Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB. 33 ADA ALASAN DIBALIK ITU SEMUA.


__ADS_3

" OI WILDAN! " panggil zam zam dengan lantang sambil membuka pintu kamar Wildan. membuat wildan yang tengah tertidur pulas langsung terbangun karena terkejut.


" HOAAAAAAM.. bisa kecilin volume suaramu nggak?! " ucap Wildan menggaruk kepalanya.


" bangun udah siang " ucap Yuda.


" Hari ini libur aja kok " ucap Wildan malas


" hei! kemarin kau punya janji ama kita buat main game tapi kita udah nungguin sampek elek tapi kau ndak balik balik juga.. " ucap zam zam kesal.


" udah mandi sana.. bau iler.. " ucap Yuda menggendong Wildan kekamar mandi.


" woi turunin.. aku bisa mandi sendiri " ucal Wildan yang langsung diturunkan Yuda didalam bak mandi yang sudah terisi air dingin.


" bangsat! " ucap Wildan yang kaget.


" cepat mandi atau kita yang bakal turun tangan " ucap zam zam datar dengan tatapan mematikan.


" oke oke.. kalian keluar " ucap Wildan bangkit dari bak mandi mengusir mereka.


" kasih tau kekita kenapa kemarin lambat pulang " ucap zam zam saat mereka mulai bermain game online dikamar wildan.


" kemarin aku ngantar buku catatan.. pas udah sampek sana, salwa lagi sibuk mau ngantar pesanan kue tapi tiba-tiba ban sepedanya bocor dan nggak ada motor, pesanannya juga harus diantar hari itu juga jadi aku bantuin dia ngantar.. niatnya abis nganter dia aku mau langsung pulang tapi tiba-tiba umi butuh bantuan mendadak yang kebetulan aku bisa... ya jadi bantuin lagi sampek selesai.. makanya aku telat " jelas wildan panjang lebar sambil tetap fokus menyerang.


" kenapa nggak ngasih tau kita dulu " ucap zam zam.


" hapeku lowbat dan numpang ngecass di salwa, dan paket dataku habis " ucap wildan.


" udah jangan ngambek lagi.. " ucap Yuda kepada zam zam yang masih kesal.


" ck aish.. " ucap zam zam.


" sebagai permintaan maaf aku teraktir dah " ucap wildan.


" sampek isi dompetmu habis " ucap zam zam.

__ADS_1


" iya "


" sekarang apa nanti? " tanya Yuda.


" terserah " ucap wildan.


" nanti nanti aja dah... lagi males keluar " ucap zam zam.


" oke ".


" woi.... bangk* bantuin weh...aku dikeroyok " ucap zam zam heboh.


" OTW " ucap Yuda dan Wildan.


" yeah... VICTORY! " ucap zam zam senang.


" heleh... kena keroyok terus lu ah " ucap Yuda.


" biasa mereka ngefans sama aku " ucap zam zam PEDE tingkat nasional.


" kak.. ini ada cemilan " ucap Ibu masuk dengan membawa beberapa camilan dan es.


" wah.. makasih tante... " ucap zam zam senang yang langsung menyomot camilan nya.


" iya.. "


" kak... nanti jemput ayah dibandara bisa kan?" tanya Ibu.


" bisa kok bu.. jam berapa? " tanya wildan.


" jam 3 an.. " ucap Ibu.


" tante kita ikut ya " pinta zam zam.


" iya.. tapi nanti jangan ngebut ngebut bawa mobilnya " ucap Ibu.

__ADS_1


" siap! " ucap wildan.


" ya udah Ibu tinggal dulu... jangan aneh aneh.. " ucap Ibu.


" siap.. nggak bakal kok " ucap mereka patuh.


" akhirnya ayah pulang.. kira kira entar diajak kemana ya? " ucap wildan.


" emang udah berapa lama nggak pulang? " tanya Yuda.


" baru 3 hari sih " ucap wildan.


" nggak ada apa apanya itu " ucap zam zam.


" yud.. papamu udah balik belum? soalnya waktu itukan berangkat nya barengan sama bapakku " tanya zam zam.


" kemarin pulang baru pergi lagi.. aku sih nggak papa tapi aku kasian sama zakia dia selalu kesepian, mama sama papa selalu sibuk kerja, sedangkan aku kadang sibuk les. nggak tega ninggalin dia tapi mau gimana lagi.. untung masih ada shobirin yang mau nemenin " ucap Yuda tersenyum nanar.


" hey.. "


" mau peluk? " tanya zam zam.


" ilang masa depanmu " ucap Yuda sarkastis.


" wow wow wow.. santai aja aku kan mau ngehibur doank " ucap zam zam.


" .. "


₩₩₩.


shobirin tengah termenung sendiri didepan kelasnya. matanya menatap sesuatu yang jauh . mulutnya terus menggumamkan kalimat yang sama.


" kenapa begini? kenapa? apa aku salah? cepat kembali! " ucapnya lirih.


zakia yang melihat nya dari jauh hanya bisa terdiam penuh penyesalan.

__ADS_1


" seharusnya aku nggak usah ngungkit kejadian itu... maaf " ucap zakia lirih sambil menatap sosok shobirin yang tengah terpuruk.


__ADS_2