
Salwa berdiri sedih didepan pintu gerbang sekolah, menatap sedih barisan- barisan seluruh siswa dan siswi yang tengah melakukan upacara harian seperti biasa sebelum pelajaran dimulai.
Ia terus mengutuk kecerobohan nya yang lupa menyalakan alarm sebelum subuh seperti biasa.
" coba aja semalem nggak susah tidur pasti nggak bakal kayak gini.. " ucap salwa lirih.
" tumben telat mbaknya " ucap pak satpam yang sangat hafal siapa saya murid yang menjadi langganan terlambat dan si paling pagi.
salwa menyunggingkan senyum malunya.
" susah tidur semalem pak, sama lupa nyalain alarm " ucap salwa.
" oalah. "
" saya kaget, pas liat mbaknya terlambat tadi, saya ngira mbaknya nggak masuk karena biasa datang awal kok belum datang juga " ucap pak satpam.
" he he "
suara deru motor mengalihkan pandangannya mereka.
" nah.. langganan telat nya datang " ucap pak satpam.
" kali ini karena apa? " tanya pak satpam
" kesiangan seperti biasa pak " ucap chris melepaskan helmnya.
" loh tumben telat " ucap chris saat sadar siapa yang berdiri disebelahnya.
" hehe.. lupa nyalain alarm " ucap salwa nyengir kuda.
" sama aja kesiangan " ucap chris tertawa pelan. salwa memalingkan wajahnya malu.
sementara itu wildan nampak gelisah di barisannya saat tau jika salwa datang terlambat.
" wah ada yang nyanding tuh " ucap zam zam mengompori Wildan.
" diem lu " ucap Wildan.
" nih orang kek nya bucin akut dah, coba liat telinganya sampek merah gitu " ucap Yuda.
" iya keknya ".
" dah kalo nggak Terima samperin sana " ucap zam zam lirih karena ditatap tajam oleh guru olahraga.
__ADS_1
" gila lu ya " ucap Wildan
" oh iya lupa anda kan panutan.. sorry sorry " ucap zam zam.
" kalian yang telat bapak hukum bersihkan halaman sekolah bagian utara. " ucap pak husen begitu upacara selesai.
" siap pak ".mereka dan beberapa murid lain yang terlambat pun langsung mengambil sapu halaman.
" noh samperin.. sekalian bantuin " ucap Yuda.
" nggak bisa.. nggak boleh pilih kasih " ucap Wildan.
" hem.. masa sih " pancing zam zam.
" iya.. dah lah yok ke kelas, sebelum pak husen ngeluarin tanduknya karena kita nggak langsung ke kelas "ucap Wildan berjalan mendahului teman temannya.
" ayok " ucap Yuda.
" salwa " panggil chris saat mereka selesai melakukan hukuman dan berjalan menuju kelas.
" iya? "
" kamu hari minggu ada acara nggak? " tanya chris.
" mau ikut nonton bioskop nggak? " ucap chris.
" boleh tuh.. Udah beli tiket kah? " tanya salwa.
" udah. " ucap chris memberikan salwa tiket bioskop nya.
" wah.. film ini! oke hari minggu ketemuan dibioskop nya " ucap salwa senang.
" oke! " ucap chris tersenyum lebar.
" nanti kita ketemuan disana " ucap salwa.
" berangkat sendiri sendiri? kan bisa kujemput" ucap chris.
" nggak usah.. " ucap salwa.
" oke "
" salwaaaa.. kok bisa telat sih? " tanya hilmi begitu salwa masuk kelas.
__ADS_1
" hehe.. lupa nyalakan alarm " ucap salwa.
" hehhhh"
" susah tidur yakan " tebak sifri tepat sasaran.
" bener banget "
" kenapa susah tidur? " tanya reva.
" kepikiran kak crush terus " ucap salwa merona. chris yang baru saja mendaratkan bokongnya dikursi langsung menoleh kearah bangku salwa, dan melihat salwa yang tengah merona malu. Ia langsung tersenyum kecut.
" hem.. mikirin apaan tuh sampek nggak bisa tidur? " tanya reva mulai kepo.
" ya gitu deh.. dah lah maluuu" ucal salwa yang langsung menutup wajahnya dengan buku tulisnya.
" hem.. malu malu tapi mau " ucap sifri.
" shuuuutt jangan buat aku tambah salting nggak ketulungan " ucap salwa tambah merona.
" ya udah kita ganti topik. " ucap hilmi.
" PR pak guntur udah belom? " tanya reva.
" so pasti udah.. trauma nggak mau berdiri didepan kelas lagi " ucap sifri. yang langsung membuat ketiga kawan kawannya tertawa.
" bener banget.. malu leh.. diliatin kakel " ucap reva.
" untung aku sama salwa selalu aman " ucap hilmi bangga.
" si paling kerjain tugas " ucap reva.
" aku kapok dah, nggak bakal telat lagi " ucap salwa.
" dihukum apa tadi? " tanya sifri.
" kan udah diumumin tadi.. disuruh bersihkan halaman sekolah " ucap reva.
" aku nggak tau leh.. aku tadi ditoilet " ucap sifri.
" kasian.. lain kali diulang aja ya nak, biar lingkungan sekolah semakin bersih " ucap hilmi.
" hehe.. nggak boleh diikuti ini " ucap salwa.
__ADS_1