
shobirin dan zakia tengah bermain true or dare dirumah shobirin.
" yes... kamu kalah oke true or dare? " tanya s
zakia yang wajahnya sudah ceming tak karuan karena hukuman bedak begitu juga shobirin.
" dare aja lah " ucap shobirin.
" huh..... kenapa sih selalu milih itu sekali kali napa milih true.. biar asik dikit masak aq terus yang ngambil " ucap zakia kesal.
" lah terserah aku lah... " ucap shobirin menjulurkan lidahnya mengejek.
" huh " dengus kesal zakia.
" apanih tantangannya? " tanya shobirin.
" enaknya apa yah... biar kapok karena milih dare.. hem.... " ucap zakia berpikiran keras.
" 20000 abad kemudian... " ucap shobirin.
" sabar napa... masih mikir nih " ucap zakia.
" lama amat kayak nyari upil " ucap shobirin.
" ih... jorok " ucap zakia.
" kayak kamu nggak pernah aja " ucap shobirin.
" dah diem... tuhkan ilang lagi... padahal tadi udah dapet loh " ucap zakia.
" awokawokawokawok kasian" ucap shobirin.
" ah... posting fotoku disemua akun medsos mu harus kamu jadiin profil " ucap zakia.
' hehehe pasti nyerah... kan followers ceweknya banyak mana berani ' batin zakia.
" oke sapa takut... mau dipasang selamanya pun gak papa " ucap shobirin sambil mengganti semua profil medsosnya.
" heleh " ucap zakia.
" nih udah " ucap shobirin menunjukkan nya kepada zakia yang langsung membuat wajahnya merah menahan malu.
" hehehe... oke lanjut " ucap shobirin bangga.
__ADS_1
" aih kukira aku bakal menang " ucap zakia.
" heh... shobirin gituloh nggak akan kalah " ucap shobirin bangga yang langsung ditatap datar oleh zakia
" eh.. ndak sih tadi aku kalah banyak " ucap shobirin.
" oke lanjut " ucap zakia.
" mukamu kok merah? " tanya shobirin yang baru sadar.
" kepanasan gobl*k " ucap zakia bohong.
" AC nya nyalak kok... kamu sakit yah? " tanya shobirin.
" nggak kok... ini emang kepanasan " ucap zakia.
" yaudah kutambahin yah " ucap shobirin.
" kok masih merah? " tanya shobirin.
" minum es enak kali yah " ucap zakia mengerjai shobirin.
" oke es... nya segera datang " ucap shobirin yang langsung berlari kedapur membuat zakia tertawa.
" aih.. kenapa juga nih muka nggak bisa diajak kerja sama... aduh dia juga aih... masa dia nggak jaga perasaannya para fansnya... aw juga salah sih bisa bisanya ngasih dia itu Seharusnya yang lain aja " ucap zakia mengutuk diri sendiri.
" lah lah lah.. dianya kesurupan gara gara kepanasan " ucap shobirin yang datang dengan membawa 1 teko es jeruk.
" wah.... " ucap zakia yang langsung meminumnya tanpa dituang kegelas.
" yah dianya jadi ngereog " komen shobirin.
" dasar nggak punya hati " ucap zakia.
" punya kok " ucap shobirin.
" dah ayok lanjutkan " ucap zakia.
" dah ah.. males... ini bedak juga dah mau abis.. entar kita kena marah lagi ama si nenek lampir" ucap shobirin mengingat betapa galaknya sangat kakak jika sudah murka.
" iya kakakmu itu aduh serem " ucap zakia.
" yaudah ayok kita beresin entar dia pulang bisa gawat " ucap shobirin.
__ADS_1
" huh... entengnya mukaku... " ucap zakia yang baru saja membilas wajahnya.
" hooh... tadi serasa ada temboknya " ucap shobirin.
" ngapain nih enaknya? " tanya zakia.
" nonton film baek lah sapa tau nemu film yang bagus. " ucap shobirin menyalakan TV mulai mencari acara yang bagus.
" mau permen karet? " tawar zakia.
" AAA... " shobirin membuka mulutnya, zakia pun memasukkan nya beberapa.
" makasih " ucap shobirin mulai mengunyah.
" dahlah nonton kartun aja dari tadi acara TV nya nggak ada yang betul " ucap zakia.
" oke dah.. " merekapun menonton SpongeBob SquarePants.
sangking fokusnya menonton kartun mereka tak sadar jika sudah menghabiskan hampir 1 tempat permen karet dan masalahnya adalah mereka menempelkan sisa permen karet dibawah meja ruang keluarga.
" assalamu'alaikum... aku pulang... " ucap kak Lina kakak dari shobirin.
" aduh adekku dah tidur rupanya " ucap kak Lina begitu masuk ruang keluarga dan melihat 2 bochil laknat telah tertidur dengan TV menyala.
" nonton juga ah.... santai santai ria... " ucap kak Lina. duduk ditengah tengah mereka.
" hem... remote nya mana??.. " kak Lina pun mulai mencari.
" nah ketemu " ucap kak Lina menemukannya dibawah meja dan mengambil nya.
" duh nih meja deket banget ".kak Lina pun menggeser meja, namun baru saja tangannya menyentuh meja telapak tangannya merasakan sesuatu yang aneh karena penasaran iapun menengoknya dan mak jreng.... sebuah barang yang seharusnya tak ada disana lah yang ditemukan seketika itu juga ia langsung naik pitam. ia menarik nafas panjang lalu tersenyum dan....
" SHOBIRIN!!!! ZAKIA!!!!!" karna teriakkan nya zakia dan shobirin oun terbangun.
" apa kak? " tanya shobirin. kak Lina tersenyum devil membuat mereka berdua menelan ludah.
" CEPAT BERSIHKAN ATAU KALIAN YANG KAKAK BERSIHKAN... " ucap kak Lina penuh tekanan sambil tersenyum membuat mereka langsung kalang kabut membersihkan.
" sampek bersih seperti semula okey... " ucap kak Lina lalu pergi kekamar nya.
" aku lupa kalo tuh nenek lampir pulang hari ini" ucap shobirin sedih.
" sama " ucap zakia.
__ADS_1