
Demi keselamatan nonanya, dia berani menarik nonanya tersebut. "AYAH, IBU!" Tangisan Lylis pecah seketika setelah melihat ibunya menangis sambil mengeluarkan darah.
"Rose lepaskan!" Lylis mulai memberontak. Rose tidak mempedulikan perintah nonanya itu, apapun yang terjadi nonanya harus selamat meskipun dia harus mempertaruhkan nyawanya.
"Rose, kumohon" Lylis memohon kepada Rose sambil menangis. Ukh! mereka telah mengetahuinya, dia harus segera mencari tempat persembunyian untuk nonanya itu.
Ia menurunkan nonanya itu dengan cepat, lalu berkata "Nona tolong teruslah berlari sampai anda menemukan tempat untuk bersembunyi, tolong.... jangan sia-siakan pengorbanan semuanya termasuk orang tua anda"
"Rose kamu juga harus ikut, sekarang hanya kamu yang bisa menemaniku" Setelah mengatakan itu kepadanya, Rose menggelengkan kepala lalu menyerahkan barang-barang yang diberikan orang tua nonanya.
"Saya akan mengulur waktu hingga nona menjauh dari sini" Dengan senyuman dan air mata yang menetes dia berharap nonanya itu berlari.
Karena ia tidak ingin menyia-nyiakan pengorbanan semua orang, dia berlari dengan cepat. setelah 10 menit dia berlari, terdengar suara teriakan yang berasal dari jarak yang jauh dari dirinya.
...AKHHH! AAAAA!...
Ia terguncang, mendengar teriakan yang suaranya terdengar familiar di telinganya. Ya... suara teriakan itu berasal dari Rose yang tewas untuk memberi taunya jika dia sudah tidak bisa melanjutkannya.
Ia terus berlari hingga menemukan sebuah mansion yang sangat besar dan mansion itu milik keluarga Max. Hah... hah... ha... deru nafasnya mulai tidak beraturan.
Ia sudah masuk kedalam wilayah keluarga Max. Ayah Anna, Vicent yang merasakan seseorang masuk kedalam wilayahnya menyuruh seseorang untuk mencari dan memeriksanya.
Sementara itu, Lylis pingsan setelah masuk kedalam wilayah keluarga Max.
...~...
"Anna!" Panggil Nathan (sepupu laki-laki Anna).
.......
.......
.......
Tidak ada tanggapan apapun dari dalam kamar. "Apa kamu mau permen?" Tidak ada jawaban dari dalam kamar Anna.
...BRAK!...
Dengan kesal Ia mendorong pintu kamar Anna dengan keras. Sial, lagi-lagi dia pergi tanpa ketahuan oleh siapapun meskipun keamanan telah diperketat.
Minggu depan dia akan berusia dua tahun, tapi dia..? sering menghilang tanpa pemberitahuan. Ia benar-benar harus menyuruh seseorang yang profesional untuk menjadi ksatria pribadi adik sepupunya itu.
Kenapa harus profesional? karena Anna selalu menang saat melawan ksatria biasa dengan cara seperti menaruh obat tidur didalam minuman yang akan mereka minum.
"Cepat cari keseluruh tempat tanpa terkecuali atau tertinggal satupun!" Dingin Nathan.
Sebelum Nathan pergi ke kamarnya, Anna sudah pergi ke taman yang terlantar. Disana terdapat beberapa roh yang hampir bermutasi menjadi roh jahat.
Ia menawari makanan kepada para roh itu, seakan dia tidak tau tentang para roh jahat. Kotak makanan terbuka, memperlihatkan beberapa puding yang baru saja dibuat kemudian dibungkus.
Ia menaruh puding yang telah dibungkus itu di dekat pepohonan. Lalu dari balik pohon, para roh melihatnya yang sedang memakan puding.
Karena penasaran, mereka pun memakannya. UM...! rasanya sangat luar biasa. Makanan ini terasa sangat lembut.
__ADS_1
Roh yang tadinya hampir bermutasi menjadi roh jahat, kembali seperti semula, setelah itu para roh berterimakasih kepadanya.
Kenapa bisa? karena masakannya mengandung kekuatan suci, jadi dia dapat memurnikan roh jahat melalui masakannya.
Tunggu sebentar! mereka baru sadar jika kekuatan milik Anna tidak pernah ada didunia ini. 'Jembatan' dari segala hal yang ada didunia.
Jangan pernah membuatnya marah, jika kamu membuatnya marah, maka keseimbangan dunia ini akan rusak.
Para roh itu menyukai gelombang mana milik Harley yang sangat halus dan berwarna. Siapapun yang membuatnya marah, maka para roh dan para peri yang sering menjalin hubungan dengan para roh akan membuat mereka menyesal karena telah membuatnya marah.
Jangan lupa jika dirinya memiliki special skill 'Bahasa / Language' Sebab itu ia dapat berbicara dengan makhluk hidup lainnya yang terdengar tidak bisa berbicara.
...Ukh....!...
Suara rintihan terdengar oleh Anna. Ia mendekati asal suara tersebut, lalu suara itu menuntunnya ke balik semak-semak.
Disana ada seorang pria dengan tanduk di kepalanya, dia sedang kesakitan. Sepertinya dia tidak terluka, lalu kenapa? Anna memeriksa suhu tubuhnya.
Alasannya adalah dia sedang demam tinggi. Apa dia harus membantunya? Tapi dia tidak mengenalnya. Lagipula sepertinya dia bukan manusia maupun makhluk lainnya.
Terserahlah itu bukan urusannya. Saat dia ingin pergi, tangan pria itu menahannya untuk tidak pergi. Akhirnya dia merawatnya dengan penuh belas kasih.
...2 hari kemudian.......
...ANNA POV...
Dia masih belum sembuh? suhunya masih sama seperti sebelumnya. Ah! ah! ah! tangannya bergerak! Dia sudah bangun.
"Apa kakak baik-baik saja? Jangan banyak bergerak, kakak harus banyak beristirahat" Ucapku penuh kekhawatiran. Pria itu tidak menjawab dan hanya menganggukan kepala.
Aaaa.... dia memakan makanan yang aku bawa, aku mengelus kepalanya meskipun dia lebih besar dari tubuhku. Ia sama sekali tidak berbicara kepadaku, mungkin karena aku orang asing baginya.
Well, tugasku untuk merawatnya sudah selesai. Akhirnya aku dapat bersantai di rumah. "Terima kasih" Untuk pertama kalinya, dia berbicara.
"Terima kasih kembali" Balasku sambil tersenyum lebar dengan mata yang tertutup. Dia mengucapkan beberapa kata lagi, namun aku tidak bisa mendengarnya karena suara tanaman yang terhembus angin.
Lalu yang bisa aku dengar hanyalah "Apa kamu berjanji?" Karena aku tidak tau apa yang dia ucapkan, aku hanya menjawab "Ya, janji"
Dengan senyuman lebar, aku berpisah darinya, meninggalkan dirinya didalam hutan.
...ANNA POV END...
Lylis (wanita yang masuk kedalam wilayah keluarga Charlotte) telah diintrogasi oleh pasukan Vicent, ayah Harley.
Berkat kesaksian Lylis sendiri, mereka dapat menemukan jejak dari para bayangan hitam itu. Jika ada yang bertanya, bayangan apa itu? itu adalah para roh yang sudah bermutasi menjadi roh jahat.
Roh jahat selalu mengincar orang-orang yang bahagia, karena itu duke (Vicent) mengincar mereka agar kebahagian orang lain tidak direnggut.
Namun itu hanya salah satu masalah kecil yang disebabkan oleh para roh jahat. Yang paling membahayakan, para roh itu dapat membunuh siapapun yang tidak mereka suka tanpa alasan sekalipun.
"ANNA!" Panggil Iris, ibu Anna dengan kesal.
Ek...! Ia terkejut, mendengar suara teriakan ibunya itu. Setelah menyelinap keluar untuk merawat pria yang tidak dia kenal, Anna mendapat hukuman selama 1 minggu penuh.
__ADS_1
.
.
.
"Lagi-lagi kamu menyelinap ke perpustakaan..." Ucap David (teman Nathan di episode sebelumnya) yang bertugas menjaga perpustakaan.
"...Anna" Anna yang sedang membaca buku, dikejutkan oleh David yang sedang berkeliling. Setelah dia bisa berjalan, dia selalu pergi ke perpustakaan untuk mengisi waktu luangnya.
...-TBC-...
BIODATA DAVID
Name: David?
Race: ?
Age: 8 Years
Date: 06 - 03 - 1629
Level: 11
Hp: 11.000 / 11.000
Mp: 11.000 / 11.000
Spirit: [Ice], [Water]
Job Skills:
[Mage]
Skills: ?
Special Skills: ?
-Condition: Healthy-
Vitality: 500 / 500
Magic Power: 600 / 600
Power: 470 / 470
Agility: 460 / 460
Physical Strength: 500 / 500
Dexterity: 475 / 475
Intelligence: 550 / 550
__ADS_1
Familiar: ?