
Keesokan harinya disekolah wildan dan Chris kembali ke sifat awal mereka, seolah olah kemarin tak terjadi apa apa. membuat salwa keheranan.
" heh.. serius amat.. mikirin apaan? " tanya hilmi kepada salwa yang sedang terdiam memperhatikan lapangan yang sedang dipenuhi para siswi yang sedang menonton tanding futsal antara kelas 12A yang mengenakan seragam olahraga dikarenakan ada jam pelajaran penjas dijam sebelum istirahat dan setelah istirahat pertama yang dipimpin oleh Wildan, dengan siswa kelas 10A yang dipimpin oleh Chris.
" ini loh.. aku bingung.. kemarin kak wildan sama Chris tuh kek dah jadi temen deket, tapi kok sekarang kayak orang asing... " ucap salwa.
" emang kemarin kenapa? " tanya sifri.
" jadi begini.. kemarin kan aku nemenin mereka belanja.. sekalian juga aku belanja dan nggak sengaja ketemu kak setya, nah mumpung ketemu kak setya ngajak kita makan bareng, nah disana mereka itu kek dah jadi temen deket gitu saling rangkul rangkul.. nah sekarang coba tuh liat mereka kek orang asing " ucap salwa menunjuk Chris dan wildan yang tengah berada di lapangan saling memberikan tatapan tajam.
" biasa.. cwok.. " ucap Refa santai.
" eh? kok kalian bisa belanja bareng? hayoo ada apa ini?? " tanya sifri.
" hah.. jadi kemarin tuh kak wildan ngajak buat belanja berdua nah terus si Chris ikut juga katanya dia juga mau belanja beberapa keperluan nya " ucap salwa tak paham akan situasi yang sebenarnya terjadi.
" anjay.. dia yang nggak paham maksudnya kak wildan apa gimana sih " bisik sifri kepada refa.
" keknya nih anak yang nggak peka maksud kak wildan tuh apaan " bisik refa.
" kalian ngomongin apa? " tanya salwa.
" kagak ada.. cuman mau ngasih tau kalo ada upil di hidung nya refa." ucap sifri.
" sebetulnya sih si Chris ngomong ke aku kaloau ikut dan aku bolehin.. sekalian biar tambah rame yakan.. aku betulkan ya " ucap salwa tersenyum lebar membuat sifri dan refa mengangguk.
" iya seru kalo rame " ucap hilmi yang juga tak paham situasi.
" fiks nggak paham " ucap sifri yang dibalas anggukan oleh refa.
mereka fokus melihat pertandingan futsal antar kelas dari depan kelas, para siswi mulai heboh meneriakkan idola masing-masing begitu pula para siswa juga mulai heboh menyemangati. seketika membuat lapangan ricuh akan itu semua.
__ADS_1
" pilih mana? kakel apa temen sekelas? " tanya hilmi.
" ya kelas lah.. " ucap refa mantap dibalas anggukan oleh ketiga kawannya.
" kira kira yang mana yang bakal menang? " tanya refa.
" hem.. menurut ku bakal seri sih " ucap sifri.
" hem.. kalo aku kakel " ucap hilmi.
" kelas kita " ucap salwa.
" kalo aku kayak pendapat nya si sifri, karena dua duanya sama sama ambisius " ucap refa.
" bakal seru cuy " ucap sifri.
permainan dimulai dengan sangat sengit, kedua tim berkerja sama dalam mencetak gol.Dengan gesit Chris menghindari semua lawannya yang berusaha mencuri bola, tapi tepat saat ia akan mencetak gol wildan langsung merebutnya tepat waktu dan mulai saling mengoper dengan teman satu timnya, Chris pul langsung mengejarnya.Dan...
" GOAAAAALLLLLLLLLLL! " wildan menyungggikan senyumnya ke Chris yang memasang wajah tak suka. permainanpun berlanjut kali ini chris menggiring bola dengan lebih serius, setiap lawan yang ia lewati tak dapat mengambil bola dari kakinya yang tiba-tiba menjadi super gesit, bahkan wildan pun tak dapat merebutnya. Dan tercetaklah goal pertama dari kelas 10.
" serasa nonton LIGA gitu " ucap sifri.
" iya "
" LIGA CHAMPIONS " tambah refa.
" anjay " ucap hilmi.
" tinggal 5 menit lagi, bel masuk bunyi " ucap salwa melihat jam tangannya.
" dan score masih 1 sama " ucap refa.
__ADS_1
" fiks bakal seri " ucap sifri.
" PRIIIIIIITTT! ". pertandingan selesai, wildan dan Chris saling bertatapan tajam lalu keluar lapangan dengan nafas ngos ngosan.
" hah.. hah.. hah.. hah.. air " pinta chris kepada kawannya.
" nyok! " ucap Deni melemparkan botol air mineralnya, dan langsung ditangkap oleh chris.
meminumnya setengah dan menyiramkan setengahnya ke kepalanya membuat seragam sekolah nya basah karena air dan keringat nya. membuat para siswi langsung bersorak histeris.
" ganteng banget!! ". bahkan salwa langsung tertegun sejenak. Wildan yang melihat nya pun langsung memanas. Ia juga tak ingin kalah, ia juga menyiramkan air ke kepalanya dan mengangkat seragam olahraga nya memperlihatkan sixpacknya. membuat para siswi langsung bersorak tak kalah histeris.
salwa yang melihat kejadian itu langsung terkejut, pipinya langsung mengeblush.
" EH? "
" mereka kerasukan apaan nih? " ucap refa.
" sangat tak baik untuk kesehatan jantung " ucap salwa lalu pergi menuju kelas dengan jantung berdebar- debar.
" hehehe... dianya dag dig dug " ucap refa.
" arghhh gerahnya... " ucap chris begitu masuk kelas.
" salahmu sendiri.. kalo nggak mau gerah ya jangan main bola " ucap salwa.
" hehehe.. " ucap chris nyengir kuda.
" kamu juga tadi mainnya terlalu over power, sampek buat yang nonton merinding " ucap salwa.
" efek rasa pengen menang yang tinggi " ucap chris.
__ADS_1
" emang kalo menang dapat apaan? " tanya salwa.
" kesempatan buat dapetin hatimu " ucap chris yang langsung membuat salwa tertegun.