BLACKMAN

BLACKMAN
24. TATAPAN MATA


__ADS_3

Setelah jogging, Aku sarapan bubur terlebih dahulu. tiba-tiba Aku melihat mamih keluar dari pintu samping.


" selamat pagi mih. " sapa Fira.


" kamu udah pulang jogging fir? " jawab Mamih Dira.


" iya mah, nih lagi sarapan buryam om Jali. "


" iya, makanlah. mamih mau njemur pakaian, terus ntar siang mamih mau ke acara arisan ya fir. kalau kamu bosan, kamu bisa ke cafe."


" iya mih. tapi ntar siang fira juga mau nonton sama rey. "


" ya sudah. hati-hati ya fir. "


" iya mih. "


lalu Akupun melanjutkan sarapannya hingga habis. ketika itu alarm pengingat bunyi. ada notice khusus, ternyata itu notice hari kencannya dia dengan sang pacar. Aku lalu tersenyum dan masuk kedalam rumah.


Ku nyalakan showernya, dia menikmati setiap tetesan air yang keluar dari lubang showernya itu.


" hm, hangat. semoga hari ini lancar. " ucap diriku dalam hati.


Aku ersenyum, hari itu aky sangat senang sekali. karena ini adalah pertama kalinya nonton bioskop setelah pulang dari rumah sakit. dan kini perasaannya menggebu-gebu seperti akan meledak.


aku menggosok-gosok rambutnya dengan perlahan. lalu menyiramnya hingga bersih. setelah selesai mandi, akupun mengenakan kimononya. dia lalu mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambutnya itu.


lalu memilih pakaian, dan aksesoris yang cocok.


sembari bersolek, pipi merahnya kini semakin jelas terlihat.


dan tak lama kemudian suaranklakson mobil Rey pun terdengar. aku segera menyelesaikan dandanan ku. ku hampiri Rey yang sedang menunggu, lalu akupun masuk ke mobilnya dia. kitapun berangkat ke tempat tujuan, yaitu bioskop !


Rey sedang membelikan popcorn dengan antrian yang panjang sekali, dan aku malas menunggunya sambil berdiri. jadi aku mencari tempat duduk, aku sembari mengirim pesan ke Rey, tanpa kusadari aku menabrak seseorang. dan minuman ku tumpah ke jaket orang itu.


###


Flashback, 5 menit sebelumnya.


" hoy, guys. ahaha sory terlambat, sedikit macet tadi. " teriak Aldi sembari berlari.


Bagus dan Jojo sudah menunggunya.


" aelah, lu mah lambat. cari jalan pintas dong. " kata Jojo.


" takut hp gua lowbat, karena tadi belum dicharge. hehe. " jawab Aldi.


" terus lu kenapa pake masker gitu dah? " tanya Bagus.


" em . . ini . .gua sedikit flu, tadi bersin-besin parah. kalian gak mau kan tertular? ha. .hachiii. " jawab Aldi.

__ADS_1


dia pura-pura bersin supaya alasannya diterima. sebenarnya dia hanya tidak mau semua orang melihatnya. dia tidak suka keramaian.


" pintu studio 2 telah dibuka. " suara perngumuman di bioskop.


"weh, itu studio kita. " ucap Bagus.


" ya sudah, ayok film action kali ini ada thrillernya ! " kata Jojo.


" wah, mantap! " kata Aldi


mereka berlari saking tidak sabarnya ingin melihat film kesukaannya. karena saking ramainya, sehingga mereka berlari seperti tidak ada aturannya.


tiba-tiba DUBRAKKKH!!!!


Aldi menabrak seseorang, dan minuman orang yang ditabraknya itu tumpah ke jaketnya. orang itu perempuan.


Aldi dan perempuan itu saling bertatapan.


" fira? " ucap Aldi dalam hati.


dengan wajah terkejut, tapi tidak kelihatan karena memakai masker.


###


Sementara aku juga masih menatapnya.


" ah, mata itu . . . " ucapku dalam hati.


" hey, bagus, jojo? " kata ku.


" eh fira, kamu nonton film ini juga? " ucap Bagus.


" iya. " jawabku.


" pasti sama rey ya? " tanya Jojo.


" iya. " jawabku lagi.


ketika itu, laki-laki yang tidak sengaja tertabrak itu dia tidak mengatakan apapun, dan aku malah terpaku menatapnya. karena sepertinya aku sangat memgenalinya.


"lalu, dia siapa? " tanyaku dalam hati.


" oh ya, fir, filmnya udah dimulai. kita masuk studio duluan ya. " ucap Bagus sambil menarik Aldi.


" ok. " jawabku singkat.


lalu mereka bertigapun pergi meninggalkan tempat itu. aku masih terpaku, karena masih penasaran.


" rasanya, aku mengenalinya, karena tatapan mata itu tidak asing. " celetuk ku dalam hati.

__ADS_1


lalu, Rey datang dengan membawa dua porsi popcorn.


" eh, rey sudah? " kataku.


" sudah. yuk. " kata Rey.


" minumannya mana fir? " tanya Rey.


" ah, tadi jatuh karena tidak sengaja aku menabrak seseorang. " kata ku.


" tidak apa-apa, biar ku belikan lagi. " kata Rey.


lalu Reypun, menitipkan popcornnya ke Fira dan dia keluar studio untuk membeli minuman.


" rey baik sekali. beruntung aku bisa punya pacar seperti rey. " ucapku dalam hati.


Film pun segera dimulai. mereka semua menikmati filmnya saat itu. ada kejadian-kejadian yang menegangkan, menyeramkan, bahkan kejadian romance dan ya sepertinya kalian paham.


sesekali aku menutup mataku karena merasa takut atau mencubit lengan Rey tanpa kusadari. sesekali juga Rey melirik ke arahku ketika ada adegan romantia seperti ciuman.


aku tau maksudnya apa, pasti berpikir yang tidak-tidak. huh, dasar laki-laki.


setelah film itu selesai, kita keluar dan langsung pulang. kita mencari makan dulu. dan kalian pasti tidak bisa menahan rasa bahagia yang ku alami saat itu. sewaktu kita makan, Rey menggenggam tanganku tanpa dilepasnya. keringetan sih, tapi nyaman sekali. aku benar-benar tidak bisa melepaskannya. lalu aku tersenyum melihat Rey makan dengan lahapnya. sejujurnya Rey itu manis sekali.


" kenapa dulu, aku mencurigainya yah? hm , aku berlebihan. tapi melihat dia begini, rasanya dia sangat menyayangiku dan tidak mau melepaskanku. baiklah, aku juga tidak akan melepaskanmu rey, sayang. " ucapku dalam hati.


perasaan bahagia hari itu, benar-benar tak terlupakan. hingga, 14.25 WIB kita pun pulang.


terik matahari sudah mencapai puncaknya, benar-benar panas dan kulitku terasa terbakar.


" makasih ya rey." ucapku ketika turun didepan pintu rumah.


mobil Rey masuk kedalam gerbang, lalu kita berbincang sebentar.


tanpa pikir panjang, aku mengecup pipi Rey. Rey pun terkejut. tiba-tiba Rey menarik tanganku, dan aku terjatuh kedalam pelukannya, tapi Rey tidak memelukku. dia justru langsung mencium bibirku. aku sangat terkejut, untung saja dirumah mamih sedang pergi.


eitts jangan berpikir yang tidak jelas.


aku tidak bisa melepasnya begitu saja. setelah menciumku, Rey pun berpamitan pulang. so, tidak terjadi apa-apa, selain ciuman tadi. menurutku yah, wajar saja sebagai orang yang sedang berpacaran. hehe.


keesokkan harinya.


adalah hari dimana semua orang pasti tidak menyukainya, hari senin !


seperti biasa, kita beraktivitas seperti biasa. berangkat sekolah aku pun bersama Rey. yah, semua siswa-siswi disekolahan pasti sudah tau kalau aku berpacaran dengan Rey. jadi mereka ridak heran.


ketika aku ingin ke toilet, aku terburu-buru dan terpeleset. aku sudah berpikiran kalau saat itu aku akan terjatuh. namun, tiba-tiba seseorang menarik dan menahan pinggangku sehingga aku tidak jatuh. kulihat dia, dan ternyata dia adalah . . .


" aldi? " ucapku spontan.

__ADS_1


Aldi menangkapku, dan dia sedang menatapku.


__ADS_2