Bintang Sekolah.

Bintang Sekolah.
Tertukar....


__ADS_3

"umi, aku berangkat dulu... assalamu'alaikum" ucap salwa seraya mencium punggung tangan ibunya.


"waalaikum salam, hati hati dijalan ingat waktu pulang ya" pesan umi.


"iya tante".merekapun berjalan menuju halte bis. mereka memilih menaiki bus karna untuk mengurangi kemacetan dan polusi yang tengah merajalela saat ini.


begitu sampai di bioskop mereka langsung membeli popcorn dan minuman untuk menemani film mereka.


" yah...... kita ndak bisa duduk bareng... " ucap reva yang langsung lesu...


"kenapa woy? " tanya sifri.


"nih ada 1 tiket yang pisah ama kita" ucap reva.


"biar aku aja yang mencar kalian barengan aja ya" ucap salwa mengambil tiketnya dari tangan reva.


"tapi sal" ucap hilmi


" udah gak papa, cuman ini aja kok bangkunya juga ndak jauh dari kalian."ucap salwa menunjukkan no bangkunya.


"jadi ndak enak nih.... " ucap reva.


" ayo masuk.. entar kita ditinggal ama filmnya lagi"ucap salwa menyeret kawan-kawan nya masuk kedalam.


baru saja salwa mwnghempaskan bokongnya hpnya langsung berbunyi sebuah pesan masuk dari kawannya.


'sal.... hati hati loh filmnya serem banget' (sifri)


ia pun langsung mengetik balasan dengan cepat.


'uh.... takut nya..... ok makasih infonya!'


sebelum film diputar seluruh penonton mematikan ponsel agar tak mengganggu selama film terputar.


salwa tetap tenang walaupun hantu dalam film selalu muncul tiba tiba dengan wajah rusaknya ia tetap dengan santuy memakan popcorn nya.


hanya ia dan orang yang duduk diseblahnua saja lah yang tak mengeluarkan reaksi seperti penonton lainnya, karna penasaran iapun melihat siapa gerangan yang duduk disampingnya. ' degh ' jantungnya serasa berhenti begitu saja saat tau siapa yang duduk disampingnya iapaun memalingkan wajahnya dengan cepat.


' apa dunia ini terlalu sempit??? kenapa harus kak wildan yang duduk di seblahku ' batin salwa. iapun langsung melihat penjuru ruangan dan menemukan para senior yang duduk di bangku lain tepat nya berada 4 barus diatasnya.

__ADS_1


iapun langsung kembali menatap kelayar. ' kok ada mereka juga sih' batin salwa menangis.


' kalo sampek kak salsa tau aku nonton disampingnya kak wildan bisa gawat ' batin salwa. ' tenang sal..... mereka ndak liat kamu kok.. film ini habis langsung lari keluar.. ' batin salwa.


begitu film selesai iapun langsung melancarkan aksinya ia berjalan cepat sambil menundukkan kepalanya. dan alhasil ia menabrak seseorang saat dipintu keluar.


" aduh maaf kak" ucap salwa memungut HP mereka yang sama sama terjatuh.


" makanya kalo jalan itu liat kedepan jangan liat kebawah terus kayak nyari uang jatuh.. " ucap nya mengambil ponselnya lalu berlalu meninggalkan salwa yang tengah membeku setelah mendengar suaranya yang sangat ia kenal iapun mendongakkan kepalanya dan benar saja orang yang tadi ia tabrak adalah kak wildan seniornya walau ia hanya melihat punggung orang tersebut.


" lama betul keluarnya, padahal kamu tadi yang pertama keluar daripada kita"ucap hilmi. yang sudah berada diluar gedung bioskop bersama dengan yang lain.


"tadi ada insiden dipintu keluar" ucap salwa.


"ayo buruan naik "ucap sifri begitu bus datang.


" Dan, siapa yang duduk di sampingmu tadi? "tanya zamzam yang fokus menyetir.


" kenapa sih? " tanya wildan yang tak begitu suka.


" jawab lah...... "rengek zamzam yang duduk dijok belakang.


" gak papa cuman nanya" ucap zamzam.


" filmnya serem ya" komen yuda.


" ndak B aja bagiku" ucap Wildan.


" orang kamu aja kalo diajak nonton film fokusnya ndak ke film malah fokus ke yang lain kok. " ucap zamzam yang sudah sangat hafal dengan sifat wildan.


" nanti turunin depan gang aja" pintar wildan.


"kenapa? " tanya Yuda.


" ada acara digangku pas depan rumah, jadi rame. " ucap wildan.


" siapa yang punya acara? "tanya zamzam.


" tuh depan rumah, anaknya yang kedua sunat"ucap wildan.

__ADS_1


" hem.. pantes pas kita jemput lu udah ada didepan gang. "ucap zamzam.


" pasti berisik banget ya"ucap Yuda.


" ya iyalah sound sistemnya aja banyak, rasanya pengen hancurin tuh sound. "ucap wildan kesal.


" wuh... sangar! " ucap zamzam.


" nanti mampir ke warung bakso depan minimarket. aku yang traktir"ucap wildan.


" betul nih? biasanya tuh elu suka bilang kayak gitu tapi ujung ujungnya kita bayar sendiri" tanya zamzam.


" hari ini betulan aku yang traktir" ucap wildan.


" kalo sampek kamu bohong awas " ucap Yuda.


" iya kasian! "ucap wildan.


" sampek lu kabur kita jitak kepalamu sampai botak licin" ucap zamzam.


" ok! " ucap wildan.


Salwa tengah belajar dikamarnya, ditengah tengah keheningan belajarnya tiba tiba sebuah panggilan telpon masuk iapun langsung mengangkat nya.


" hallo? "ucap salwa.


" woy kembaliin HP ku! " ucapnya dari sebrang membuat salwa mengerutkan keningnya.


" maaf ini siapa ya? " tanya salwa yang belum paham.


" ndak usah sok ndak tau dan ndak paham!, aku yang kamu tabrak tadi! " ucap nya.


' DEGH! '


" malam ini kita ketemuan kita tuker HP masing-masing! " ucap Wildan.


" abi sama umi ndak bakal kasih akun izin buat keluar jam segini soalnya udah malam banget kak.. maaf" ucap salwa.


wildan melihat jam dan menunjukkan sudah pukul 21:30 malam.

__ADS_1


" ok besok pagi jam 6 di parkiran! " ucap wildan memutuskan sambungan telpon.


__ADS_2