
" weekend enaknya kemana ya? " tanya hilmi yang sudah lemah, lelah, letih, lesu nggak pake love you.
" sama... nih pikiran butuh refresing gara-gara abis dapet soal ulangan harian matematika " ucap refa membolak-balikan buku latihan musiknya.
" ada wahana yang baru buka di deket sini... gimana kalo kesana, sambil nyari referensi " usul kak zam zam.
" uwah.... kayaknya bakalan seru " ucap salwa.
" ooh ya aku juga baru inget ama tuh tempat, kata adek sepupuku disana seru-seru harga tiket masuknya juga terjangkau lah sama kantong kita kita.. " ucap zakia.
" setuju nih? kita kesana bareng-bareng? " tanya zam zam.
" SETUJU! " ucap mereka kompak.
" yaudah malam minggu abis isya kita ketemuan disana. " ucap Yuda.
" oke! ".
" ngajak temen gak papa kan? " tanya zakia.
" ajak aja biar tambah rame " ucap zam zam.
" kalian balik aja ke kelas bentar lagi masuk " ucap Wildan.
" oke.. " .
" halo.. hah... malam minggu? ouh nggak ada acara kok... hem... oke.. bye " ucap chris pada seseorang dari sebrang telepon begitu salwa tiba dikelas.
' ada acara ya? yah gagal ngajak kesana bareng . ' batin salwa.
" yes kak Daniel mau ikut " ucap sifri sumringah.
" wah... seru nih... kira kira zakia ngajak shobirin ndak ya? " tanya refa.
" ngajak itu... ya kali kagak " ucap hilmi.
" yeah... rame.. jadi nggak sabar " ucap refa.
" nanti nyoba wahana apa dulu ya? " tanya salwa.
" aku pengen kerumah hantu sih... seru kayaknya rame rame " ucap sifri.
" sip setuju! " ucap hilmi.
" street food enak sabi kali ya " ucap salwa.
" sip banget! " ucap refa.
" dah lah kita coba semua wahana yang ada " ucap hati hilmi.
chris yang melihat dari bangkunya hanya tersenyum melihat salwa yang penuh semangat dan senyuman, andai saja ia weekend tak ada acara mungkin dia akan ikut bergabung diacara mereka.
₩₩₩.
" yeah.. sampek " ucap refa begitu mereka sampai tempat yang dijanjikan.
__ADS_1
" uwah... bagus banget " ucap hilmi.
" aku mencium banyak makanan enak " ucap salwa yang dibalas anggukan oleh kawan-kawan nya
" mana mereka kok nggak menjadi muncul muncul. " ucap sifri memperhatikan sekitar nya.
" masa kita kecepatan datang... tapi kayaknya nggak deh " ucap refa.
" hem... bentar lagi kali.. " ucap salwa.
" yuhu... nyari apa? " tanya zam zam dari belakang mereka.
" guys! " ucap zakia mendekat.
" ayok masuk " ajak Yuda.
" loh tiketnya? " tanya salwa.
" udah kita bayarin.. " ucap wildan.
" lebih tepatnya dibayarkan tuh orang " ucap zam zam menunjuk wildan dengan tatapan matanya.
" ayok... " ucap wildan masuk disusul yang lain.
" mau main apa dulu nih? " tanya refa.
" CHRIS! " panggil salwa saat melihat sosoknya diantara para pembeli corndog. chris yang merasa terpanggil pun menoleh kearah salwa yang tengah melambaikan tangannya.
" hey.. " ucap chris membalas lambaian tangannya. wildan yang melihat nya langsung memanas.
" ajak chris buat gabung nggak papa kan? " tanya.
" ouh iya... sorry nggak tau " ucap salwa.
" Daniel mana? katanya ikut? " tanya refa.
" bentar lagi katanya " ucap sifri sambil melihat handphone nya.
" maaf telat " ucap Daniel yang baru riba dengan nafas ngos-ngosan dan berkeringat membuat sifri langsung khawatir sambil mengelap keringat nya, membuat seluruh kawannya langsung gerah.
" duh kok tiba-tiba serasa kita kasat mata ya " komen hilmi.
" hooh.. serasa nggak diakui " ucap refa.
" kita main kerumah hantu dulu.. sambil menguji nyali " ucap shobirin yang langsung disetujui oleh zakia dan yang lain kecuali Yuda, belum sempat ia menolak tapi langsung terikut mereka.
" oke! " . mereka pun menuju wahana rumah hantu.
" ouh jadi dia yang kamu suka " tebak key.
" ya begitu lah. " ucap chris sambil menatap salwa yang sedang bercakap-cakap dengan kak wildan hingga menghilangkan ditelan para pengunjung.
" dah lah.. ayok main.. kan kita kesini buat seneng seneng " ucap kevin merangkul chris.
" oke! sampek pagi " ucap chris.
__ADS_1
" lebih tepatnya sampek tepar " ucap jay.
" oke! "
" 1...2...3...mulai! " mereka pun mulai melahap semua makanan yang mereka beli disetiap penjuru wahana.
" ada acara mukbang ya? " tanya seorang pengunjung saat melihat mereka makan dengan lahap.
" entah.. "
"wahahahahaha hahahhahahhaha lucu banget sama ekspresi mu tadi " ucap zakia menunjuk shobirin yang sedang menenangkan diri begitu keluar dari rumah hantu.
" kau juga lucu.. wahahahahhahahhahaha " ejek shobirin sambil menunjukkan foto yang sengaja ia ambil saat zakia ketakutan membuat zakia emosi dan tak ingin kalah.
" aku juga punya.. punyamu banyak loh... nggak cuman foto malah " ucap zakia mensecrooll galerinya yang sudah dipenuhi oleh aib shobirin.
" aku juga tuh " ucap shobirin tak ingin kalah.
" mulai lagi mereka " ucap hilmi yang kacau karena tadi sempat adu kekuatan dengan beberapa hantu karena menarik narik bajunya.
" coba liat penampilan cowokku huhuhu tuh setannya pada ******.. bisa bisanya dicium cium ama dipeluk peluk tadi.. kan jadinya nggak beraturan gini " ucap sifri membersihkan tangan dan pipi Daniel yang bernoda merah karena ulah para hantu.
" kamu juga berantakan tuh " ucap Daniel merapikan baju sifri yang juga berantakan karena menyelamatkannya.
" huhuhuhu.... awas kalian " ucap sifri menatap tajam kearah rumah hantu.
" woi tolongin weh... nih anak tewas.. " ucap zam zam sambil menggotong Yuda yang pingsan karena shock berat.
" waduh.. bisa gawat entar nih " ucap zakia.
" hooh. " ucap wildan dan zam zam.
" kak bangun.. " ucap hilmi yang langsung membuat Yuda terbangun kembali.
" wah.. hebat.. langsung bangun. " ucap zam zam yang terharu.
" woy!! balikiin gantungan ku! " ucap refa garang dari dalam wahana.
" brak.. bruk... sreeek.. buk buk buk tang... "
" nah Terima kasih.. " ucap refa yang baru keluar dari wahana dengan senang.
" abis ngapain? kayak ada gelut gitu " ucap sifri.
" anu tadi ada tuyul yang ngambil gantungan ku.. kurebut lah dan terjadilah yang tadi " ucap refa.
" karena udah lengkap.. kemana lagi nih? " tanya salwa.
" makan aja yuk... laper " ucap yuda.
" oke! ".
" karena tadi si Yuda pingsan sebagai hukuman dia harus bayarin kita semua. " ucap zam zam.
" setuju! " ucap zakia.
__ADS_1
" oke dah... " ucap Yuda yang hanya bisa pasrah.
setelah makan mereka langsung pulang karena jam malam salwa sudah habis dan ia pulang diantar oleh wildan.