
Malam itu Aldi sepertinya tidak bisa tidur dengan cepat. beberapa kali dia hanya memiringkan kepalanya dan membalikkan badannya ke kiri dan kekanan.
" apa yang aku pikirkan?!" ucap Aldi ldalam hati
" kenapa tiba-tiba ingat kejadian kemarin? " katanya lagi.
" ngapain fira disana kemarin? apa dia mengikutiku?" katanya lirih.
" fira dan rey, 2 orang yang harus ku hindari dan ku jauhkan dari gista." ucapnya lagi.
dia lalu mengambil ponselnya dan membuka akun instagramnya, sambil scroll-scroll informasi-informasi yang sedang trending topik.
lalu ada live di instagram dan Aldi melihanltnya, ternyata ada penjahat yang sedang membobol bank dan menyandra beberapa karyawan. itu direkan oleh salah satu sandraannya dan sengaja live supaya langsung dilihat dan mendapat pertolongan. Aldi langsung terbangun dan beranjak dari tempat tidurnya.
malam itu pukul 22.55 WIB
Aldi mengambil motornya dan memakai masker penutup hidung dan mulut. dia bergegas menuju tempat kejadian.
###
Toloong!! teriak salah satu seorang sandraan perampok itu. ternyata perampoknya berjumlah ada 4 orang dan laki-laki semua, sentara sandraannya ada sekitar 9 orang yang tertangkap dan mereka diikat tangannya dengan tali.
" hey diam kamu, kalau berisik akan kutembak kamu!" ucap seorang perampok itu sambil menodongkan senjata api nya ke arah kepala sanderawan itu.
semua terlihat panik dan ketakutan. 2 orang mengambil uang sebanyak-banyaknya sementara yang 3 lainnya sedang mengawasi para sanderaanya.
mereke tertawa kesenangan karena mereka berhasil membobol keamanan bank itu tanpa ketahuan sedikitpun. namun semua karyawan tertangkap dan malah jadi sanderaan.
seseorang mengintip dari balik pintu belakang tempat penyanderaan itu. dia berjalan dengan pelan tanpa suara menuju ke arah perampok no.4 yang sedang tidak fokus menjaga dan hanya duduk saja sambil memandangi sanderaanya. lalu orang itu menimpuk lehernya dengan besi yang lumayan besar dan perampok no.4 itu pun pingsan seketika.
__ADS_1
" hah? blackman?" kata karyawati yang jadi sanderaanya.
" sstt." jawab Blackman.
lalu karyawati itu mengangguk tanda mengerti maksudnya. sementara jarak antara perampok no.4 dengan lainnya cukup jauh. Blackman pun melepaskan ikatan tangan karyawati itu.
" cepat keluar lewat pintu belakang dan segera telfon polisi." kata Blackman lirih.
ada 2 karyawati yang berhasil selamat berkat Blackman, satunya bergegas lari keluar dan satunya sambil terpesona melihat sosok pahlawan yang sedang viral itu berdiri dihadapannya. lalu karyawati yang sudah berlari tadi kembali dan menarik tangan temannya itu untuk segera lari bersama keluar dan menelfon polisi. namun langkah kakinya terdengar oleh perampok yang lain.
" heh, jangan kabur!" kata Perampok nomer 3 sambil meluncurkan peluru senjata apinya.
" heh. . . keparat!" kata perampok nomer 5.
" kenapa mereka berdua bisa lepas?" tanya perampok nomer 5.
punggungnya ditendang dari belakang. dan perampok itu terpental kedepan. lalu perampok 5 langsung menembakinya, Blackman menghindarinya. dia berusaha lari memutar, dan mencoba mendekati perampok 5 untuk adu kekuatan. Blackman berhasil menarik tangannya dan memutarnya kebawah sehingga senjata apinya terjatuh. kini mereka beradu kekuatan tanpa senjata apapun. Blackman menendang kakinya, menangkis pukulan darinya, memukul perutnya, menyeleding kakinya dan lain-lain sebagainya. mreka fokus adu kekuatan. sementara perampok 3 sedang fokus menjaga sanderaanya yang sudah kalang kabut. lalu ada salah satu sanderaanya yang berusaha menendang pantat perampok itu hingga jatuh tersungkur dan bersama sanderaan lainnya mereka mengeroyok perampok 3 itu.
perampok 3 itu kewalahan karena dia di pegang tangannya, kakinya dan senjatanya juga diambil. dia tidak bisa gerak sama sekali. akhirnya dia diikat dan sedikit mendapat pukulan di perutnya oleh sanderaan laki-laki.
perampok itupun tidak bisa melawannya. kini hanya Blackman dan perampok 5 sedang adu kekuatan, beberapa kali Blackman jatuh tersungkur, juga sama seperti perampok 5 itu. lagi-lagi mereka adu jotosan yang mengenai kepalanya masing-masing.
" enyahlah kau!" ucap Blackman sedikit berteriak.
" tidak semudah itu." jawab si perampok 5 itu.
lalu mereka saling menahan satu sama lain, perampok itu hendak menembak namun kaki Blackman segera menendangnya dan senjata itu jatuh ke lantai. Blackman segera menggeser tempat posisi perkelahiannya agar jauh dari tempat senjata itu terjatuh. dan para sanderaan yang sudah bebas mengambil senjata itu dan mengamankannya. ada juga yang sedang menghubungi polisi.
Perampok 5 itu sangat kuat, badannya besar dan berotot jika dibandingkan dengan badan Blackman yang jauh lebih kecil, hanya saja tinggi mereka sama. lalu Blackman dengan sekuat tenaga mencakar lengan perampok itu yang hanya memakai baju dan jaket tidak berlengan. perampok itu merasa kesakitan, dan Blackman langsung meninju perutnya lalu menendang kakinya hingga perampok itupun akhirnya tumbang. dengan wajah babak belur dan memar.
__ADS_1
sirine polisi sudah mendekat, lalu Blackman itu segera pergi melalui pintu belakang yang mengarah ke atap gedung bank itu. dengan lariannya yang cepat dan cekatan.
para sandera hanya bisa terduduk lemas dan menghela nafasnya karena semua ketegangan sudah berakhir. lalu sanderaan laki-laki itu menyusul arah perginya Blackman, namun dia tidak mendapatinya dan Blackman sudah cepat menghilang.
" cepat sekali dia menghilang. huf . . huf . . sebenarnya dia siapa?" katanya yang terengah-engah nafasnya.
lalu polisi segera masuk ke tempat kejadian dengan menodongkan senjatanya, alhasil hanya perampok 3 yang tidak berhasil kabur dan dia tertangkap. di lepaskannya ikatannya lalu di borgol langsung tangannya.
" blackman yang menyelamatkan kita pak." jawab salah satu sanderaan wanita.
" oh blackman ya? iya benar, dia sering muncul ketika ada bahaya. dia sudah jadi pahlawan di kota ini." kata seorang polisi yang juga mengagumi sosok Blackman itu.
" betul pak."
" apa kalian ada yang melihat bagaimana wajah si blackman itu?" tanya polisi itu.
" tidak pak. karena dia selalu pakai masker dan topi hitam." jawab sandera wanita itu.
" oke baiklah. terima kasih atas informasinya bu. selanjutnya kalian akan di periksa dulu kesehatannya." kata pak polisi itu.
lalu mereka yang di sandera tadi dibawa ke ambulans untuk diperiksa kalau saja ada yang terluka.
hari semakin malam dan gelap. namun tempat itu seolah ramai karena ada kejadian tadi. namun tidak seramai disiang hari.
hingga semuanya sudah di evakuasi, keadaan kantor bank yang porak poranda seperti kapal pecah kini sudah diamankan di lintasi garis batas.
malampun kembali berlanjut. beberapa menit kemudian setelah kejadian itu berakhir.
Aldi sedang mandi dan membersihkan dirinya karena kotor. dan dilihatnya ada luka memar di bagian wajah dibawah mata kirinya sedikit lebam dan berwarna biru.
__ADS_1