Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
BAB 3 FAKTA YANG MENGEJUTKAN!


__ADS_3

" main dimatiin aja, huh... " ucap salwa yang sedikit kesal. karena penasaran betik apa tidaknya iapun memeriksa isi ponsel tersebut, dan benar saja jika ponsel mereka berdua tengah tertukar.


" tunggu dulu. aduh... plis.... jangan sampek tuh kakel periksa hpku.. " ucap salwa tertekan. karena didalam ponselnya ada foto foto kak wildan yang ia ambil secara sembunyi sembunyi dan diary digitalnya.


" dasar cewek ceroboh! " omel wildan begitu sambungan telepon ia putus


" kenapa lu? " tanya Yuda yang baru keluar dari kamar mandi.


" HP nya ketuker " ucap zam zam. Yuda dan zamzam tengah menginap dirumah wildan.


" widih... sama siapa? cewek apa cowok? " tanya Yuda.


" cewek" ucap zamzam.


" siapa? " tanya Yuda.


" si anak MOS. " ucap wildan yang masih kesal lalu melemparkan HP tersebut kekasur yang langsung diambil oleh zamzam.


" HP nya sama persis sama punyamu" komen zam zam. zam zam dan Yuda pun langsung bertatap tatapan penuh arti.


" periksa yuk! " ucap keduanya kompak.


"ayo! "


" ndak ikut lu? " tanya Yuda.


" ndak usah ditanya tuh anak, tuh anak juga ndak tertarik" ucap zamzam mulai memeriksa.


mereka mulai memeriksa, awalnya tak ada yang istimewa. Namun saat mereka galeri, mereka menemukan 1 album dengan nama sibintang sekolah mereka pun langsung memeriksanya dan langsung terkejut saat tau apa isi dari album tersebut.


" Dan, kok bisa bisanya tuh anak koleksi foto lu?! " ucap zamzam yang tak percaya dan tak bisa menerima kenyataan didepan matanya.


" WHAT!" ucap wildan yang langsung mengambil HP milik salwa dan melihatnya sendiri. Terdapat beberapa fotonya saat MOS berlangsung dan ada beberapa foto yang diambil dari postingannya disosmed.


" wah... nih anak ngajak perang" ucap wildan yang tambah kesal melemparkan HP milik salwa kezam zam.


" ndak boleh kayak gitu Dan, awasloh nanti bisa jatuh cinta baru tau sendiri. " ucap Yuda.


" dia bukan tipeku." ucap wildan.


" lu masih ada perasaan sama dia?" tanya zamzam yang langsung membuat wildan kembali ke masa lalu.


………


salwa berangkat lebih awal dari biasanya untuk menukarkan HP miliknya yang tertukar. semalam ia sudah berpamitan kepada sahabat sahabatnya tak bisa berangkat bersama seperti biasa lewat HP uminya.


pukul 06:05 pagi ia tiba disekolah, nampak kak wildan dan kedua kawannya tengah menunggunya diparkiran, dengan terburu buru iapun memakirkan sepedanya.


" maaf kak saya telat. " ucap salwa dengan nafas tersengal sengal.


" ndak kok kita juga baru nyampek" ucap zamzam tersenyum manis.


" mana hpku? "tanya wildan ketus. dengan terburu buru salwa mengeluarkan HP milik kak wildan. wildan pun mengambil hpnya lalu memeriksa isi ponselnya.


" gak ada yg kurang dan gak ada yang lebih kok kak. semuanya aman. " ucap salwa. pun menyerahkan ponsel milik salwa dan langsung berlalu.


" kejam betul" ucap salwa lirih memasukkan ponselnya kedalam tasnya.


" kejam kejam gitu sebetulnya baik kok" ucap Yuda ramah.


" kamu suka ya sama wildan. kamu ndak usah bohong aku dah tau" bisik zamzam yang langsung membuat wajah salwa memerah.

__ADS_1


" sorry ya kita periksa isi hpmu, tapi tenang aja rahasiamu aman kok sama kita jadi ndak usah berpikir berlebihan. kita juga ndak hobi nyebarin rahasianya orang" ucap Yuda menyakinkan salwa.


" kita juga bakal dukung kamu kok supaya bisa jadi pacarnya wildan. " ucap zamzam.


" ndak usah dipikirin lupain aja nih anak suka ngomong yang ndak ndak kok, kita duluan ya" ucap Yuda menyeret zam zam pergi menyusul wildan yang sudah jauh dari pandangan mereka.


₩₩₩


" kantin rame banget sih" keluh reva yang baru bergabung dengan temannya dengan membawa makanannya.


" namanya juga istirahat, kalo ndak mau rame ya kesininya ya pas pelajaran aja" ucap hilmi.


" hehehe, siap siap ketemu ama bu BK kalo gitu. " ucap reva.


" aku punya berita baru dan sangat sangat HOT" ucap sifri.


" apa tuh? "


" menurut sumber terpercaya dari grup gosip sekolah katanya kak Yuda itu punya adek dan dia satu sekolah sama kita. " ucap sifri.


" hah?! siapa?! "


" dan masalah terbesar nya itu sumbernya ndak kasih tau siapa anaknya. " ucap sifri.


" heh... kurang lengkap tuh" ucap hilmi.


" dan menurut rumor yang beredar dia itu kelasnya sama kayak kita cuman beda kelas, dia tuh cantik, dan dia itu pinter banget ditaekwondo, dia juga bisa main musik pokok dia tuh best banget" ucap sifri.


" cocok dah orang kakaknya juga salah satu bintang sekolah kan. " ucap reva.


" katanya ada anak baru ya" ucap salwa mengalihkan pembicaraan.


" siapa? " tanya sifri.


hening mereka sibuk dengan makanan masing masing hingga keheningan itu hilang saat salsa dan gengnya datang menghampiri meja mereka.


" mana yang namanya salwa? " tanya salsa denah nada ketusnya. seisi kantin pun langsung melihat kearah mereka.


" ada apa kak? " tanya salwa ramah menunjukkan senyum ramahnya.


" jadi cewek itu jangan suka caper " ucap salsa yang membuat seisi kelas langsung berbisik.


" maaf, maksudnya apa nih? " tanya hilmi yang bangkit dari duduknya dan menatap mata salsa.


" ndak usah ikut campur " ucap salsa.


" kalo kakak punya masalah sama sahabatku berarti itu juga bakal jadi masalah kita juga" ucap sifri yang sudah tak tahan dengan sifat kakak kelasnya yang satu ini.


" berhenti deketin dia, dia ndak pantes buat kamu, " ucap salsa penuh tekanan.


"BUKK! " sebuah botol kecap mendarat di kepala salsa dengan semburna. yang langsung membuat seisi kantin terkejot.


" siapa yang lempar?! " tanya lia yang emosi tak Terima kawannya digitukan.


" sorry tanganku gatel " ucap seorang gadis hitam manis yang berjalan mendekati meja salwa.


" wah cari masalah nih anak" ucap lia.


" kalian yang udah buat nafsu makanku hilang buat aku yang cari masalah" ucapnya.


" baru saja lia akan memukulnya tapi seseorang langsung menahan pukulannya.

__ADS_1


" sekali aja kalian sentuh dia, kalian bakal masuk daftar hitamku" ucapnya santai tapi menusuk. salsa pun langsung membawa fengnya pergi.


" shobirin kenapa sih kesini" ucap gadis hitam manis.


" lah kenapa ini kan kantin bebas donk, dan satu hal lagi ini sekolah jadi harus manggil kak" ucap kak shobirin yang sama sekali tak menghiraukan segala tatapan dan bisikan dari para penghuni kantin.


" udah sana lu ah. " ucapnya lalu duduk di tempat kosong disebelah.


" aku boleh duduk di sini kan? " tanya nya


" iya boleh kok" ucap salwa yang kembali duduk.


" kak shobirin, itu siapa ya? " tanya sifri menunjuk seorang siswa lelaki yang malu malu di belakangnya.


" ouh ini. kenalin dia Daniel, anak pindahan dari malaysia. " ucap shobirin ramah.


" oh... jadi ini anak barunya. salma kenal kak! " ucap mereka serentak. dengan malu malu danielpun memberikan senyumnya yang langsung membuat sifri terpaku.


" ya udah kita pergi dulu.. selamat menikmati waktu istirahat" ucap shobirin berlalu bersama Daniel.


" woy sadar! " ucap hilmi memukul pelan pipi sifri.


" apakah ini mimpi? " tanya sifri.


" ndak! " ucap reva.


" sadar woy, kalo ndak sadar sadar kumakan nih baksomu! " ancam salwa yang langsung membuat sifri tersadar.


" ouh ya hampir lupa. namamu siapa? " tanya hilmi.


" aku zakia anak kelas 1 B, aku anak yang kalian omongin tadi" ucap zakia mengecilkan volume suaranya saat diakhir kalimat.


" what! "


" diem diem aja ya" ucap zakia


"ok"


" kenalin aku salwa dia hilmi dia sifri dan terakhir dia reva" ucap salwa menunjukkan pemilik nama.


" tapi serius nih ndak bohong kan? " tanya sifri.


" kalo kalian ndak percaya datang aja kerumahku dekat apotik di jalan jomblo no 21 cat warna biru ada pohon mangganya" ucap zakia.


" kalian mau percaya apa ndak silahkan buktikan sendiri dah" ucap zakia.


" BETEWE kamu punya hubungan apa sama Kka shobirin? " tanya reva.


" kita udah sahabatan dari kecil" ucap zakia.


" ndak lebih tuh? " tanya sifri.


" ndak " ucap zakia.


mereka pun saling bercerita sambil menikmati makanan mereka.


₩₩₩


wildan al farabi.


salwa cewek yang ceroboh, telmi (telat mikir), hari pertama mos udah ngitorin baju senior,

__ADS_1


jatuh bangun terus pas duduk dikursi, terlalu polos, gampang kena tindas, dan selalu buat orang emosi.


semoga kau ndak buat masalah lagi.


__ADS_2