ada yang nyanding tuh " ucap zam zam mengompori Wildan.


" diem lu " ucap Wildan.


" nih orang kek nya bucin akut dah, coba liat telinganya sampek merah gitu " ucap Yuda.


" iya keknya ".


" dah kalo nggak Terima samperin sana " ucap zam zam lirih karena ditatap tajam oleh guru olahraga.

__ADS_1


" gila lu ya " ucap Wildan


" oh iya lupa anda kan panutan.. sorry sorry " ucap zam zam.


" kalian yang telat bapak hukum bersihkan halaman sekolah bagian utara. " ucap pak husen begitu upacara selesai.


" siap pak ".mereka dan beberapa murid lain yang terlambat pun langsung mengambil sapu halaman.


" noh samperin.. sekalian bantuin " ucap Yuda.


" nggak bisa.. nggak boleh pilih kasih " ucap Wildan.


" hem.. masa sih " pancing zam zam.


" iya.. dah lah yok ke kelas, sebelum pak husen ngeluarin tanduknya karena kita nggak langsung ke kelas "ucap Wildan berjalan mendahului teman temannya.


" ayok " ucap Yuda.


" salwa " panggil chris saat mereka selesai melakukan hukuman dan berjalan menuju kelas.


" iya? "


" kamu hari minggu ada acara nggak? " tanya chris.


" mau ikut nonton bioskop nggak? " ucap chris.


" boleh tuh.. Udah beli tiket kah? " tanya salwa.


" udah. " ucap chris memberikan salwa tiket bioskop nya.


" wah.. film ini! oke hari minggu ketemuan dibioskop nya " ucap salwa senang.


" oke! " ucap chris tersenyum lebar.


" nanti kita ketemuan disana " ucap salwa.


" berangkat sendiri sendiri? kan bisa kujemput" ucap chris.


" nggak usah.. " ucap salwa.


" oke "


" salwaaaa.. kok bisa telat sih? " tanya hilmi begitu salwa masuk kelas.

__ADS_1


" hehe.. lupa nyalakan alarm " ucap salwa.


" hehhhh"


" susah tidur yakan " tebak sifri tepat sasaran.


" bener banget "


" kenapa susah tidur? " tanya reva.


" kepikiran kak crush terus " ucap salwa merona. chris yang baru saja mendaratkan bokongnya dikursi langsung menoleh kearah bangku salwa, dan melihat salwa yang tengah merona malu. Ia langsung tersenyum kecut.


" hem.. mikirin apaan tuh sampek nggak bisa tidur? " tanya reva mulai kepo.


" ya gitu deh.. dah lah maluuu" ucal salwa yang langsung menutup wajahnya dengan buku tulisnya.


" hem.. malu malu tapi mau " ucap sifri.


" shuuuutt jangan buat aku tambah salting nggak ketulungan " ucap salwa tambah merona.


" ya udah kita ganti topik. " ucap hilmi.


" PR pak guntur udah belom? " tanya reva.


" so pasti udah.. trauma nggak mau berdiri didepan kelas lagi " ucap sifri. yang langsung membuat ketiga kawan kawannya tertawa.


" bener banget.. malu leh.. diliatin kakel " ucap reva.


" untung aku sama salwa selalu aman " ucap hilmi bangga.


" si paling kerjain tugas " ucap reva.


" aku kapok dah, nggak bakal telat lagi " ucap salwa.


" dihukum apa tadi? " tanya sifri.


" kan udah diumumin tadi.. disuruh bersihkan halaman sekolah " ucap reva.


" aku nggak tau leh.. aku tadi ditoilet " ucap sifri.


" kasian.. lain kali diulang aja ya nak, biar lingkungan sekolah semakin bersih " ucap hilmi.


" hehe.. nggak boleh diikuti ini " ucap salwa.

__ADS_1


__ADS_2