
hari ini salwa dan sifri berangkat kesekolah bersama sedangkan kedua sahabatnya yang lain tak pergi kesekolah dikarenakan izin.
refa pergi kerumah kerabatnya yang sedang mengadakan acara dan nilna sedang sakit.
" capek juga ya abis dapat undangan diacara kayak gitu " ucap sifri merenggmerenggangkan tangannya yang pegal karena konser kemarin.
" iya suaraku sampek serak gara gara kemarin, banyak yang minta nada tinggi " ucap salwa dengan suara serak.
" kak setya gimana ya? " ucap sifri menutup lokernya begitu mengambil buku.
" ah... tuh orang gak bakal kenapa kenapa kok kan dia udah biasa main gitar lama. " ucap salwa.
padahal kenyataannya adalah...
" wuh... pegelnya nih leher ama tangan " ucap kak setya yang menempel kan koyo di leher dan pinggangnya karna terlalu lama duduk.
" dah lah entar pergi ke tukang pijit " ucap Kka setyaㅠㅇㅠ
" tapi hasil dari manggung disana juga ndk main main jumlahnya 5 kali kita manggung di tempat lain. " ucap salwa.
" iya sih setara lah ama capeknya " ucap sifri.
" ibu sampek kaget pas aku kasih tau hasil dari usahaku " ucap sifri yang langsung kembali bahagia.
" iya umi sama abi juga bangga banget malah kata abi gini ' wah.. anak abi udah jadi artis ' abi ngomong gitu pas aku ceritain banyak yang video in kita sama kasih kita banyak tepuk tangan " ucap salwa bahagia mengingat kembali senyuman kebanggan dari abi dan umi.
" perasaan mereka kenapa ya kok ngeliatin kita ndk kayak biasanya? " tanya salwa pelan yang mulai risih dengan tatapan seluruh warga sekolah saat mereka baru tiba sampai masuk kelas.
" iya. emang kita punya salah ya? " tanya sifri.
" entah lah. emang mukaku kayak abis bunuh orang apa? " tanya salwa.
" ndak sih masih kayak biasa, aku juga ndak ada yang salahkan? " tanya sifri menunjuk wajahnya salwa menggeleng.
" masih kayak biasa " ucap salwa.
" PENGUMUMAN PENGUMUMAN..
__ADS_1
NISWATUS SALWA DAN AWALUS SIFRI DARI KELAS 10A DIHARAPKAN UNTUK MENUJU RUANG KEPALA SEKOLAH SEKARANG! " ucap pak kepsek dari radio sekolah yangnlangasung membuat satu sekolah heboh dan menatap mereka makin sinis seolah olah mereka telah melakukan kesalahan yang amat amat sangat sangat sangat besar dan berat. mereka pun langsung menuju ruang kepala sekolah dengan perasaan yang sangat takut dan khawatir.
" wow wow wow... kayaknya ada yanga bakal dihukum " ucap salsa. saat salwa dan sifri bersalilan di Koridor.
" wow scandal besar " ucap lia yang selalu setia berada disisi salsa.
" udah gak usah didengerin " ucap salwa pelan saat sifri akan membalas mereka.
" ok " . merekapun fokus menuju kantor tak menghiraukan para seniornya.
" permisi pak " ucap mereka begitu masuk ruangan pak kepsek.
" silahkan duduk dulu. mukanya ndak usah tegang gitu santai aja " ucap pak rehan tersenyum ramah. mereka pun duduk diam dan terus menunduk.
" perasaan bapak duduk didepan kalian kok kalian malah yang diliat lantai, liat bapak ndak usah takut bapak ndak makan orang kok kecuali dalam keadaan terdesak " ucap pak rehan berusaha bergurau mencairkna suasana.
mereka pun mengangkat pandangan mereka melihat kearah kepala sekolah yang tersenyum ramah.
" kalau boleh tau bapak kenapa ya manggil kita keruangan nya bapak? " tanya salwa.
" pertanyaan yang bapak nantikan. bapak liat video kalian yang lagi viral " ucap pak rehan serius membuat salwa dan sifri ketakutan.
" dan untuk itu bapak mau kalian jadi anak band sekolah " ucap pak rehan.
" kita gabung sama senior pak? " tanya sifri.
" kalo kalian mau bikin band sendiri juga gak papa mau gabung juga gak papa seterah kalian aja bapak ndak maksa buat gabung. " ucap pak rehan. wajah salwa dan sifri pun langsung sumringah senang.
" kalian berdua juga gak papa kok. kalian bisa mikir mikir dulu " ucap pak rehan.salwa dan sifri langsung bertatapan penuh arti sebentar lalu menatap pak rehan dengan tatapan berbinar binar.
" kita mau pak! cuman kita berdua! " ucap sifri dan salwa serempak, karna mereka tau jika kedua sahabatnya yang lain tak ada bakat didunia musik dan mereka paling ndak suka berdiri diatas panggung.
" ok!. tapi karna ruangan untuk ekstrakurikuler musiknya cuman ada 1 jadi untuk sementara kalian kalo latihan mungkin bisa barengan dulu sama senior kalian " ucap pak rehan.
" ok gak papa kok pak " ucap sifri.
" yaudah kalian boleh kembali ke kelas bentar lagi masuk " ucap pak rehan mempersilahkan mereka keluar. mereka pun menuju kelas dengan perasaan senang membuat siapa saja yang melihat mereka sangat penuh dengan tanda tanya.
__ADS_1
" lebih baik kita latihannya dirumah aja " ucap salwa.
" iya aku setuju soalnya kalo entar diruangan yang sama bisa bisa kita jadi buronan nya para fans tuh para senior yang ujung ujungnya masa sekolah kita merasa tak tenang " ucap sifri yang langsung paham akan situasi.
₩₩₩.
" katanya ada band cewek disekolah bari direkrut hari ini kepala sekolah sendiri yang manggil ndak lewat guru musik " ucap zamzam yang tak sengaja mendengar percakapan guru musik, yang tengah rebahan manis dikasur Yuda.
" iya anak yang dari kelas 10 A kan yang manggung kemarin " ucap Yuda tetap fokus memainkan game diponsel nya.
" ouh anak itu. pantes aja dia berbakat " ucap wildan duduk di jendela kamar Yuda sambil memetik gitar. zam zam dan Yuda saling bertatapan penuh arti lalu tersenyum.
" sekolah juga ngerahasiain ini sampek mereka debut " ucap zam zam.
" wah sekolah kita serasa agensi ya " ucap Yuda.
" kita juga dulu gitu kan, latihannya harus pas udah pulang sekolah dan setiap latihan juga dijaga ketat. " ucap wildan mengingat kembali masa masa mereka masih belum menjadi seperti sekarang.
" semoga aja mereka bisa ngelalui ini semua dengan baik " ucap zamzam.
" emangnya ada ujian kah seingatku ndak ada " ucap Yuda.
" kau lupa kah kalo yang ngajar tuh sweem and super disiplin " ucap zamzam mengingat guru pembimbing mereka yang super galak.
" ouh iya lupa " ucap Yuda yang sudah ingat akan masa masa kerasnya latihan.
" mereka latihannya diruangan kita ya " ucap Yuda.
" iya, mau dimana lagi??? cuman disitu aja yang kedap suara sama aman dari jangkauan anak anak yang mau ganggu latihan. " ucap zamzam.
" aish... pesan dari siapa juga " ucap Yuda yang kesal karna ada pesan masuk saat ia tengah sedang menyerang lawannya terpaksa iapun membukanya. matanya langsung membuat saat tau isinya.
" dari siapa yud? " tanya zamzam.
" dari kepsek. " ucap Yuda.
" apa isianya? " tanya wildan.
__ADS_1
" kita yang bakal ngelatih mereka sampek debut mereka tiba dan ndak ada penolakan " ucap Yuda yang pasrah.
" yah jalanin aja " ucap wildan pasrah.